
" Oh ya Lun , nanti malam kamu ajak Mama kamu juga ya ..." Seru Karina .
Mereka sedang menikmati sarapan pagi ini .
" Iya Ma ."
Sasa muncul ditemani Mia dan langsung duduk di sebelah Luna .
" Sa , kamu ke sekolah sama Pak Sanusi ya , Papa nggak bisa antar ." Ucap Arya .
Sasa menatap Papanya sebentar , lalu mengangguk .
Setelah itu , ia sibuk dengan sarapannya .Kali ini ia cuma mau makan dengan telor mata sapi yang dibuat Luna .
" Mau ditambah kecap ?" Tanya Luna .
Sasa mengangguk dan rupanya ia memang menyukainya . Dalam waktu sebentar ia sudah melahapnya habis tak bersisa .
Selesai makan , ia menghampiri Mia dan mengambil tas sekolahnya .
Luna ke depan karena Arya sudah mau berangkat ke kantor bersama Papa .
" Oh ya nanti siang setelah jemput Sasa sekolah , jangan kemana-mana ." Ucap Arya begitu Luna menghampirinya di teras depan .
" Memangnya kenapa ?"
" Nanti aku jemput , kamu siap-siap aja ."
" Mau kemana ?" Tanya Luna lagi .
" Udah nggak usah banyak nanya ...ntar juga tahu ."
Tak lama setelah Arya berangkat , Luna dan Sasa pun juga bersiap diantar Pak Sanusi . Jalanan lebih macet , untungnya mereka berangkat lebih pagi .
" Ma ,kita kapan main ke panti lagi ?" Tanya Sasa saat mereka sedang di mobil .
" Iya nanti , kapan-kapan main kesana lagi ya ."
" Sama Papa juga ..?"
Luna mengangguk ." Iya , kalau papa udah nggak sibuk ."
Luna menatap dari belakang , dari tadi Pak Sanusi terlihat diam , biasanya ia juga mengomentari kalau Sasa sedang berbicara .
" Pak Sanusi ..." Panggilnya .
Pak Sanusi hanya melihatnya dari balik spion ." Iya Bu ..."
" Nggak papa kan ...kok kelihatannya kayak sedang banyak pikiran gitu ."
" Nggak ada kok Bu .."
" Beneran ...?"
__ADS_1
Ia mengangguk .
Luna masih menatapnya dan rasanya kurang percaya dengan apa yang dikatakan barusan .
" Oh ya Bu , nanti sore saya harus pulang ." Ucapnya lagi .
" Pulang ...?"
" Iya Bu ...saya sudah bilang sama Pak Arya kemarin ."
" Oh begitu ...memangnya ada apa kok mendadak mau pulang ...?" Tanya Luna lagi .
" Nggak papa Bu , cuma kangen sama anak saja ."
" Oh oke ..."
Mereka sudah sampai sekolah , Luna turun sebentar mengantar Sasa sampai ke kelasnya .
Mungkin ia harus menanyakan lagi ke Pak Sanusi setelah ini , sepertinya memang ada sesuatu yang mengganggu pikirannya .
Siangnya begitu sampai rumah Sasa langsung minta ke kamar dan di perjalanan tadi memang ia mulai rewel , tak lama ia pun terlelap saat Luna menemaninya di kamar .
" Udah tidur ?" Arya muncul di pintu kamar Sasa .
Luna berbalik ." Iya , mungkin capek tadi ada olahraga soalnya ."
Arya mengangguk ." Ya udah buruan ganti baju .."
" Memangnya mau kemana ?" Tanya Luna penasaran .
Luna berbelok ke kamar ,sementara Arya berjalan ke ruang tamu .
Sepuluh Menit kemudian mereka sudah di dalam mobil dan Arya tetap tak mengatakan mereka mau kemana .
Sampai mereka berhenti di sebuah showroom mobil .
Mereka turun dan langsung disambut seorang pria disana .
" Pak Arya , mari silahkan ."
Arya menggandeng tangan Luna masuk mengikuti pria tadi . Mereka lalu berada di sebuah ruangan dan duduk di sofa panjang .
Ia lalu menyerahkan sesuatu ke Arya ." Ini katalog terbarunya , bisa dilihat-lihat dulu ."
Arya mengangguk dan mengambil katalog di tangannya .
" kalau begitu saya tinggal dulu sebentar ." Ucapnya lagi , lalu keluar .
Arya menyerahkan katalognya ke Luna .
" Kenapa dikasih aku ?" Tanyanya bingung .
" Kamu pilih aja ,suka yang mana ."
__ADS_1
" Aku nggak mau ." Tolak Luna .
" Kenapa ?" Tanya Arya heran .
" Kamu mau beli mobil lagi ?"
Arya mengangguk ." Buat kamu , sebagai hadiah ulang tahun ."
Luna sedikit kaget mendengarnya .
" Tapi kan masih ada mobil di rumah ." Sela Luna .
" Ya nggak papa ,sekarang kan bisa pilih sesuai model yang kamu suka ."
Luna menggeleng .
" Kenapa ?"
Luna diam ." Kamu mau yang lain , bukan mobil ...?" Tanya Arya lagi .
Luna menarik nafas panjang sambil menatap Arya yang masih menunggu jawabannya .
" Aku pakai mobil yang dirumah aja ." Jawabnya pelan .
" Yakin ?"
Luna mengangguk .
" Memangnya kamu mau apa ... perhiasan ?" Tanya Arya lagi , mereka sudah dimobil setelah keluar dari showroom tadi .
Luna menggeleng .
" Terus ..."
" Nggak pingin apa-apa ."
Arya menatapnya sebentar .
" Oh ya , tadi aku ambil uang tunai 50 juta ." Seru Luna .
Arya menatapnya sewaktu mobil berhenti di lampu merah .
" Buat belanja ?"
Luna menggeleng . " Boleh kan ?" Tanyanya lagi .
" Ya pakai aja , emang aku pernah melarang ."
Luna tersenyum . " Makasih ya ."
" Ya udah kamu pikirkan lagi mau hadiah apa ...nanti waktu makan malam harus ada jawaban ."
" Iya ."
__ADS_1
" Kita cari makan siang aja sekarang ..."
Luna mengangguk setuju .