
"Tak... Klang.. " Bunyi garpu, sendok, dan pisau yang sedang di gunakan.
Yaah, vivian dan rival sedang sarapan pagi bersama. Sarapan pagi ini sama seperti sarapan pagi sebelumnya, perbedaan nya cuma... Hari ini adalah hari vivian akan menjalan kan rencana nya atau hari yang dia tunggu selama beberapa hari...
"Sayang.. Hari ini kamu gak usah belajar, mama juga udah kasih tau Randi. Jadi kamu punya jam kosong hari ini.. "
"Loh, kenapa ma.? Kan rival mau belajar.! "
"Soal nya, hari ini mama mau bawa rival ke sebuah pesta... "
"Pesta...? Pesta apa ma.? "
"Pesta ulang tahun *Gunawan Agreete*, Entar malam acara nya jam 19:00 atau jam tujuh. "
"Sekalipun mama mau bawa rival ke pesta, kan rival masih bisa belajar beberapa jam kan ma... "
"Eh gak bisa dong. Setelah sarapan pagi, kamu harus ikut para pelayan ke dalam kamar. Karena desainer pakaian yang mama pesan bakal datang 30 menit lagi, kamu harus mencoba semua pakaian yang desainer bawa.. Gak hanya itu, tukang sepatu, penata rias, dan berbagai hal benar benar harus di persiapkan sesempurna mungkin..! "
"Uh.... Ma, yang ulang tahun kan dari keluarga Agreete... Apa hubungan nya sama rival yang harus pakai baju yang terbaik.? Dan lagi mama nyuruh desainer pakaian buat datang, buat apa ma.? Pakaian yang rival pakai aja baru 11 lempar, terus yang lain nya masih baru dan belum di sentuh. Kok mama pesan lagi sih.? "
"Harus dong, biar uang mama ada kegunaan dikit.! Dari pada uang mama cuma nganggur tiap hari.?! Dan kalo soal penampilan, malam ini kita berdua harus tampil sebagus mungkin... Karena kita akan memeriahkan acara ulang tahun malam ini dengan cara kita sendiri.. "
"Huh... Terserah mama deh, pokok nya rival gak mau capek capek nyobain baju yang banyak banget loh ma.. "
"Iyah sayang, mama janji hanya beberapa baju aja kok.. " Ucap vivian sambil tersenyum...
***
⌚Pukul 08:00 pagi.⌚
"Klek." pintu kamar rival yang terbuka.
"Hah..????? " Kaget rival saat melihat begitu banyak pakaian yang hampir memenuhi kamar nya itu.
"Cuma beberapa ? Cuma beberapa kata mama ? ini mah udah kelewatan banget MAMA.....!!!!! " Teriak rival yang frustasi...
Setelah itu, mau tidak mau dan suka tidak suka.. Rival tetap mengikuti kemauan mama nya. Para pelayan terus mengganti dan mencoba semua baju yang di bawa desainer pada rival, sampai menemukan yang benar benar cocok. Rival hanya bisa pasrah.!
"Ah, rival suka baju yang ini.. Jadi pakaikan baju yang ini saja, rival udah gak bisa nahan lagi.. "
__ADS_1
"Maaf tuan muda, Perintah dari Nona adalah kami harus memakaikan semua pakaian ini pada Tuan Muda, setelah itu kami berunding fan menganalisis tiga baju mana yang paling cocok. Setelah itu akan kami laporkan hasil pada Nona, dan Nona vivian yang akan menentukan baju mana yang akan Tuan Muda pakai dari ke tiga baju yang telah kami runding kan dengan seksama... " Jawab pelayan wanita dengan penjelasan yang sangat jelas..
"Dari mana kalian dapat mengetahui baju mana yang cocok dengan ku.? Cuma aku yang bisa memilih baju, bukan baju yang memilih aku. "
"Tuan Muda, kami semua adalah pelayan yang di pekerjakan karena pernah menjadi juri penilaian penampilan anak di tingkat Nasional dan Internasional. Jadi Tuan muda tak perlu mengkhawatirkan hal yang tidak perlu seperti itu.
Jawaban dan para pelayan membuat rival tak dapat berkata kata.. Tapi karena sifat rival yang tak mau kalah, akhirnya...
"Tapi Rival suka yang ini...! "
"Maaf Tuan Muda, perintah Nona Vivian adalah mutlak di rumah ini.! "
"Hiks... " Isak tangis di dalam hati rival...
Setelah itu Rival pasrah dan semakin yakin bahwa mama nya bukan lah mama biasa.
⌚Pukul 19:00 atau pukul 7 malam.⌚
"Tok.. Tok.. Tok.. " Pintu kamar rival yang di ketuk oleh pelayan, dan langsung di buka. Saat pintu di buka, vivian melangkahkan kaki nya ke dalam kamar anak nya itu. Semua mata tertuju pada nya.
Vivian menggunakan gaun pesta yang hanya di buat khusus untuk diri nya, dengan kata lain... Hanya ada satu di dunia...
Tataan Rambut yang di tata ke atas, dengan tujuan menambah keindahan pada belakang leher vivian..
Aksesoris seperti kalung, gelang, dan cincin yang di lapisi berlian yang luar biasa mahal, Di gunakan vivian sebagai pelengkap penampilan nya... Dan yang paling penting, wajah vivian yang menjadikan fashionnya malam terkesan sempurna....
Sedang kan rival menggunakan jas hitam dengan kameja putih dan dalam... Memang terlihat seperti jas pada umumnya, tapi bahan nya terbilang cukup langka.
Sepatu kulit yang kecil sesuai ukuran kaki rival, namun tetap nyaman saat di pakai di gunakan sebagai pelengkap jas rival. Rival hanya memakai jam sebagai aksesoris tambahan, lantaran vivian tak setuju jika rival harus memakai berlian atau emas yang memang elegan namun berlebihan untuk anak enam tahun.
"Anda sudah datang Nona.. "
__ADS_1
"Seperti biasa nya, penampilan anda sangat cantik dan elegan. "
"Gaun yang sangat cocok Nona.. "
Ucap para pelayan yang membantu rival bersiap siap sambil membungkuk memberi hormat pada kedatangan vivian.
Vivian melambaikan ke satu tangan nya, agar para pelayan kembali ke posisi semula.
Mata rival terus terpaku pada vivian, wajah nya mulai memerah, mata nya seakan hanya di penuhi oleh mama nya seorang..
"Em.... Mama gak cocok ya pakai gaun ini.? "
"Loh.. Kenapa mama ngomong kaya gitu.? "
"Soal nya kamu mandangin mama dalam banget, mama jadi grogi..! "
"Enggak ma.. Mama cantik banget, bahkan rival gak bisa menemukan kata kata yang cocok dan mendeskripsikan penampilan mama saat ini. " Puji rival tak henti henti..
"Kamu juga ganteng banget... Rambut kamu yang di tata secara rapi namun tetap berkesan imut dan berwibawa, jas kecil yang kamu pakai juga terlihat bukan apa apa jika di bandingkan dengan wajah kamu.. "
"Ih.... Mama bisa aja.. Rival gak seganteng itu kok.. " Sangkal rival dengan malu malu.
"Anak mama kok bisa malu malu kaya gini sih, gemesin tau.. " Ucap vivian sambil mengangkat rival ke atas dan mengecup pipi nya.
"Nona tolong jaga kelakuan anda.. Saat ini anda sudah tampil anggun dan elegan, begitu pula dengan Tuan Muda... Jadi jangan merusak penampilan Tuan Muda dan Juga penampilan Nona, agar usaha kami tak sia sia... " Tegur sisil sang pelayan vivian dari belakang vivian..
"U... Uh.... Aku hanya pemanasan aja kok. Jadi gak usah negur negur juga.. " Ucap vivian dengan pipinya yang mulai merona.
"Hahaha.. Sikap mama kalo lagi di tegur tu lucu banget tau gak.. "
"Bi... Biarin.. Ini kelebihan mama tau. "
"Oia ma, rival mau nanya..! "
"Kamu mau tanya apa sayang.? "
"Kan kita bakal ke acara ulang tahun Gunawan Agreete, pemimpin keluarga agreete yang ada di nomor dua sedunia kan... Tapi kok kita pakai baju serba hitam.? Yang Rival baca dan ingat, baju hitam hanya diperbolehkan saat pemakaman aja ma... Gak boleh di saat acara membahagiakan kaya gini.. Mama salah milih warna ya.?"
"Oh.... Anak mama ternyata pintar banget ya... Tapi seperti nya kamu melupakan satu kegunaan baju berwarna hitam.. "
__ADS_1