
Setelah bercanda Ria dengan bi surti, dan menyelesaikan sarapan pagi nya, Vivian Langsung berangkat menuju bandara dengan koper yang telah di masuk kan oleh pekerja pria yang ada di rumah nya itu ke dalam bagasi mobil sesuai dengan yang di perintah kan vivian.
.
.
.
Saat sampai di bandara, pak supir yang menjadi pengemudi vivian dari rumah hingga bandara ini langsung bergegas keluar dari dalam mobil untuk membuka kan pintu bagi vivian.
Lalu vivian dengan hati hati keluar dari dalam mobil dan berkata..
"Makasih ya pak, udah mau anterin vivian sampai di bandara...Jaga kesehatan terus ya pak, Dan jangan lupa titip salam sayang dari vivian untuk semua pekerja yang sudah melakukan pekerjaan mereka dengan baik selama ini. "
Ucap vivian seolah mengucap kan pesan terakhir dengan wajah nya yang penuh senyum manis sehingga tak membuat pak sopir curiga...
"Sama sama Non. Dan nona juga jangan lupa jaga kesehatan nona ya. Dan ingat untuk selalu berhati hati".
Ucap pak sopir sembari menasehati vivian.
Kemudian vivian berjalan memasuki pintu masuk bandara dengan menarik koper di tangan kanan nya.
Jam menunjuk kan 05:45 pagi, masih ada waktu yang tersisa untuk vivian melakukan cek in.
Setelah selesai melakukan cek in, vivian menyerah kan koper nya kepada pihak penerbangan untuk meletakkan nya di tempat penyimpanan barang.
Setelah melakukan semua prosedur yang ada, Vivian di arah kan ke dalam pesawat dan di dudukan di kursi nomor 5 yang dekat dengan jendela pesawat sesuai dengan nomor penumpang yang vivian dapat kan.
.
.
.
"Perhatian kepada para penumpang, bagi yang belum memakai sabuk pengaman tolong untuk segera di pakai. Karena sedikit lagi kami akan melakukan penerbangan... "
"Sekali lagi, Perhatian kepada para penumpang, bagi yang belum memakai sabuk pengaman tolong untuk segera di pakai. Karena sedikit lagi kami akan melakukan penerbangan... "
__ADS_1
Ucap salah satu Pramugari dengan suara yang sudah bisa kita bayang kan sendiri....
.
.
.
20 menit berlalu semenjak pesawat lepas landas...Vivian yang ada di dalam pesawat itu hanya memandang ke luar jendela, dengan tangan nya yang menahan dagu sambil tenggelam dalam pikiran nya...
Dalam pikiran Vivian itu, Vivian sedang berkhayal tentang dia yang sedang bermain bersama dengan kedua buah hati nya di suatu taman dengan rumput yang hijau.
Sambil membayang kan itu, tanpa sadar senyuman bahagia tergores di pipi vivian.
"Perhatian kepada para penumpang, Pesawat sebentar lagi akan mendarat.. "
Sekali lagi,"Perhatian kepada para penumpang, Pesawat sebentar lagi akan mendarat.. "
Suara pramugari yang menyadarkan vivian dari khayalan nya dan kembali ke dunia nyata...
Setelah lima menit berlalu, Pesawat telah mendarat dengan selamat...
Vivian yang telah sampai di Negara W ini, langsung menaiki taksi yang tersedia di depan pintu keluar bandara negara W, dan menuju ke Apartemen yang telah dia pesan satu hari yang lalu.
Vivian sengaja memesan sebuah Apartemen yang sederhana tapi lingkungan nya yang mendukung, tidak seperti diri nya yang selalu membeli vila baru atau membangun Vila yang benar benar mewah di tempat mana pun dia menginap. Agar tidak terlalu mencolok di masyarakat dan tidak di ketahui oleh orang orang atau keluarga yang mengenali nya...
Bahkan demi menyembunyikan identitas nya, Vivian kembali membuat identitas baru. Bukan sebagai vivian bukan juga sebagai citra lestari, Tapi sebagai 'Riska Anindi' .....
Vivian yang telah masuk dan menempati Apartemen itu merasa ada banyak barang yang kurang.
Tapi karena kemalasan vivian yang masih meraja lela, vivian memutus kan untuk mandi dan beristirahat, Awalnya vivian hanya ingin baring baring saja di atas ranjang untuk meluap kan kemalasan nya, Tapi siapa sangka Vivian justru tertidur dalam hitungan dua menit.
Tik... Tok... Tik... Tok.. (Suara jarum jam yang terus berbunyi memutari angka angka, Bukan Aplikasi tik tok ya pembaca, kalo itu sih beda lagi cerita nyaπ )
Vivian mulai menggerakkan mata nya, dan secara perlahan membuka kedua mata nya.
Emmhh..... (Sambil merenggang kan badan nya) ...
__ADS_1
Vivian pun bangun dan langsung melihat ke arah jam dinding...
Anj*irrrr...... (Ucap vivian kaget sambil memasang muka tak percaya)
Bagaimana tidak kaget, Sekarang jam menunjukan pukul 19:45 malam. Bayang kan dari jam tujuh pagi sampai jam tujuh malam vivian tertidur, terhitung sudah vivian tidur selama kurang lebih DUA BELAS jam EMPAT PULUH LIMA menit lama nya.
Ohh, pantas aku bagun. Kalian pasti lapar ya, maka nya kalian bangunin mami...!
Ucap vivian yang sedang berargumen dengan ke dua buah hati nya yang berada di kandungan nya.
Vivian langsung mengambil handphone yang ada di dalam tas nya dan langsung memesan makanan. Tentu saja yang di pesan vivian adalah makanan makanan sehat, ada dada ayam, hati ayam, Buah buahan, Nasi, dan satu kardus Aqua dengan botol yang paling besar, dan juga susu pendamping ibu hamil.
Setelah 10 menit, para kurir berdatangan di apartemen vivian untuk mengantar kan pesanan vivian.
Setelah itu, Vivian langsung makan agar ke dua buah hati nya mendapat kan nutrisi yang sempurna.
Setelah vivian selesai makan, dia mengambil Hp nya dan mulai mencari di google apa saja yang boleh di makan saat hamil dan masih banyak pertanyaan yang dia tanya kan sembari menunggu nasi nya turun agar dia dapat mandi dan tidur lagiπ
Satu jam kemudian, vivian meletakkan Hp nya di atas meja dan kemudian membersihkan diri nya lagi.
Setelah itu, vivian tidur lagi dengan alasan....
Aku bukan nya malas, aku cuma mengumpul kan banyak tenaga untuk belanja besok dan hari hari seterusnya.
Gumam vivian yang sedikit lagi akan terlelap. Tak butuh waktu lama, vivian langsung tertidur dalam hitungan 5 detik π€π....
Cip.. Cip... Cip... (Suara para burung di atas pohon yang sedang berkicau yang bersebelahan dengan jendela apartemen vivian yang menanda kan haru sudah pagi)....
Setelah mendengar kicauan burung beberapa menit, vivian langsung bangun dan bersiap siap untuk membeli kebutuhan bulanan nya, perabotan perabotan yang masih kurang dan kebutuhan lain nya.
Karena ini hanya belanja bulanan biasa, vivian memutus kan untuk menggunakan pakaian yang ringan dan nyaman, seperti ini :
Lalu vivian mengenakan sepatu yang tidak tinggi dan membahayakan seperti ini:
__ADS_1
Setelah selesai bersiap vivian pun keluar untuk melaku kan kegiatan yang sudah dia rencana kan tadi.
Begitu lah cara vivian menjalani kehidupan baru nya dengan sederhana dan tak mencolok......