
" Omaaaaa..."
Pagi ini Sasa sudah terlihat ceria , meski Arya belum mengijinkannya untuk masuk sekolah ...lebih baik istirahat di rumah dulu untuk hari ini .
" Hey cucu Oma udah baikan ini ." Karina yang sedang duduk di meja makan bersama Arya menyapanya .
" Opa kemana ?"
" Opa udah berangkat , ada urusan sama temannya ."
" Pagi Sasa..." Kinan berjalan masuk dari ruang tamu , membawa kotak makanan di tangannya .
Luna membawa Sasa duduk di kursi , tapi kali ini ia tak mau duduk sendiri dan memilih di pangkuan Luna .
" Sa ...duduk sendiri dong ." Ucap Karina .
Sasa menggeleng sambil melingkarkan tangannya di leher Luna .
" Sasa makan ya ..." Kata Luna .
Sasa menggeleng .
" Sa ...lihat ini Mama bawa apa .."
Sasa menoleh dan melihat kotak makanan yang dibawa Kinan . Ternyata berisi bubur ayam .
" Ini Mama bikin sendiri ...mau disuapin ?" Tanyanya .
Sasa menggeleng .
" Sasa nggak suka makan bubur ." Seru Karina .
" Oh ..." Kinan terlihat kecewa dan menaruh lagi kotak makanannya .
" Atau Sasa pingin apa biar Mama masakin ..?" Tanyanya lagi .
" Nggak mau ."
" Di dapur ada omelet , Sasa mau ?" Tanya Luna .
Sasa menatapnya sebentar , lalu mengangguk .
" Ya udah tunggu disini ...biar Mama ambilin ya ."
" Udah biar aku aja ." Arya berdiri dan berjalan ke dapur .
" Kinan kamu sarapan juga aja sini ." Karina menyuruh duduk di sampingnya .
Kinan mengangguk dan menghampirinya .
Arya kembali membawa piring berisi omelet ditangannya , lalu duduk di samping Luna .
" Mau Papa suapin ?" Tanyanya .
Sasa mengangguk .
Arya menyuapkan sesendok ke Sasa , lalu menaruhnya di meja dan mengambil piring lain , mengisinya dengan nasi goreng .
Ia menyendok sedikit dan menyuapkan ke Luna .
" Nggak ..." Tolak Luna ." Nanti aku makan sendiri aja ."
" Udah makan cepetan ..."
Luna membuka mulut .
__ADS_1
Sasa malah bertepuk tangan ." Mama juga makannya disuapin ." Serunya .
Karina tertawa ." Mama manja kayak Sasa ya ?" Tanyanya .
Sasa mengangguk .
Dan Sasa pun mau menghabiskan makanannya setelah disuapi bergantian oleh Papanya , hal ini cukup membuatnya senang .
Sasa mengubah posisi duduk nya , menghadap ke depan .
" Oma nggak mau disuapin juga ...?" Tanyanya .
Karina menatapnya ." Yah ...iya Oma nggak ada yang nyuapin ...nanti deh nunggu Opa pulang ya..." Candanya .
Sasa tertawa mendengarnya .
Kinan hanya menatap mereka sambil menikmati makanannya .
Arya memegangi kening Sasa dan membuatnya lega . Demamnya sudah turun sekarang .
" Sasa minum obat dulu ya ."
Mia menghampiri dan memberikan tablet dengan rasa jeruk dan Sasa pun langsung memakannya .
" Sasa nggak pusing kan ?" Tanya Arya lagi masih mengusap keningnya .
Sasa menggeleng ,lalu menjauhkan tangan Arya dari wajahnya .
" Kenapa ?" Tanya Arya heran .
" Aku kan nggak mau tidur ..." Jawab Sasa .
Karina menatapnya bingung ." Emang apa hubungannya Sa ...?"
" Biasanya Mama digituin sama Papa kalau mau tidur ." Jawabnya lantang .
" Oh ya ...kok Sasa tahu ?"
Sasa mengangguk ." Mama kan biasanya pakai bedak kalau mau tidur ...biar cepet ngantuk , tapi dimarahin sama Papa .."
" Bedak apa ?" Tanya Karina .
" Pakai bedak bayi Ma ." Jawab Arya .
" Emang biar apa ?" Tanya Karina lagi .
" Biar cepat ngantuk katanya ."
" Oh ya ...baru tahu Mama ."
Karina tertawa .
" Terus kenapa kamu larang ?"
" Serem Ma , malam-malam mukanya putih gitu ."
Karina terbahak ." Kamu ada-ada aja ...kasihan kan Luna jadi nggak bisa tidur ."
" Tapi Mama bisa tidur kok Oma , kan sama Papa selalu dipijitin kalau mau tidur ."
" Sa..." Luna menutup mulut Sasa dengan telapak tangannya .
UHUUUKKK
Karina menoleh dan mendapati Kinan tersedak .
__ADS_1
" Ini minum , pelan-pelan makannya ." Karina menyodorkan air putih dan Kinan langsung meminumnya habis .
" Sasa kok bisa tahu ...ngintipin Mama ya kalau malam ?" Goda Karina lagi .
Sasa terkekeh .
Kinan yang merasa mulai tak nyaman , selesai menghabiskan makannya ia langsung pamitan .
" Kok buru-buru ?" Tanya Karina .
" Iya Ma , masih ada urusan lain ."
Setelah mencium pipi Sasa , ia bergegas pergi , mood nya sedang tidak bagus pagi ini .
*****
Siangnya ...
Arya kembali ke kantor saat jam makan siang , setelah tadi selesai menemui rekan kerjanya .
" Pak , ini dokumen yang kemarin Bapak minta ."
Maya mencegatnya di depan saat mau masuk ruangan .
" Oh iya ...kalau yang tadi tolong kirim ke email aja ya ."
" Baik Pak ."
" Bu Irina jadi datang hari ini ...?" Tanyanya lagi .
" Mungkin sebentar lagi Pak , kemarin saya bilang Bapak ada dikantor setelah makan siang ."
" Oh ya sudah ,nanti suruh langsung masuk aja , saya tunggu di dalam ."
" Baik Pak ."
Arya masuk ke ruangannya dan duduk di sofa panjang , lalu menaruh dokumen yang dipegangnya diatas meja .
" Permisi Pak ..." Seorang Ofiice Boy masuk membawakannya secangkir teh .
" Makasih ya ."
Ia memeriksa pesan yang masuk di ponselnya .
~ Mas nanti Sasa aku ajak ke supermarket sebentar ~
" Permisi Pak .." Maya muncul di ambang pintu .
" Ya ..." Arya memasukkan ponsel ke sakunya .
" Ada tamu ."
" Iya suruh masuk ."
" Baik Pak ."
Maya keluar .
Bu Irina sudah datang rupanya .
" Siang Mas "
Arya menatap ke pintu .
Kinan berdiri disana , menggunakan dress pendek ketat berwarna putih , dengan make up yang cukup tebal menurutnya .
__ADS_1
Ditangannya membawa box makanan .