KAWIN KONTRAK

KAWIN KONTRAK
BAB 82


__ADS_3

" Omaaaaa..."


Pagi ini Sasa sudah terlihat ceria , meski Arya belum mengijinkannya untuk masuk sekolah ...lebih baik istirahat di rumah dulu untuk hari ini .


" Hey cucu Oma udah baikan ini ." Karina yang sedang duduk di meja makan bersama Arya menyapanya .


" Opa kemana ?"


" Opa udah berangkat , ada urusan sama temannya ."


" Pagi Sasa..." Kinan berjalan masuk dari ruang tamu , membawa kotak makanan di tangannya .


Luna membawa Sasa duduk di kursi , tapi kali ini ia tak mau duduk sendiri dan memilih di pangkuan Luna .


" Sa ...duduk sendiri dong ." Ucap Karina .


Sasa menggeleng sambil melingkarkan tangannya di leher Luna .


" Sasa makan ya ..." Kata Luna .


Sasa menggeleng .


" Sa ...lihat ini Mama bawa apa .."


Sasa menoleh dan melihat kotak makanan yang dibawa Kinan . Ternyata berisi bubur ayam .


" Ini Mama bikin sendiri ...mau disuapin ?" Tanyanya .


Sasa menggeleng .


" Sasa nggak suka makan bubur ." Seru Karina .


" Oh ..." Kinan terlihat kecewa dan menaruh lagi kotak makanannya .


" Atau Sasa pingin apa biar Mama masakin ..?" Tanyanya lagi .


" Nggak mau ."


" Di dapur ada omelet , Sasa mau ?" Tanya Luna .


Sasa menatapnya sebentar , lalu mengangguk .


" Ya udah tunggu disini ...biar Mama ambilin ya ."


" Udah biar aku aja ." Arya berdiri dan berjalan ke dapur .


" Kinan kamu sarapan juga aja sini ." Karina menyuruh duduk di sampingnya .


Kinan mengangguk dan menghampirinya .


Arya kembali membawa piring berisi omelet ditangannya , lalu duduk di samping Luna .


" Mau Papa suapin ?" Tanyanya .


Sasa mengangguk .


Arya menyuapkan sesendok ke Sasa , lalu menaruhnya di meja dan mengambil piring lain , mengisinya dengan nasi goreng .


Ia menyendok sedikit dan menyuapkan ke Luna .


" Nggak ..." Tolak Luna ." Nanti aku makan sendiri aja ."


" Udah makan cepetan ..."


Luna membuka mulut .

__ADS_1


Sasa malah bertepuk tangan ." Mama juga makannya disuapin ." Serunya .


Karina tertawa ." Mama manja kayak Sasa ya ?" Tanyanya .


Sasa mengangguk .


Dan Sasa pun mau menghabiskan makanannya setelah disuapi bergantian oleh Papanya , hal ini cukup membuatnya senang .


Sasa mengubah posisi duduk nya , menghadap ke depan .


" Oma nggak mau disuapin juga ...?" Tanyanya .


Karina menatapnya ." Yah ...iya Oma nggak ada yang nyuapin ...nanti deh nunggu Opa pulang ya..." Candanya .


Sasa tertawa mendengarnya .


Kinan hanya menatap mereka sambil menikmati makanannya .


Arya memegangi kening Sasa dan membuatnya lega . Demamnya sudah turun sekarang .


" Sasa minum obat dulu ya ."


Mia menghampiri dan memberikan tablet dengan rasa jeruk dan Sasa pun langsung memakannya .


" Sasa nggak pusing kan ?" Tanya Arya lagi masih mengusap keningnya .


Sasa menggeleng ,lalu menjauhkan tangan Arya dari wajahnya .


" Kenapa ?" Tanya Arya heran .


" Aku kan nggak mau tidur ..." Jawab Sasa .


Karina menatapnya bingung ." Emang apa hubungannya Sa ...?"


" Biasanya Mama digituin sama Papa kalau mau tidur ." Jawabnya lantang .


" Oh ya ...kok Sasa tahu ?"


Sasa mengangguk ." Mama kan biasanya pakai bedak kalau mau tidur ...biar cepet ngantuk , tapi dimarahin sama Papa .."


" Bedak apa ?" Tanya Karina .


" Pakai bedak bayi Ma ." Jawab Arya .


" Emang biar apa ?" Tanya Karina lagi .


" Biar cepat ngantuk katanya ."


" Oh ya ...baru tahu Mama ."


Karina tertawa .


" Terus kenapa kamu larang ?"


" Serem Ma , malam-malam mukanya putih gitu ."


Karina terbahak ." Kamu ada-ada aja ...kasihan kan Luna jadi nggak bisa tidur ."


" Tapi Mama bisa tidur kok Oma , kan sama Papa selalu dipijitin kalau mau tidur ."


" Sa..." Luna menutup mulut Sasa dengan telapak tangannya .


UHUUUKKK


Karina menoleh dan mendapati Kinan tersedak .

__ADS_1


" Ini minum , pelan-pelan makannya ." Karina menyodorkan air putih dan Kinan langsung meminumnya habis .


" Sasa kok bisa tahu ...ngintipin Mama ya kalau malam ?" Goda Karina lagi .


Sasa terkekeh .


Kinan yang merasa mulai tak nyaman , selesai menghabiskan makannya ia langsung pamitan .


" Kok buru-buru ?" Tanya Karina .


" Iya Ma , masih ada urusan lain ."


Setelah mencium pipi Sasa , ia bergegas pergi , mood nya sedang tidak bagus pagi ini .


*****


Siangnya ...


Arya kembali ke kantor saat jam makan siang , setelah tadi selesai menemui rekan kerjanya .


" Pak , ini dokumen yang kemarin Bapak minta ."


Maya mencegatnya di depan saat mau masuk ruangan .


" Oh iya ...kalau yang tadi tolong kirim ke email aja ya ."


" Baik Pak ."


" Bu Irina jadi datang hari ini ...?" Tanyanya lagi .


" Mungkin sebentar lagi Pak , kemarin saya bilang Bapak ada dikantor setelah makan siang ."


" Oh ya sudah ,nanti suruh langsung masuk aja , saya tunggu di dalam ."


" Baik Pak ."


Arya masuk ke ruangannya dan duduk di sofa panjang , lalu menaruh dokumen yang dipegangnya diatas meja .


" Permisi Pak ..." Seorang Ofiice Boy masuk membawakannya secangkir teh .


" Makasih ya ."


Ia memeriksa pesan yang masuk di ponselnya .


~ Mas nanti Sasa aku ajak ke supermarket sebentar ~


" Permisi Pak .." Maya muncul di ambang pintu .


" Ya ..." Arya memasukkan ponsel ke sakunya .


" Ada tamu ."


" Iya suruh masuk ."


" Baik Pak ."


Maya keluar .


Bu Irina sudah datang rupanya .


" Siang Mas "


Arya menatap ke pintu .


Kinan berdiri disana , menggunakan dress pendek ketat berwarna putih , dengan make up yang cukup tebal menurutnya .

__ADS_1


Ditangannya membawa box makanan .


__ADS_2