KAWIN KONTRAK

KAWIN KONTRAK
BAB 70


__ADS_3

Hari Minggu ...


Pukul 09.00 Sasa masih bermalas-malasan di kamarnya , ketika Arya masuk .


Ia akan membicarakan soal Kinan hari ini dan Sasa harus tahu dulu bagaimana posisi Kinan sekarang , seperti yang di bilang Papanya . Semua harus dimengerti Sasa , jangan sampai ada kesalahpahaman nantinya .


" Sa ...kenapa belum mandi , kamu nggak lapar ?"


Sasa menggeleng sambil tidur-tiduran dan memeluk bonekanya .


" Ya sudah sekarang duduk , Papa mau ngomong sesuatu ."


Sasa langsung duduk di atas kasur dan menatap Papanya heran ." Ngomong apa ?"


Arya menarik nafas panjang , bingung juga harus mulai dari mana .


" Sasa mau ketemu sama Mama Kinan ?" Tanyanya langsung .


Sasa membelalakkan matanya , tapi tak menjawab .


" Bukannya dulu Sasa bilang kangen sama Mama ?" Tanya Arya lagi .


Sasa akhirnya mengangguk juga .


" Kalau Mama datang kesini , Sasa mau ?"


" Mau Pa ." Jawab Sasa .


" Nanti pas ulang tahunnya Sasa , Mama mau datang kesini , Sasa senang kan ..?"


" Tapi Sasa mau ulang tahunnya sama Papa sama Mama ."


" Iya sama Papa juga pasti dan semuanya ."


Sasa diam dan menundukkan kepalanya .


" Kenapa Sa ?" Tanya Arya heran .


" Mama mau tinggal disini lagi ...?" Tanyanya pelan .


Arya menggeleng ." Sa ...Mama udah nggak bisa tinggal di rumah ini lagi , tapi kalau Sasa mau ketemu sama Mama kapanpun aja boleh ."


" Memang kenapa Pa ?"


Arya diam sebentar , lalu mengusap wajahnya perlahan .


" Apa karena sudah ada Mama Luna disini ya Pa ?" Tanya Sasa lagi , yang cukup membuat Arya kaget .


" Bukan begitu Sa , ini nggak ada hubungannya dengan Mama Luna ...memang Papa sama Mama udah nggak boleh tinggal bersama lagi , dengan atau tanpa ada Mama Luna dirumah ini ." Ucapnya memperjelas , semoga Sasa bisa sedikit mengerti .


" Tapi Mama Luna akan tetap tinggal disini kan ?"

__ADS_1


" Iya ."


" Nggak akan pergi ?"


Arya tersenyum ." Iya ...Mama Luna akan terus tinggal disini sama kita ...Sasa senang kan ?"


Sasa mengangguk .


Arya mendekat dan memeluknya , Sasa melingkarkan tangan di perut Papanya .


" Papa mau kemana ?" Tanyanya lagi ,melihat Papanya terlihat sudah berpakaian rapi .


" Papa mau ada meeting sebentar ."


" Tapi kan ini hari Minggu ?"


" Iya ...cuma sebentar kok ."


" Sa..."


Luna muncul di depan , lalu berjalan masuk kamar .


" Yuk buruan mandi ."


Sasa terlihat senang dan langsung berdiri menghampiri Luna .


" Kalian mau kemana ?" Tanya Arya heran .


" Papa ...mau tahu ajaaa..." Jawab Sasa .


" Hey ...kenapa nggak dijawab ..."


Dan mereka sudah masuk ke kamar mandi tanpa menjawab pertanyaan Arya tadi .


Setelah Arya berangkat lebih dulu , Sasa dan Luna juga melakukan hal yang sama ...kali ini Mia pun ikut karena mereka akan berbelanja banyak barang nanti .


Untuk acara ulang tahun Sasa , mereka merencanakan acara syukuran di panti .


Kalau biasanya setiap ulang tahun selalu ada pesta meriah , kali ini sungguh mengejutkan ...Sasa mau menerima usulan Luna untuk acara ulang tahunnya . Bukan hanya setuju , tapi Sasa juga nampak antusias sekali mendengarnya .


" Biasanya kan Sasa dapat hadiah dari teman-teman yang datang , kalau kali ini Sasa yang harus membagikan bingkisan buat teman-teman di panti ya ."


Ucap Luna kemarin malam ,saat menemani Sasa tidur dan diluar dugaan , Sasa nampak senang mendengarnya .


" Memangnya Sasa harus kasih apa Ma ?" Tanyanya lagi .


" Hmmm ...apa ya ?" Luna mengetuk-ngetukkan jari tangan di dagunya ." Mama juga belum kepikiran , gimana kalau besok kita cari kadonya ?"


Sasa mengangguk ." Mau Ma ." Jawabnya antusias .


Dan mereka sampai di salah satu Mall . Mia dan Pak Sanusi pun ikut masuk , karena nanti akan banyak barang juga yang dibeli .

__ADS_1


Sasa nampak bersemangat mencari-cari kado untuk temannya di panti .


Mereka membeli beberapa pakaian muslim dan juga perlengkapan sekolah .


Sasa juga mau memberikan beberapa mainan untuk mereka .Dengan antusias Sasa mengambil beberapa mainan dan memasukkan ke troli belanja .


Setelah hampir satu jam berkeliling Mall ,belanjaan mereka sudah cukup banyak .


" Sa , ini udah deh kayaknya ." Ucap Luna sambil melihat Pak Sanusi dan Mia , yang kedua tangannya sudah penuh tas belanjaan .


Sasa mengangguk .


Sementara itu , tak jauh dari tempat mereka berdiri . Dua orang perempuan nampak dari kejauhan menatap mereka . Matanya terbelalak , nampak terkejut .


" Wi .."


Dewi menatapnya . " Kenapa ?"


" Itu Sasa ." Tunjuk Kinan .


Melihat Sasa di kejauhan sedang bersama Luna .


Kinan masih terdiam di tempatnya berdiri sekarang . Terpaku dengan apa yang dilihatnya sekarang .


" Kinan , kita kesana ya ." Ajak Dewi .


Kinan menatapnya , lalu menggeleng .


" Aku takut ..." Ucapnya pelan .


" Kinan ...kenapa harus takut , Sasa pasti senang ketemu kamu ." Bujuknya ." Ayo ...ini kesempatan kalian bisa bertemu .." Dewi menarik tangannya .


Pada akhirnya Kinan menurut juga . Jarak mereka tidak terlalu jauh memang dan kini ..setiap langkah kakinya mendekat ke Sasa , membuat detak jantungnya berdegup tak karuan .


Saat ia mendekat , mereka sedang berdiri membelakangi dan selangkah selanjutnya ... ia sudah berdiri tepat di belakang putri kecilnya yang sekarang sudah nampak dewasa , cukup lama mereka tak bertemu .


" Sasa ..." Panggilnya pelan .


Luna dan Sasa membalikkan badan bersamaan .


Keterkejutan tersirat di raut wajah Sasa , melihat siapa yang berdiri di depannya .


" Ini Mama Nak ..." Kinan menundukkan badan dan merentangkan tangannya lebar-lebar ." Sini peluk Mama ."


Sasa masih diam , tak menunjukkan reaksi apapun .


Luna melepaskan genggaman tangan Sasa dan mundur ...berdiri di belakang nya , seperti memberi kesempatan untuk Sasa menghampiri Mamanya .


" Sasa ..." Panggil Kinan lagi dan memajukan selangkah kakinya .


Tanpa terduga , Sasa membalikkan badan dan memeluk Luna yang berdiri dibelakangnya .

__ADS_1


Kinan terkejut , kekecewaan terlihat jelas di wajahnya .


" Mama ...mau pulang ." Rengeknya .


__ADS_2