
Entahlah... Hanya orang yang mengerti kekuatan vivian seperti apalah, yang dapat memprediksikan kekuatan yang dimiliki Oleh Reynard Satoru, Robert Satoru, dan Irwin Agreete.!
"Gluk...! "Lidia yang menelan ludah karena takut...
"A... Apakah dia masuk ke dalam dunia mafia.? " Tanya lidia
"Ya bisa di bilang begitu. Tapi dia tidak melakukan hal yang kotor, jika dia membunuh.. Pasti orang yang dia bunuh, adalah orang yang memang sudah melakukan kesalahan yang tak bisa di maaf kan berulang kali...! " Jawab vivian
"Apakah dia dapat sehebat itu, hanya karena dia masuk ke dalam dunia mafia.?" Tanya lidia dingin.
"Tidak.... Filing ku mengatakan bahwa irwin, tidak sengaja bertemu dengan Guru atau orang yang hebat. Ah... Kata tidak sengaja seperti terlalu kasar, lebih tepat nya.. Dia bertemu dengan Guru yang hebat, karena garis takdir nya sudah seperti itu.!.." Jelas vivian.
"Hah.... Hah.. Hah... " Nafas lidia yang tak beraturan, tangan dan sekujur tubuh nya bergetar hebat.!
"Kamu tenang dulu... Atur nafas yang baik, tarik dengan pelan lalu hembuskan. Tenang, ada aku di sini.. Kamu tau sendiri kan, kalo aku tak akan membiarkan orang orang ku mati degan begitu saja.! Setidak nya, aku akan mempertaruhkan nyawa ku... Untuk melindungi kamu, si kembar, dan semua nya.! " Ucap vivian sambil memeluk dan mengusap pundak lidia, agar lidia dapat tenang...
"Hah.... Baik, sekarang aku sudah tenang. Pertama tama, aku akan mengirim kan dokumen meminta izin pada perusahaan irwin, atas perencanaan perpindahan perusahaan sky sebagai pusat dari negara ke negara W. Karena sebodoh apapun irwin, dia pasti tak akan mengabaikan permintaan izin dari perusahaan Sky. " Ucap lidia sambil mengotak atik laptop nya.
"Yaah aku setuju dengan rencana mu kali ini.. Jika ini gagak, maka aku dengan berat hati akan meminta bantuan dari ayah dan ke dua kaka ku, untuk membantu urusan perusahaan ku kali ini. "
"Lagian sejak awal... Ayah selalu menekan kan bahwa aku boleh pulang kapan pun, dan meminta apapun pada nya. Karena dari dulu, ayah sangat berat hati melepaskan satu satu nya putri yang ia miliki, menjalani serangkaian ujian yang berat dan di selingi dengan ujian bertahan hidup yang menyayat hati.... " Ucap vivian
Irwin.. Aku berharap kau tidak menyudutkan dan menyusahkan ku, sehingga aku harus terpaksa menggunakan latar belakang milik ku.. Batin vivian sambil menggoyangkan wine merah yang ada pada gelas yang di pegang nya.
.......
.......
.......
__ADS_1
.......
"Tok.. Tok... Saya masuk. " Ucap hans.
"Pak presdir, ada dokumen baru yang harus di periksa. " Lapor hans setelah mendapat pengiriman dokumen dari email perusahaan Sky...
"Ah.. Letakkan saja di atas meja... " Jawab irwin sambil membalikkan tumpukan kertas yang ia periksa.
"Pak.. Ini bukan dokumen yang di print atau dalam bentuk kertas.! Ini adalah dokumen online yang di kiri-"
"Oh..? Apakah ada pekerja kantor yang tidak ingin bekerja lagi, sehingga membuat dokumen dalam bentul file.? " Ujar irwin memotong pembicaraan, karena dia tak suka membaca atau memeriksa dokumen dari layar laptop atau Tablet, dia lebih suka laporan dalam bentuk yang telah di print.
"Bukan begitu pak.! " Sanggah hans.
"Oh kalo begitu kamu saja yang periksa, palingan dokumen biasa aja. " Jawab irwin mengabaikan.
"Kalo begitu kau kirim kan saja dokumen itu ke email ku, kapan kapan kalo aku ada waktu baru aku lihat..! " Jawab irwin
"Tidak bisa irwin... " Bantah hans penuh penolakan.
"Eh hans, kamu lagi salah makan hari ini yaah.?Kenapa kamu rewel banget sih π’?" Sahut irwin yang berusaha mengatur emosi nya, lantaran dia sudah hampir dua hari tidak tidur karena memeriksa dokumen yang menumpuk.
Menumpuk nya dokumen ini bukan karena irwin malas, tetapi karena irwin mengabaikan tanggung jawab nya sebagai pemimpin selama dua hari, hanya untuk mencari wanita bernama vivian..!
"Brak... " Hans memukul meja karena ikut emosi juga.
"Kalo aku udah bersabar, seharusnya kamu juga jangan mancing dongπ’π’.. INI DOKUMEN PENGAJUAN DARI PERUSAHAAN SKY.... MEREKA INGIN MEMINDAHKAN PERUSAHAAN NYA KE NEGARA INI.... PAHAM GAK SIH.π’π’π₯π₯?? " Ucap hans berapi api.
"YA BODOH AMAT SAMA MEREKA, LAGIA-. ..... Ah, tunggu sebentar, apakah tadi kamu berkata tentang perusahaan sky yang ada di rangking lima di dunia itu.? " Tanya irwin yang kembali menemukan titik terang nya.
__ADS_1
"Hah.. Seperti nya aku akan cepat keriputan sebelum waktu nya..! Setiap hari kerjaan nya marah mulu, punya bos kok kaya gini amat yaah.. " Keluh hans...
"Hei, aku sedang bertanya pada mu.! " Ucap irwin lagi.
"Syukurlah pendengaran kamu masih berfungsi dengan baik. Yaah, semua yang kau dengar itu tak ada yang salah.. Sekarang bukalah dokumen yang sudah aku kirim kan ke email mu, agar semua nya tampak lebih jelas..! " Jawab hans.
"Oke.. Oke... " Jawab irwin, dan dengan cepat langsung membuka email nya dan membaca isi dokumen yang di kirim oleh hans itu. Matanya tak berpaling ke mana pun, tetapi melewatkan kata demi kata dengan teliti.
Saat irwin sedang fokus, hans yang masih belum mengeluarkan isi hati nya pun bersuara...
"Padahal salah nya sendiri mengabaikan dokumen selama dua hari.. Eh, malah dia yang sensitif dan marah marah.. Kaya perempuan lagi datang bulan aja,, Punya bos kok gini amat.?!!! " Keluh hans dengan nafas panjang, seakan sangat menderita selama ini.
"π’π’π’π’π’π’" Irwin.
"Aku tak tau apa yang dia lakukan dengan laptop nya dua hari setelah ulang tahun bapak nya, tapi aki rasa sebentar lagi dia akan menggila... " Ucap hans dengan perkataan yang pedas, dan akhirnya berhasil membuat irwin emosi irwin pecah seketika..
"HEH... AKU MAU NGELAKUIN APA KE, ITU URUSAN AKU YAAH. UDAH KAYA MAK COMBLANG AJA.. CEREWET BANGET SIH... π’.! " Ucap irwin sambil berteriak dan menarik kerak baju hans.
Tak mau kalah atau ada nya rasa takut, hans membalas memegang kerak irwin...
"YA AKU SIH BODOH AMATAN YA KALO KAMU MAU BUAT APA... TAPI JANGAN LAMPIASKAN KE AKU JUGA DONG, MEMANG KAMU NGELAKUIN ITU BUAT APAAN SIH.? " Tanya hans berteriak.
"YAAH UDAH JELAS LAH.. AKU NGELAKUIN INI BIAR BISA KETEMU SAMA CALON ISTRI, DAN IBU DARI ANAK ANAK KU.!!! MENEMUKAN WANITA ITU LEBIH PENTING, DARI TUMPUKAN DOKUMEN YANG TIADA UJUNG INI.! " Jawab irwin dengan teriakkan.
"KALO GITU YA NIKMATI AJA, GAK USAH NGELUH.. GAK USAH BAD MOOD... GAK USAH BAPER... GAK USAH TERLALU SENSITIF.... " Ucap hans.
"β¦β¦β¦β¦β¦" Irwin yang diam saja.
"β¦β¦β¦β¦β¦" Hans yang juga ikut terdiam.
__ADS_1