Kesalahan 1 Malam,Berujung Kebahagiaan

Kesalahan 1 Malam,Berujung Kebahagiaan
#103.


__ADS_3

Tanpa basa basi lagi, irwin pun langsung menikmati setiap bagian pada tubuh vivian, dan meninggalkan bekas kiss mark di mana mana.


"I... Irwin... " Ucap vivian yang mulai ikut terangsang...


"Vivian... Badan kamu wangi banget.. Aku.. Aku tak bisa mengontrol diri lagi... Maaf.." Ucap irwin dan langsung menerobos ke dalam inti vivian..


"Ah... I.. Irwin.. Pelan.. Pelan pelan... Hah" Keluh vivian yang merasa sangat kesakitan, namun tetap menikmati nya..


"Hah... Hah.. Hah... " Helaan nafas irwin yang dapat terdengar jelas di pendengaran vivian.


Mata irwin seketika menampakkan bahwa kehilangan kesadaran diri, dan tak bisa mengontrol semua gairah yang tertampung di dalam diri nya selama ini..!


"Win... Irwin.?? " Teriak vivian.


"Maaf.. Aku sudah bilang, tak akan menahan lagi.. " Jawab irwin dan kembali berpacu dengan raga vivian, dengan tempo yang lebih cepat...


"Ah.... Pa.. Panas... Aku akan mati.. Pelan pelan... Hah... "Jerit vivian..


Dua jam kemudian, irwin masih sangat bersemangat.. Bahkan tak menampakkan kelelahan sedikit pun..


"Irwin.. Kamu gak capek.? Kan kamu.. Baru.. Habis donor darah.. Dalam jumlah besar...! " Ucap vivian dengan badan yang gemetaran...


"Gak kok sayang... Kamu juga masih belum puas kan.?? Walupun mulut kamu berkata tidak, tapi tubuh kamu lebih jujur loh..! " Ucap irwin kembali melanjutkan gerakan nya, dan kedua tangan nya yang terus memainkan kedua gunung kenyal yang tersaji di hadapan nya...


................


...........................


...^Dua jam kemudian^...


"Hah.. Hah... Hah... Hah.. " Nafas irwin dan vivian...


"Kamu jahat banget...! " Keluh vivian sambil memukul dada irwin dengan tangan yang tak punya tenaga lagi...


"Hahaha.. Pukulan kamu gak berasa sama sekali loh... Malahan bikin aku geli.. " Jawab irwin yang kini terbaring di samping vivian, dan memeluk vivian dengan erat..


"Ah.. Bodoh amat.. Aku... Aku capek... Aku mau.. Tidur.. " Ucap vivian dan langsung terlelap begitu saja dalam pelukan irwin, dengan selimut panjang, tebal, dan hangat, yang menutup badan polos ke dua insan ini.


"Cup... " Irwin yang mengecup kening vivian.


"Akhirnya aku bisa membuat mu berada di sisi ku.. Aku mencintai mu vivian.. " Ucap irwin dan langsung ikut terlelap dengan senyum bahagia di wajah nya...


Malam itu pun, di akhiri dengan dua insan yang selesai melepas rindu, setelah sekian lama tak bersentuhan...

__ADS_1


.............


.............


..............


..............


...⌚Pagi hari pukul 10 WITA⌚...


"U.. Um.... " suara yang keluar dari mulut irwin, Dengan tangan nya yang melambai lambai di atas kasur, mencari badan vivian..


"Eh...? Ko gak ada.!! Ucap irwin yang mata nya langsung melek seketika..


Dengan pikiran yang panik dan takut di tinggalkan lagi, irwin dengan kecepatan tinggi langsung memakai celana panjang miliknya yang tergeletak di atas lantai, dan langsung berlari mencari vivian..


Di semua tempat, dapur, kamar mandi, ruang tamu, lantai satu dan dua.. Semua nya kosong.. Tak ada seorang pun..


"Dia kemana lagi sih.? Apa karena tadi malam aku terlalu kelepasan .? Ahh... Sial.." Ucap irwin dan langsung berlari membuka pintu dan ingin pergi menaiki mobil nya dan mencari vivian..


"Loh.? Kamu kenapa gak pakai baju..?! " Tanya vivian yang tepat baru ingin membuka pintu...


"PAK..!! " Tangan irwin yang langsung memeluk badan vivian yang kecil dan ramping itu...


"Irwin..? Kamu kenapa.? " Tanya vivian bingung...


"Tak.. " Vivian yang langsung mendorong irwin..


"Kamu masih marah karena aku kasar tadi malam.?? " Tanya irwin muka bersalah.


"Gak... Aku suka sikap ganas kamu semalam kok.. " Jawab vivian sambil memalingkan pandangan nya ke arah lain, inti nya tidak bertatapan dengan irwin..


"Apa.?? Terus kenapa kamu gak ada pas aku buka mata.? "


"Ya jelas lah.. Udah bawa anak orang ke dalam rumah.. Udah di buat gak tidur sepanjang malam.. Eh gak di kasih makan.. Jangan kan makan, di kulkas aja yang ada hanya mie.. Gak suka banget tau gak.. " Protes vivian dengan dua kantung kresek di satu tangan nya..


"Ah jadi kamu ke mini market buat belanj- APA..?? KAMU KE MINI MARKET PAKAI BAJU KAYA GINI..? " Tanya irwin yang syok karena yang vivian kenakan hanya kameja panjang dan besar berwarna putih milik irwin, yang hanya menutup setengah paha nya saja..


"Iyah.. Orang baju aku udah kamu sobek sampai kaya serpihan tisu.. Karena udah lapar yaah, aku keluar pakai ini aja.. Gak ada masalah apa apa kok.. " Ucap vivian dan berjalan melewati irwin.


"TUNGGU DULU.. SIAPA YANG BERTUGAS JADI KASIR NYA.? COWOK ATAU CEWEK.? TERUS ADA YANG LIATIN KAMU GAK.? KASIH TAU AKU, BIAR AKU CONGKEL MATA MEREKA..!! " Ucap irwin berapi api..


"Kamu tenang dulu.. Yang bertugas di kasir itu cewe.. Terus sepanjang aku belanja itu gak ada orang lain kok..! Dan aku juga gak merasakan kehadiran manusia.. " Jelas vivian..

__ADS_1


"Drrtt.. Drrtt.. "


"Halo.. " Sapa hans seelah mengangkat telefon dari irwin.


"Hapus semua rekaman CCTV yang ada di area vila aku di jalan xx. Dan juga, periksa hormon kasir cewe yang ada di minimarket dekat vila aku..! Kalo dia lesbi, langsung bunuh. Tapi kalo dia normal, biarin aja dia hidup.. Kamu paham kan.?! " Perintah irwin..


"Aku tak tau apa yang kau lakukan dari malam sampai pagi ini, sehingga kau belum menampakkan batang hidup mu di kantor.. Tapi aku akan melakukan yang kau suruh.!" Jawan hans yang tetap profesional.


"Oh iya.. Kosong kan jadwal ku hari ini.. Ada urusan yang harus aku kerjakan.! " Ucap irwin dan langsung mematikan sambungan telepon..


"Wah.. Wah.. Wah.. Kamu bersemangat sekali pagi pagi gini, Penuh akan aura kecemburuan lagi.... Tapi, Bisakah kamu membiarkan aku pergi ke dapur.? Karena sebentar lagi aku akan mati kelaparan jika tak kunjung masak dan makan. ! " Ucap vivian..


"Ba.. Baiklah... Aku bantu kamu masak yaah... " Ucap irwin sambil mengambil belanjaan yang ada di tangan vivian dan berjalan bersama ke dapur..


"Emang kamu bisa masak.? " Tanya vivian..


"Hahaha.. Bisa dong, Aku ini calon suami yang sempurna, dan menjadi idaman semua gadis loh.. " Ucap irwin membanggakan diri nya.


"Oh.. Jawab vivian singkat dengan wajah datar.


Gini amat dah hidup.. Di puji ke, apa ke... Ini di jawab 'Oh' doang. Untung udah sayang... Batin irwin.


Setelah itu, irwin dan vivian sama sama memasak di dapur.. Dan tentu, saja tangan ke dua orang ini bergerak sangat indah dan tanpa melakukan kesalahan. Bagaikan seorang chef yang sudah sangat berpengalaman..


"Wow.. Kemampuan mu memotong daun bawang cepat dan rapi sekali.. Belajar dari mana.?? " Tanya irwin.


"Em.. Aku sering mencincang daging orang orang yang membuat aku marah atau kesal seperti ini.. Tapi lama kelamaan jadi kebiasaan dan me jadi keahlian aku deh.. " Jawab vivian enteng..


"Tolong jangan rusak citra wajah mu yang seperti malaikat, tapi ucapan yang keluar bagaikan iblis...! " Ucap irwin memberikan masukan..


"Tadi... Kamu ngomong apa.?? Tanya vivian sambil memegang pisau ke arah irwin..


"Aku bercanda aja sayang.. Jangan di ambil hati dong.." Bujuk irwin agar tidak di cincang oleh vivian hidup hidup..


"Hahaha.. Padahal aku hanya bercanda aja loh.. Hahaha.. Muka kamu pas lagi panik lucu banget.. " Tawa vivian sambil menutup mulut nya..


"Cup.. " Irwin yang mengecup bibir vivian degan lembut...


"……………"Vivian hanya diam seribu bahasa, dan dengan wajah yang mulai merona.!


"Morning kissing" Ucap irwin, memberikan penjelasan pada tatapan vivian yang meminta penjelasan.!


"Cup.. ! " Vivian kembali mengecup bibir irwin dengan lembut..

__ADS_1


"Kamu pikir cuma kamu doang yang bisa buat orang kaget tambah salah tingkah.? Aku juga bisa tau.. ! " Ucap vivian yang kembali mencincang duan bawang, dan membiarkan irwin yang sedang berdiri terpaku dengan wajah yang memerah seperti tomat....


Begitulah pagi hari yang indah untuk Irwin dan Vivian🥰🌞


__ADS_2