KAWIN KONTRAK

KAWIN KONTRAK
BAB 96


__ADS_3

Arya menarik tangan Luna begitu mendekat dan menyuruhnya duduk .


" Mia kamu panggil Sasa ..." Perintahnya .


" Mau ngapain ?" Tanya Luna .


" Pulang ."


Luna menggeleng ." Jangan , kan baru sebentar mainnya ."


" Tapi kan ..."


" Udah , aku nggak papa kok ." Jawab Luna .


" Bener ...?"


Luna mengangguk .


Arya melingkarkan lengan di bahu Luna dan merengkuhnya ke dalam pelukan .


Kinan yang sedang sibuk dengan ponsel , meliriknya sekilas .


Harusnya tadi ia tak mengikuti mereka kesini , kalau pada akhirnya ia hanya bisa menyaksikan kemesraan mereka yang sengaja dipertontonkan di depan matanya .


Ia menarik nafas panjang , jauh di lubuk hatinya terasa sakit melihat Yuda bersama perempuan lain , tapi ia tak akan menyerah begitu saja , kali ini ia yakin akan mendapatkannya lagi , karena perasaan Yuda pasti masih tersisa untuknya , itu yang menjadi alasannya selama ini untuk tetap bertahan .


Hampir satu jam , Sasa terlihat keluar dari playground dan menghampiri mereka .


" Mamaaa ...." Sasa mendekat ke Luna , lalu memberikannya sebotol air minum .


" Itu ice creamnya nggak dimakan ."


Sasa menggeleng ." Nanti aja ."


" Sasa udah lapar ?" Tanya Arya .


Sasa mengangguk .


" Ya udah kita cari makan di bawah ...habis itu pulang ya , Mamanya agak nggak enak badan .." Seru Arya lagi .


Sasa mengangguk setuju .


Mereka masuk ke sebuah cafe di lantai 1 .


Luna memberikan buku menu kepada Kinan , merasa tak enak juga sedari tadi semua seperti mengacuhkan keberadaannya disini .


Waiters datang dan langsung mencatat pesanannya .


Kinan dan Mia sudah menentukan pesanannya dulu .


Arya hanya memesan beef steak dan orange juice .


" Sasa mau apa ?" Tanya Luna sambil membolak-balik buku menu ." Sama udang cryspi ini mau...?" Tawarnya .


Sasa mengangguk .


" Minumnya apa ?"


" Sama kayak Papa ..."


Waiters mencatat pesanan .


" Kamu apa ?" Tanya Arya ke Luna .


" Orange juice aja ..."

__ADS_1


Arya menatapnya ." Nggak makan ..?"


Luna menggeleng .


" Ya udah mbak , itu aja dulu ."


" Baik Pak di tunggu ya ..."


10 menit kemudian ...pesanan mereka datang .


Sasa terlihat suka dengan menu makannya kali ini nasi dengan udang cryspi kesukaannya dan saos tomat . Nampak lahap menghabiskan saat Luna menyuapinya .


Luna menggeleng , saat Arya menyodorkan sepotong beef steak ke mulutnya .


" Dikit aja ...kamu belum makan dari siang ." Ucapnya .


Luna pun akhirnya membuka mulut , tapi saat suapan kedua ia menolak .


Selesai makan mereka langsung pulang , di dalam mobil Sasa memakan ice creamnya yang tadi bersama Mia .


" Pusing ?" Tanya Arya sambil mengusap keningnya .


Luna menoleh lalu menggeleng .


Setengah perjalanan dan ice cream nya sudah habis , Sasa mulai merengek sambil mengucek matanya .


" Mamaaaa..." Panggilnya .


" Kenapa Sa ." Kinan menoleh , tapi Sasa malah berdiri dan berjalan ke jok depan .


" Kenapa ?" Tanya Luna sambil menengok ke belakang .


" Mau disitu ..."


" Sebentar ..." Jawab Arya lalu menepikan mobil dan berhenti .


Arya menengok ke belakang ." Mia tolong ambilkan bantalnya ."


Mia memberikan bantal mobil warna merah ke tangannya .


Sasa yang mulai mengantuk , meringkuk di pangkuan Luna , sementara Arya menyangga tangan Luna dengan bantal agar posisinya lebih nyaman .


" Udah ?"


Luna mengangguk .


Arya kembali menjalankan mobil .


Sampai di rumah ,Sasa sudah terlelap .


Karina dan Ardi sedang di halaman depan , sepertinya baru ada tamu karena ada mobil keluar tadi saat mereka masuk .


Mobil berhenti , Karina menghampiri dan mengintip ke dalam .


" Sasa tidur ?" Tanya nya pada Luna , lalu membuka pintu mobil .


" Pa , ini tolongin Sasa tidur ." Pintanya .


Ardi mendekat ke Luna dan dengan hati-hati menggendong Sasa dan langsung membawanya masuk .


" Ma ...kalau gitu aku langsung pulang aja ya , udah malam juga ." Kinan berpamitan ke Karina .


" Oh iya hati-hati ya ..."


Kinan pulang dan mereka masuk ke kamar .

__ADS_1


Luna duduk di sofa dan menaruh tas di sebelahnya , tak lama Arya masuk menyusulnya .


" Makan ya , aku ambilin ." Tawarnya .


" Nggak , aku belum lapar .."


" Pingin makan apa ?" Tanya Arya lagi .


Luna menggeleng .


" Ayo dong , sayaaaang ..." Goda Arya .


Luna mendelik .


" Kenapa ?" Tanya Arya heran , lalu mendekatkan wajahnya . " Tadi manggilnya gitu kan ..." Bisiknya .


Luna bergidik ." Geli dengarnya ."


Arya terbahak ,lalu mengusap perut Luna .


" Tuh , anaknya udah bilang lapar ini ..."


" Nggak usah ngaco ..."


" Beneran ,masak kamu nggak dengar ..?"


Luna menyeringai lebar .


" Beli diluar deh , mau apa ..?"


Luna menggeleng .


" Bebek yang kemarin ...?"


" Nggak mau ."


Arya menarik nafas panjang .


" Ya udah pikirin dulu mau makan apa ?"


Luna menatapnya .


" Kenapa ngelihatin terus ?" Tanya Arya .


" Nggak papa ."


Tiba-tiba Luna berdiri , membuat Arya terkejut .


" Mau kemana ?" Tanyanya .


" Aku mau beli pecel ..."


" Pecel ..?" Arya mengernyitkan alisnya .


Luna sudah mau berjalan keluar kamar .


" Tunggu ..." Arya mengambil jaket dan memberikannya ke Luna ." Pake dulu udah malam ."


" Mau kemana kalian ?" Tanya Karina yang sedang duduk di ruang tengah bersama Ardi .


" Mau nyari pecel ." Jawab Arya .


Karina menatapnya ." Ya udah cariin aja , daripada nanti anaknya ngiler ." Lanjutnya .


" Ada biasanya di warung-warung tenda pinggir jalan ." Sambung Ardi .

__ADS_1


Arya mengangguk ." Ya udah , kita berangkat dulu .


Luna sudah berjalan lebih dulu ke halaman .


__ADS_2