Kesalahan 1 Malam,Berujung Kebahagiaan

Kesalahan 1 Malam,Berujung Kebahagiaan
#104.


__ADS_3

"Nyam... Nyam... Nyam.. " Suara kunyahan seperti anak kecil.


"Apakah kau tak bisa, makan tanpa mengeluarkan suara seperti anak kecil.? Bahkan anak anak mu tak pernah makan dengan suara seperti ini..! " Protes vivian.


"Entahlah.. Ini makan pagi terenak dan terlezat yang pernah aku nikmati sepanjang hidup..! " Jawab irwin.


"Astaga.. Kasihan sekali.. Seorang CEO dari perusahaan The Star tak pernah memakan makanan yang layak.? Sangat di sayangkan..!! " Ucap vivian dengan mata Iba.


"Hei.. Yang aku maksud itu, ini adalah makanan pertama yang di buat dengan istri ku, jadi rasa nya lezat.! Di tambah aku makan sambil melihat mu, kalo sudah seperti ini, nikmat apalagi yang kau dusta kan.? " Jawab irwin yang terdengar sedang menggoda vivian..


"Kampret...!!! Makan nih tahu isi, biar mulut kamu gak ngeluarin kata kata yang membahayakan jantung..! " Ucap vivian dengan wajah memerah dan menyuapi irwin tahu isi yang ukuran nya cukup besar, sehingga mulut irwin terisi penuh. Bahkan irwin kesusahan dalam mengunyah.


Mau di keluarkan dari mulut, tapi sayang karena makanan yang di suapi vivian pertama kali... Tapi kalo tak di keluarkan, derita dan kesusahan mengunyah yang di dapatkan..! Dengan hati berat dan ikhlas, irwin memilih untuk tetap berusaha menguyah walaupun kesusahan🙂..!!


"Kamu lucu banget tau gak.?? Pipi kamu yang tembem seketika karena tahu isi, buat aku pengen suap kamu lagi tau gak.? Hihihi..!!! " Ucap vivian dengan tawa jahil.


"Uhuk.... Uhuk... Uhuk.. " Irwin batuk.


"Nih minum air dulu..!! Ko bisa salah telan sih.? Ceroboh banget tau gak.?! " Tegur vivian sambil memberikan air putih dengan cepat.


"Gluk.. Gluk.. Gluk.. Hah.... Lain kali kalo mau bicara itu, liat situasi dong.. Kan bisa membahayakan kalo aku berhenti nafas karena gak menelan dengan baik..! " Protes irwin dengan pipi nya yang sedikit memerah..!


"Ah baik.. Aku gak bakal suap kamu lagi kok. Terus aku juga gak bakal cerita lagi deh, soalnya kan bisa bahaya kalo aku jadi tersangka dalam pembunuhan pemimpin perusahaan the star..! " Ucap vivian dengan wajah cemberut sambil memakan kembali telur gulung yang dia goreng tadi..


"He.. Hei.. Gak.. Aku becanda aja.. Vivian jangan ngambek dong.! Yaah..?! " Mohon irwin, karena irwin tergolong dalam kaum lelaki yang sangat peka..


"............ " Vivian hanya diam dan fokus dalam menguyah makanan nya..


Irwin pun kehabisan akal, lalu..


"Drek.. " Suara kursi yang tergeser ke belakang..

__ADS_1


"Umpt.. ! " Irwin yang langsung mencium vivian, dan menelan semua makanan yang ada di mulut vivian...


"Tak.... " Vivian yang mendorong irwin..


"KAMUUUU...!!! " Teriak vivian sembari menutup mulut nya.


"Hem... Entah ini hanya perasaan ku saja atau apa, tetapi makanan nya jauh lebih enak, saat aku mengambil nya dari mulut mu..!Apakah rasa nya akan sama kalo kita lakukan lagi.??" Komentar irwin sembari menyeka bibir nya dengan lembut... Dan terlihat sangat menggoda..


"Gila yaah.???? " Tanya vivian syok.


"Kita gunakan cara ini saja..! Kalo kamu ngambek atau marah, bakal aku cium kaya gini.. Pasti langsung adem kan.? Aturan ini juga bisa kamu terapkan saat aku lagi marah, jadi impas dan adil kan.? " Ucap irwin sambil mendekatkan wajah nya di depan wajah milik vivian..


".......... " Vivian hanya diam dan fokus menutup mulut nya, dia tak berani berargumen karena takut di cium oleh irwin lagi.. 😂


"Loh kamu gak jawab.?? Mau aku buat kamu sampai buka mulut dan menjawab dengan paksa.? " Tanya irwin dengan ekspresi serius...


"I.... Iya... " Jawab vivian yang baru pertama kali terdesak seperti ini..


"Klek... Tap.. Tap.. Tap.. " Suara pintu yang terbuka dan tapak kaki yang terdengar masuk ke dalam.


"Brak...! " Bunyi barang belanjaan yang jatuh..


"ASTAGA...!!!!! TUAN IRWIN ADA DI SINI.??? KENAPA GAK KABARIN BIBI DULU SIH..? BIKIN SPOT JANTUNG AJA TAU GAK.? MANA BIBI UDAH TUA, DI SANGKA ADA MALING..!! " Protes bibi sasa, yang menjaga vila yang di gunakan irwin dan vivian semalam..


"Hahaha... Bibi udah datang.?? Masa sih ada maling yang ganteng nya menembus khayangan kaya gini .? Itu melanggar hukum alam loh bi...! " Jawab irwin yang langsung pergi ke depa bibi sasa, dan meraih tangan bibi sasa, lalu memberi salim seperti ibu sendiri...


"Astaga tuan irwin masih kaya dulu aja.. Kan bibi ini orang rendahan loh... Jangan beri salim kaya gini.. Bibi gak enakkan.! Masa asa majikan yang memperlakukan pembantu kaya gini..! " Nasehat bibi sasa sambil mengelus kepala irwin layak nya bocah enam tahun..


"Biarin bi.. Irwin gak bisa nurutin permintaan bibi kali ini..! " Jawab irwin.


Bibi sasa pun hanya tersenyum dengan kelakuan irwin yang masih tak berubah, lalu mata bibi sasa menelusuri meja makan yang penuh akan makanan yang sangat banyak.. Dan yang menjadi titik fokus bibi sasa adalah, wanita yang kecantikan nya tak bisa di percayai dan tak bisa di ungkapkan dengan kata kata...

__ADS_1


"Tuan irwin.... Siapa gadis cantik itu.?? Apa mata bibi udah rabun banget yaah.? Atau bibi lagi kena halusinasi.?" Tanya bi sasa tak percaya..


"Ah.. Irwin lupa kenalin.. Bi, ini vivian.. Dia bakal jadi istri irwin dikit lagi, terus vivian ini adalah ibu dari yohan. Eh bukan.! Ibu kandung dari rival dan risal, si kembar milik irwin..! " Jelas irwin dengan penuh bangga dan percaya diri...


Astaga.... Ini pertama kali nya tuan irwin bawa wanita ke vila ini... Jangan kan wanita lain, amel saja yang sudah menjadi tunangan nya, tak pernah tuh di bawa tuan muda... Dengan kata lain, tuan irwin benar benar bisa jatuh cinta juga??? Batin bi sasa yang kaget dengan hasil pikiran nya sendiri.


"Halo bi.. Perkenalkan saya vivian, mohon bantuan ke depan nya yaah.! " Ucap vivian sambil berdiri, berjalan ke arah bi sasa, membungkuk, berbicara dengan nada sopan, dan menampakkan senyuman.. Yang membuat bibi sasa dan irwin salting seketika..


"Astaga.. Bidadari kaya gini gak boleh kasih hormat ke bibi... Nyonya pasti dari keluarga yang luar biasa hebat deh, punya anak yang etika nya sopan sekali... " Ucap bi sasa sambil mengelus pundak tangan vivian.


"Astaga bi.. Jangan panggil aku dengan sebutan 'Nyonya' Yaah.. Vivian gak enakan.....! "


"Tapi bibi gak bisa sembarangan sebutin nama kamu kaya orang biasa.. Bibi nanti kepikiran loh..! "


"Em.... Atau gini aja.. Bibi panggil vivian dengan sebutan Non aja... Soalnya semua bibi di vila milik vivian, manggil nya kaya gitu... "


"Kalo gitu gak papa deh.. Non vivian mah baik banget, cocok banget sama tuan irwin.. Bibi bakal kasih restu dan doa terbaik buat kalian di masa depan.. Dan kalo gak keberatan, Non bisa gak bawa si kembar yang tuan irwin bilang tadi.. Bibi teh penasaran banget..! "


"Iyah bi.. Kalo si kembar ada waktu luang, vivian bakal ajak main ke sini.. "


"Hem.. Giliran vivian yang minta di panggil Non aja, bibi langsung nurut.. Pas irwin minta panggil irwin dengan sebutan aden aja gak bisa.. Gak adil tau gak..!


"Astaga.. Aden mah masih kaya anak kecil ya.! Kaya begini aja masih gak mau kalah.. Beruntung banget Non vivian yang cantik, baik, dan ayu ini jadi pasangan kamu..!


"Tadi bibi panggil irwin dengan sebutan 'Aden' Kan.?? Seneng banget.. "


"Gak tau... Mungkin kamu salah dengar deh.!! " Jawab vivian.


"Masa sih..?! Gak mungkin kan bi.? Iya kan.? Bi jawab irwin dong. ! "Ucap irwin sambil berjalan mengekor di belakang bi sasa, yang tengah sibuk mengumpulkan piring piring kotor di atas meja.


Sedangkan vivian hanya tertawa terkekeh kekeh di belakang, dengan sikap irwin yang lucu dan seperti anak kecil itu...

__ADS_1


__ADS_2