KAWIN KONTRAK

KAWIN KONTRAK
BAB 93


__ADS_3

" Tumben kamu sampai jam segini ...?" Tanya Karina begitu ia sampai .


" Iya ,tadi ketemu sama Om Irwan dulu ..."


" Bukannya proyek ini Sarah yang pegang ?"


Arya mengangguk ." Tapi masih sedikit ragu dia ...jadi mau minta pendapat Papanya .


" Baguslah ...mudah-mudahan deal ..."


Arya menatap ke sekeliling yang nampak sepi .


" Udah pada tidur ?"


" Papa udah tidur kayaknya ,baru pulang tadi ...kalau Luna ada dikamar Sasa ."


" Ya udah , aku masuk dulu ..."


" Kamu mau dibikinin teh .."


" Nggak usah deh ."


Arya menuju kamar Sasa , yang pintunya tak tertutup rapat . Ia langsung masuk , Sasa terlihat sudah terlelap .


Luna duduk di sebelahnya , sibuk dengan ponsel di tangan .


" Kenapa nggak tiduran di kamar ?" Arya mendekat sambil mengusap rambutnya .


Luna menoleh ." Udah pulang ..."


" Ya udah yuk .." Ajak Arya , menarik tangannya untuk berdiri .


Arya menuntunnya keluar , langsung ke kamar .


Mereka duduk di sofa berhadapan .


Arya memberikan kantong plastik berisi burger .


" Kok banyak ?" Tanya Luna melihat 3 bungkus burger di dalam .


" Siapa tahu kamu laper , tadi aja 2 habis ..."


Ponsel di sakunya berbunyi ...


" Iya Sar ..." Sapanya .


" Arya , tadi kayak nya dompet aku jatuh di mobil deh , soalnya tas kebuka ...


" Dompet kamu ketinggalan di mobil ...iya nanti aku cek , besok aku titipin Papa kamu ."


" Oke deh , thanks ya ."


Arya menaruh ponsel di sofa .


" Siapa ?" Tanya Luna .


" Sarah ."

__ADS_1


" Yang tadi sama kamu juga pas aku telpon ...?"


Arya mengangguk ." Tadi pulangnya bareng ,soalnya dia nggak bawa mobil ."


" Sarah itu siapa ?"


" Anaknya Om Irwan , teman Papa ,yang kita pernah ketemu di restorannya Mama ."


Luna mengangguk ." Oh iya ..."


Arya menatapnya ." Kenapa ?"


" Nggak papa ..." Luna balas menatapnya ." Cantik ya Sarah itu ...?"


Arya diam sebentar ." Cantiklah kan cewek , masak ganteng ..." Godanya .


Luna manyun .


" Kenapa ?" Tanya Arya lagi .


" Nggak papa , cuma nanya aja ..."


Luna membuka bungkus burger nya .


" Ya udah habisin , aku mandi dulu , belum sholat juga ..."


Luna mengangguk .


Arya berdiri dan berjalan ke kamar mandi .


*****


" Belum , ini habis telponan sama Irwan .."


" Tadi Arya habis ketemu kan sama Sarah juga ..."


Ardi mengangguk ." Ini barusan cerita ..."


" Mama sebenarnya agak nggak enak soal yang waktu itu ke Mas Irwan ..."


Karina teringat waktu itu ...setelah perpisahan Arya dengan Kinan dulu . Irwan mengusulkan untuk menjodohkan Arya dan Sarah , karena mereka sudah saling kenal sejak lama ...dan ternyata Sarah juga tak keberatan dengan permintaan Papanya , tapi ternyata ...Arya menolak mentah-mentah rencana itu .Meski sampai sekarang hubungan mereka juga tak berubah , tapi tetap membuatnya merasa bersalah sama Sarah . Arya memang menolak semua yang di rekomendasikannya , termasuk Sarah dan Laura .Padahal mereka berdua cantik dan yang paling penting karena keluarga sudah sama-sama dekat .Entah apa yang menjadi pertimbangannya saat itu ...


" Mungkin mereka memang tidak berjodoh Ma ...yang penting hubungan Arya dan Sarah juga masih berteman baik sampai sekarang ."


" Oh iya Pa..." Karina teringat sesuatu ." Tadi Sasa tiba-tiba bicara soal ulang tahun pernikahan Papanya ."


Ardi menatapnya kaget ." Kok bisa ?"


" Soalnya dia cerita orang tua temannya yang mau ulang tahun pernikahan ..terus besok di sekolah ada acara makan-makan ..."


"Terus ...?"


" Sasa mau nanti pas ulang tahun pernikahan Papanya juga melakukan hal yang sama ."


" Tapi ...bulan ini kan Ma harusnya ulang tahun pernikahan Arya yang pertama ."


" Iya Pa ...nggak terasa udah hampir setahun aja ..." Karina menatap suaminya ." Papa kenapa belum tanya soal itu ...?" Tanyanya serius .

__ADS_1


" Kontrak pernikahan itu ?" Tanya Ardi memperjelas .


Karina mengangguk .


" Papa sengaja ...biar Arya sendiri yang menceritakan semuanya ke kita ..."


" Tapi sekarang Luna sudah hamil ..."


" Iya dan yang Papa lihat ...kehidupan pernikahan mereka selama ini normal-normal aja kan ..."


" Kemunculan Kinan juga tidak berpengaruh ke Arya ..." Balas Karina .


Ardi mengangguk ." Sepertinya Arya memang mencintai Luna , begitu juga sebaliknya ..."


" Menurut Mama juga begitu ...karena Luna cukup bisa menjadi ibu yang baik buat Sasa , meski dia belum pernah punya anak sendiri ."


" Semoga permasalahan kontrak itu , tidak membuat masalah ke depannya nanti .."


" Iya .".


" Nanti saat ulang tahun pernikahan mereka ...kita tunggu saja , apa Arya akan mengakui yang sebenarnya ke kita atau nggak ..."


" Mama cuma takut , kalau kontrak itu tetap berlaku ...bagaimana dengan Sasa ..." Ucap Karina tiba-tiba merasa cemas .


" Nggak mungkinlah Ma mereka berpisah ...sekarang Luna sedang mengandung anaknya Arya ."


" Semoga begitu ..."


*****


" Udah habis semua ?" Tanya Arya begitu kembali ke kamar .


" Nggak ...lainnya aku kasih Mia , kamu nggak mau juga kan ...?"


" Kalau kamu mau habisin semua yang nggak papa ..."


Luna meringis ...tiba-tiba perutnya kembali mual , ia menutup mulutnya dengan tangan dan langsung berlari ke kamar mandi .


" Loh kenapa ?" Tanya Arya cemas .


Tak lama ia keluar dan duduk lagi di sofa .


Arya tak ada dikamar .


Ia mengusap perutnya yang masih sedikit mual , lalu menyandarkan tubuhnya di sofa .Kepalanya mulai berdenyut ...


Ia menutup mata sebentar , begitu membukanya , Arya sudah berdiri di depannya , menyodorkan secangkir jeruk hangat .


" Minum dulu , biar nggak mual ."


" Makasih ya ..." Luna meminumnya sedikit , lalu meletakkan di meja sebelahnya .


Arya mengusap keningnya . " Masih pusing ?"


Luna mendongak menatapnya .


" Ya udah pindah ke kasur aja , aku pijitin ..." Ucapnya lembut , sambil menarik tangan Luna dan menuntunnya naik ke tempat tidur .

__ADS_1


__ADS_2