Kesalahan 1 Malam,Berujung Kebahagiaan

Kesalahan 1 Malam,Berujung Kebahagiaan
#93.


__ADS_3

[Happy *Reading***😘❀**]


Mobil yang di kemudikan oleh hans dan ronal pun langsung melaju, sesuai dengan yang di perintahkan oleh atasan mereka.


.......


.......


.......


.......


.......


...~Satu jam kemudian~...


~>Jalan masuk dari arah utara<~


"Ciiit.... " Bunyi mobil sport milik vivian yang di parkir..!


"Bang." Vivian yang mendorong pintu mobil kekencangan.


"Aku rasa kau hanya bisa mengantar ku sampai di sini deh, selanjutnya biar aku jalan kaki memasuki gang yang kecil dan sempit ini... " Ujar vivian sembari memasang earphone di kuping nya.


"Tapi Nona... Bagaimana kalo saya juga ikut dengan Nona Vivian dalam membantai kelompok ini..?! " Ucap ronal karena tak mau terjadi apa apa pada tuan nya.


"Oh, jadi kamu mau ikut dengan aku.? Gak papa sih, tapi kalo ada kelompok milik abar yang melihat mobil tak di kenal ini, Lalu menghancurkan mobil ku... Apa kau mau aku pulang jalan kaki.? " Ujar vivian menaikan alis nya..


"Ta... Tapi... " Ronal yang bingung menggunakan alasan apalagi.


"Sudahlah.. Kalo ada apa apa, akan aku sampaikan lewat jam tangan ku, kau juga bisa berbicara dengan ku karena aku menggunakan earphone di telinga. Jadi tetap lah berjaga disini..! " Perintah vivian sambil berjalan memasuki gang yang sangat gelap, kecil, penuh dengan kabut, dan memancarkan aura kematian yang pekat....


"Ugghhh... Pasti di sini udah banyak orang yang mati deh.. Hawa hawanya gak enak banget..! " Ucap vivian sembari melanjutkan perjalanan nya. Hanya cahaya bulan yang samar samar, yang membantu penglihatan vivian malam ini...


~>jalan masuk dari gang belakang arah selatan<~


"Klak." Bunyi pintu mobil yang di tutup.


"Berjaga lah dari sini.. Bila perlu berkeliling lah ke arah utara, kalo ada musuh yang baru datang.. Langsung musnahkan. Kalo ada bala bantuan, segera laporkan pada ku" Perintah irwin pada hans.

__ADS_1


"Apakah tidak perlu untuk saya temani.? " Tanya hans.


"Tumben kau menghawatirkan ku..! " Ujar hans penuh tanda tanya di wajah nya.


"Yah setidaknya citra saya sebagai bawahan yang setia kelihatan dong irwin." Jawab hans.


"Kurang ajar.. Padahal tadi aku baru mau terharu dengan kekhawatiran mu, tapi setelah mendengar kata mu barusan, mood ku untuk memberikan bonus dua kali lipat bulan ini aku tarik kembali..! " Ujar irwin sambil memasuki gang kecil yang sempit, yang di gunakan sebagai jalan keluar atau jalan pelarian bagi kelompok Abar.


"Bos macam apa yang pelit kaya gini sih.? " Protes hans dengan hati yang tersayat, karena tak mendapatkan bonus bulanan.


.... ....


.... ....


.... ....


.... ....


...~Beberapa menit kemudian~...


Vivian telah memasuki bangunan yang kelihatan tua dan tak terurus dari luar, layaknya rumah angker.. Tetapi saat sudah masuk ke dalam nya, semua sangat mengkilap dan terurus. Ada Vas antik, meja dan kursi yang terbuat dari kayu yang berkualitas dan tentu nya mahal..


~>Di Ruang rapat<~


"Bagaimana ini.? Rencana kita untuk mengambil alih perusahaan sky gagal total banget...! " Ucap salah seorang di meja persegi panjang, yang memuat sepuluh kursi untuk sepuluh orang yang sedang berkumpul, Dan tentu saja di pimpin oleh Abar.


"Ini semua karena stefan yang berotak kosong itu... "


"Dasar gak guna... Kenapa si stefan ini tak mengangkat telepon saat di hubungi.? "


"Apakah dia sudah lari dengan uang yang kita berikan pada nya.? "


"Anggap saja investigasi kita kali ini, mendatangkan kerugian yang besar. "


"Apakah perusahaan sky benar benar memiliki pemimpin yang mengerikan.? "


"Yaah aku dengar, perusahaan sky dapat kembali stabil dengan suntikan dana dalam jumlah besar hanya dalam satu hari.! "


"Apakah sesuatu akan terjadi pada kita ? Ini semua kan karena ulah kita.?"

__ADS_1


"Bisa jadi.. Aku memiliki firasat yang buruk dari satu minggu yang lalu... Apakah aku yang terlalu ambil pusing.? "


"DIAAAMMMMM........!!!!!!!!" Ucap Abar yang sekarang sedang stres dan sakit kepala karena stefan yang hilang kontak, di tambah dengan pendapat pendapat yang dia dengar dari ke sembilan orang di dalam ruangan..


"Mau sehebat apa pun pemimpin mereka, tak mungkin dia dapat mengalahkan ku yang sudah lama berada di dunia mafia ini. Jangan memberikan bercandaan yang tidak lucu seperti ini.... Aku perintahkan, cari stefan si bodoh itu sampai ketemu... Lalu bawa ke hadapan ku, uangku sudah banyak nya keluar cuma cuma karena dia.. " Ucap Abar dengan emosi, bahkan... Urat urat di wajahnya langsung terlihat jelas karena berbicara dengan nada tinggi.


"Ta... Tapi Bos.. "


..."DORR...!!! "...


Suara tembakan yang dapat memecahkan gendang telinga, jika baru pertama kali di dengar..


"D... Di... Dia mati.. " Ucap salah seorang yang memeriksa denyut nasi dan nafas dari hidung.


"Jika masih ada yang membantah perkataan ku, dan menjawab tanpa aku suruh... *MATI* adalah ganjaran yang akan kalian dapatkan..!! Mengerti.? " Ancam Abar dengan penuh tekanan.


"Ba.. Baik.. Kami mengerti.. " Jawab kesembilan orang didalam ruangan dengan badan mereka yang gemetar ketakutan..


Salah bertindak dan menjawab saja... Kita akan mati tanpa ampun.. Batin ke sembilan orang itu...


Huh.. Jangan sampai aku menemukan mu lagi stefan brengsek...!! Jika tidak, aku akan memberimu pada hiu peliharaan ku sebagai cemilan pagi.! Batin abar penuh geram.


..."BRAAAKK... "...


Bunyi pintu yang di tendang oleh irwin dengan keras.. Seketika semua pandangan kaget dan panik terarah pada irwin yang berada di pintu masuk....


"Yo~ Selamat malam... Ada rapat yang penting sepeti ini, kenapa aku tidak di undang.?? " Ucap irwin tanpa beban, dan langsung masuk begitu saja..


"Siapa kau..? " Tanya abar yang berusaha terlihat tenang, padahal perasaan nya tak karuan.


"Jika aku memberi tahu nama ku, kau harus mati karena sudah mendengarnya.. Apakah kau tidak takut.? " Tanya irwin yang berdiri dengan tampilan keren.


"Huh... Memang nama mu sangat menakutkan jika di dengar ya.? Aku jadi penasaran.! " Ucap abar yang merasa tertantang..


"Aku Adalah Irwin Agreete.. Hehehe, salah kenal.. " Ucap irwin dengan smirk mencurigakan di wajahnya..


"K.. Kau.... Tidak mungkin.! " Ucap abar sambil mundur ke belakang beberapa langkah, dengan gemetar..


[**Fakta yang di ketahui di dunia mafia.. Memang semua orang tau bahwa di dunia Mafia, Nama Irwin Agreete sudah terpatri jelas di semua telinga dan ingatan.! Karena jika irwin sendiri yang memperkenalkan diri, selanjutnya kau akan berjumpa dengan nenek moyang mu di alam lain..]

__ADS_1


[Fakta ini di ketahui dari orang orang yang meninggalkan peringatan bagi siapapun yang mendapatkan rekaman nya itu. Tapi banyak nyawa yang terus melayang, lantaran tak mengetahui wajah irwin itu yang seperti apa... Semua yang pernah melihat wajah irwin, sekarang sudah beristirahat di alam LainπŸ˜‡....! ]


__ADS_2