
" Aku bertemu Kinan sewaktu di Bandung ..." Ucap Laura .
Mereka duduk berdua di sebuah cafe . Setelah tadi Luna dibuat kaget dengan ucapan Laura di mobil .
Kinan...
Mendengar nama itu membuat perasaannya tiba-tiba tak tenang .
Meski ia tak pernah mengenalnya secara langsung , tapi sekarang ...akan selalu ada kaitannya diantara mereka .
Kinan adalah masa lalu suaminya , yang pernah sangat dicintainya , walaupun sampai sekarang ia tak pernah tahu penyebab perpisahan mereka .
Sampai saat ini , ia juga tak tahu ...apa Arya memang sudah benar-benar melupakannya atau hanya sekedar berpura-pura saja ,mungkin ada luka diantara mereka yang membuat cinta tak bisa dipersatukan lagi .
Dan yang terpenting Kinan adalah ibu kandung Sasa . Sedekat apapun mereka saat ini , tidak akan bisa mengalahkan sebuah pertalian darah yang sesungguhnya .
Hal ini sungguh membuatnya tak nyaman .
Kebahagiaan yang dirasakannya saat ini mungkin hanya sebuah kepalsuan semata . Diatas sebuah perjanjian kontrak diantara dirinya dan Arya .
Ada beberapa kewajiban yang harus dilakukannya . Semua hanya untuk Sasa .
Kewajiban yang membuatnya menjadi terbiasa dan pada akhirnya ...semua dilakukan dari hatinya , sampai ia tak sanggup membayangkan bagaimana nantinya saat perpisahan itu terjadi ...saat ia harus merelakan Sasa terlepas dari genggamannya .
Apa ia sanggup dengan itu semua ...
" Hot Americano 1 ...Luna kamu minum apa ?" Tanya Laura .
Waiters sedang menunggunya disana , mencatat pesanan mereka .
" Sama in aja mbak ." Jawabnya datar .
" Kinan akan kembali ke Jakarta ." Ucap Laura lagi .
Luna menatapnya kaget ."Terus ..."
" Dia hanya mau Yuda memberinya kesempatan untuk dekat dengan Sasa ."
Luna diam . Seperti bisa menebak apa yang akan dibilang Laura .
Hal ini membuatnya semakin takut menghadapi kenyataan .
Laura mungkin lebih tahu tentang Suaminya dan juga masa lalunya . Tidak ada salahnya kalau ia coba mengorek informasi ini darinya .
" Laura aku mau tanya sesuatu ...boleh ?"
Laura mengangguk .
" Memangnya dulu mereka bercerai karena masalah apa ?"
Laura nampak kaget mendengarnya .
Sementara di rumah , Arya sedang menonton tv di ruang tengah , ketika Karina memanggilnya .
" Iya Ma ."
__ADS_1
" Ditunggu Pak Sanusi di ruang tamu ."
" Ada apa ?" Tanyanya heran .
" Mama nggak tahu , sebaiknya kamu temui aja ."
Arya berdiri dan berjalan ke ruang tamu .
" Pak Sanusi ...kapan datang ...?" Sapa Arya lalu duduk di sofa .
" Baru saja Pak ..."
" Ada apa ya ?"
" Bu Luna nya ada , Pak ..."
" Oh Luna masih keluar ...memangnya ada apa ?"
" Saya cuma mau berterima kasih Pak ."
Arya menatapnya heran ." Terima kasih ?"
Pak Sanusi mengangguk ." Anak saya sudah menjalani operasi kemarin dan Alhamdulillah semua lancar ." Ucapnya lagi .
" Tunggu ..ini maksudnya apa saya nggak ngerti ...memangnya anak Pak Sanusi menjalani operasi apa ?" Tanya Arya bingung .
" Anak saya ada kelainan jantung Pak ."
Arya membelalakkan mata ." Apa ...tapi kenapa Pak Sanusi nggak pernah cerita ke saya ..."
" Terus ...Pak Sanusi bilang terima kasih buat apa ?"
" Saya mau berterima kasih sama Bu Luna ."
Arya mengernyitkan alisnya ." Memang Luna tahu masalah ini ?"
Pak Sanusi mengangguk ." Saya sudah menceritakan semua ke Bu Luna ..."
" Maaf Pak Sanusi ...saya nggak tahu , karena Luna juga belum cerita ke saya ."
" Nggak papa Pak ...saya dan keluarga sangat berterima kasih berkat bantuan Bu Luna anak saya bisa segera dioperasi dan itu sangat berarti bagi keluarga saya Pak ." Ucapnya tulus .
" Memangnya apa yang sudah dilakukan Luna ...?"
" Setelah saya cerita semuanya ...Bu Luna memberikan uang 50 juta untuk tambahan biaya operasi ."
Arya diam . Ia ingat Luna bilang sudah mengambil uang cash senilai 50 juta waktu itu . Yang dikiranya dipakai untuk berbelanja , ternyata diberikan kepada Pak Sanusi .
" Oh iya ...nanti saya sampaikan , tapi lain kali kalau ada apa-apa , cerita aja ke saya ."
" Iya Pak ."
" Terus ..kondisi anaknya sekarang gimana ?"
" Masih proses pemulihan Pak ."
__ADS_1
Arya mengangguk ." Kalau masih ada biaya tambahan ...untuk obat atau lainnya , bilang ke saya aja nggak papa ..."
" Iya Pak , terima kasih sekali lagi ...kalau begitu saya permisi ke depan dulu ."
****
" Kinan sudah berselingkuh ?" Tanyanya ulang , masih tak percaya dengan apa yang didengarnya .
Laura mengangguk .
" Yang membuat Yuda sangat murka , saat menemukan mereka berdua di dalam kamarnya . "
" Mereka berselingkuh dirumah ?"
" Iya ...saat itu juga Yuda mengusir dan menceraikan Kinan , sekaligus menutup akses untuk menemui Sasa , sampai sekarang ."
Luna menarik nafas panjang . Ia tahu bagaimana rasanya karena pernah juga mengalaminya , tetapi akan lebih menyakitkan mengingat mereka sudah terikat sebuah pernikahan .
" Itu menjadi trauma tersendiri bagi Yuda ... sejak itu ia seperti menutup diri untuk sebuah cinta , tapi ...bagaimana pun juga sudah ada Sasa dihidupnya ...yang tidak boleh membuatnya egois . Sasa juga pasti butuh sebuah keluarga yang utuh dan rasanya itu sudah didapatkan sekarang ."
Luna menatapnya ...Laura tersenyum disana , apa mungkin ia sudah bisa melupakan perasaannya ke Arya ...
" Luna ...apa kamu mencintai Yuda ?" Tanya nya serius .
Luna hanya diam .Soal itu ia tak berani , bahkan untuk bermimpi sekalipun . Ada kenyamanan yang dirasakannya sama mereka bersama . Tetapi untuk perasaan cinta ...ia tak tahu apa berhak untuk memiliki itu semua .
" Lun ...kenapa diam ?" Tanya Laura lagi .
Luna menggeleng .
Laura tiba-tiba memegangi tangannya .
" Kamu pasti merasa tidak nyaman , setelah aku cerita soal Kinan .."
" Bukan begitu Laura ...aku cuma ..."
" Luna dengar ...aku yakin meski Kinan kembali muncul , tapi kalau ikatan cinta diantara kalian sudah kuat ...itu tidak akan berpengaruh ."
Luna hanya tersenyum menanggapinya .
" Yang aku lihat Yuda sangat mencintai kamu ..."
Luna menatapnya ." Kenapa kamu bisa bilang begitu ?"
" Lun ...aku kenal Yuda sudah lama , walaupun tak mengucapkannya , tatapan matanya bisa mengartikan semuanya ."
Lagi-lagi Luna hanya tersenyum .Perasaannya gamang mendengar semua ini .
Laura menatapnya , seperti tahu apa yang dirasakannya sekarang .
" Aku ada ide ...kamu akan tahu seperti apa perasaan Yuda sebenarnya ..." Ucap Laura tiba-tiba .
Luna menatapnya bingung ." Ide apa ?"
Laura mengambil ponsel dan menghubungi seseorang .
__ADS_1