Kesalahan 1 Malam,Berujung Kebahagiaan

Kesalahan 1 Malam,Berujung Kebahagiaan
#114.


__ADS_3

"Oke... Karena adik ku yang cantik, imut, dan seperti malaikat telah repot repot menyediakan ruang untuk kita berbicara, maka kita harus menghargai usaha nya dan harus menyelesaikan masalah kita pada hari ini bukan.? " Ucap reynard sambil duduk kembali di kursi nya..


"Langsung saja pada inti nya.! " Jawab dokter rosa dingin...


"Wah.. Kamu dingin banget, yakin kamu gak tau identitas ku.? "


"Di lihat dari adik ku vivian yang memanggil mu kaka, sepertinya kamu adalah anak pertama atau anak kedua dari Om Andhika Satoru.. Benar kan.? "


"Hei.. Berati kau gak tau pasti kalo aku ini anak pertama atau ke dua.? "


"Bukan urusan ku. Dan tak ada yang mengharuskan ku untuk mengetahui semua yang ada di dalam hidup mu. "


"Aku semakin tertarik pada mu.. Bagaimana kalo kita langsung menikah..? Ayah ibu ku pasti akan sangat merestui hubungan ini.. Apalagi udah ada anak lagi..!! "


"AKU MENOLAK NYA.. " Jawab dokter rosa dengan cepat dan tatapan dingin yang sangat menusuk..


"DAN AKU MENOLAK UNTUK DI TOLAK OLEH MU..! " Jawab reynard tak mau kalah..


"Hah.... Aku mendapat satu kesimpulan dari percakapan kita..."


"Apa itu.?? "


"Seperti nya kita akan terus berdebat sampai menutup mata dan tak menuai hasil yang di inginkan masing masing. "


"Ah.. Karena kamu gak mau nikah sama aku, hak asuh anak untuk ku saja.! "


"Kau gila yaah.? Pemikiran macam apa yang timbul dari otak mu itu.? "


"Hei.... Aku tak berencana untuk menikah selain dengan kamu, jadi aku akan mengambil anak kita untuk di jadikan penerus pemimpin keluarga satoru. Atau kalo dia tak bisa menjadi pemimpin sekalipun, dia harus merasakan hak hak istimewa sebagai anak yang memiliki darah satoru... "


"BRAK..! " Bunyi kursi yang jatuh ke belakang, karena dokter rosa langsung berdiri tanpa mendorong kursi sedikit pun..


"Jangan sembarangan kalo berbicara.. Aku saja belum pergi ke kediaman Wijaya karena tak mau Glen di pisah kan dariku.. Apalagi saat aku mendengar pelatihan apa saja yang di ceritakan vivian pada ku..! Jangan bercanda... Aku tak mau kehilangan Glen.. Dia satu satu nya semangat dan cahaya kecil di dalam hidup ku.. Aku tak mau... Kumohon.. Jangan pisahkan aku dari anak ku.. Aku tak mau.. Dan pasti Glen juga tak mau... " Ucap rosa dengan mata yang mulai berair..


"Ah.. Maaf.. Seperti nya aku terlalu bawa perasaan.! " Ucap rosa sambil mengambil tisu dari dalam tas nya, dan mulai menyeka air mata nya..


Aku hanya akan menikah dengan wanita ini saja.. Dia sudah membuat aku tertarik, jadi aku tak akan memberikan cela sampai dia menyetujui untuk menikah dengan ku... Batin reynard..


"Tadi kamu bilang Wijaya.? Oh, keluarga terkaya dan berkuasa nomor tiga sedunia itu yaah.?? Menarik sekali, berarti kau adalah anak ke dua yang identitasnya belum di beritahukan di publik kan.? "


"....... " Rosa hanya diam..

__ADS_1


"Aku anggap diam mu itu berarti iya.. Jadi mana yang kau pilih.? Menikah dengan ku dan akan terus bersama dengan Glen, atau aku mengambil hak asuh glen.! Atau kau mau aku pergi ke kediaman wijaya dan menyerahkan glen pada mereka.?? Putuskan lah pilihan mu... "


"......... " Rosa hanya diam..


"Satu.... " Reynard mulai berhitung


"......... " Rosa masih diam.


"Dua... "


"......... "


"Ti-


"IYA AKU MAU MENIKAH DENGAN MU.. JANGAN PISAH AKU DAN ANAK KU..! " Teriak rosa pada hitungan terakhir.


"Oke.. Kesepakatan telah di buat.. Kita tak akan langsung menikah, aku akan membuat mu jatuh cinta pada ku selama satu bulan. Setelah itu, baru aku akan melamar mu lagi. Kalo kau masih belum jatuh cinta pada ku, aku akan melindungi mu dan glen tanpa harus memiliki status suami istri maupun kekasih.. Setuju..?? "


"Ya Setuju..! " Jawab rosa sabil berjabat tangan dengan Reynard..


Aku hanya perlu bertahan selama satu bulan, aku pasti tak akan jatuh cinta pada nya. Setelah itu, aku akan tetap hidup damai bersama anak ku seperti sebelum nya. Batin rosa penuh tekat.. Dia tak tau, bahwa sesuatu yang dia remehkan akan menjadi nyata dalam hidup nya...


Setelah selesai berunding dan menyepakati hasil diskusi tadi, rey dan ros kembali berkumpul bersama anak anak, lidia, dan vivian..


"Vivi kecil.. Kenapa kamu manggil orang lain kaka sih.? Kaka kamu kan hanya aku sama robert.. " Protes reynard.


"Idih... Kak Ros juga udah jadi kaka aku dari beberapa bulan yang lalu loh...! "


"Kenapa kamu adopsi kaka baru dalam hidup kamu sih.? Emang kaka sama robert masih kurang apa.? "


"Bukan nya kurang, tapi vivi pengen punya kaka perempuan.. Atau kalo kak Rey sama Kak Robert bisa berubah jadi cewe, vivi bakal batalin adopsi kaka ini..!"


"Iyah deh kaka Kasih ijin.. Lagian sebentar lagi rosa akan jadi kaka ipar mu. Soal nama panggilan, kaka gak peduli.. Inti nya dia bakal jadi istri kaka..! "


"Woaaahh.... Gila..! Baru ketemu udah nyosor aja pengen nikah.. Keren.. Keren.. Ayah sama Ibu pasti bangga sama kak Rey..! "


"Benar kan..? Kaka juga tadi udah berpikir kaya gitu..! "


"Vivi.. Masih satu bulan. Dan jadi tidak nya kaka sama kaka kamu itu masih di ragukan..! Iya kan reynard.?! "


"Iya benar.. Gak ada yang salah dari yang di ucapin ros kok..! "

__ADS_1


"Hahaha.. Pokok nya vivi bakal nunggu undangan dari kaka berdua yaah..! Awas aja kalo gak jadi nikah, vivi bakal kurung kalian berdua di satu ruangan, terus vivi bakal kasih satu kotak obat perangsang.. Setelah itu pikirkan sendiri sendiri..! "


"Kan kaka tinggal dobrak pintu dari ruangan yang kamu kunci, masalah beres dong..! "


"Ah vivi lupa kasih tau kaka, kalo ruangan yang vivi buat ini adalah ruangan yang tahan terhadap bom atom, cairan magma dari gunung berapi, bahkan akan bertahan pada saat dunia kiamat.. Hehehe"


"......... " Rey yang terdiam seketika.


"......." Ros yang juga ikut terdiam.


Yaah, mau sedini apapun umur vivi, Genius tetaplah Genius... Batin Rey dan Ros bersamaan....


Sedangkan di satu sisi, Glen telah akrab dengan di kembar.. Karena sifat Reynard yang tak tahan dengan sesuatu yang imut di turunkan pada Glen, alhasil Glen cepat akrap dengan si kembar karena si kembar terus menampakkan keimutan mereka.


"Apakah pipi kalian terbuat dati mars melow.?? " Tanya Glen sambil menekan pipi si kembar pelan pelan...


"Enggak.. Emang kenapa si kak Glen.?"


"Hehehe.. Kak Glen, risal geli kalo ditekan di pipi..!"


"Pipi kalian dangat kenyal.. Seperti mars melow, ah seperti gula gula yupi juga.. Apakah kalo aku gigit rasa nya akan sama.?? "


"Hiiiii..... Jangan dong kak.. Nanti sakit.. Rival gak mau..! "


"Hahaha.. Kak Glen udah kaya kanibal aja. Risal lucu banget kalo liat kak rival emosi sama permintaan kak Glen.. Hahaha.! "


"Oh.. Jadi kamu lebih suka sama kak Glen dari pada sama kaka kamu sendiri.? Tega kamu dek.. ! "


"Ih kok kak Rival ngambek sih.. Risal kiss pipi nya kaka ya.. Tapi jangan marah lagi! "


"Cup.! "


"E.. Em.. Emang siapa yang ngambek..! " Ucap rival dengan wajah senang tapi di tutupi.. Yaah walaupun terlihat jelas sih.


"Risal.. Kiss pipi kaka juga dong. ! " Pinta Glen sambil menunjuk pipi nya.


"Oke.. Cup. " Risal langsung mengecup pipi glen..


"Woaahhh.. Aku gak akan cucu muka selama beberapa hari, biar bekas ciuman risal gak ilang..! "


"Ih kak glen bisa aja.. Hehehe.. "

__ADS_1


"Cih.. Kekanakan... "Ucap rival sok dewasa.


__ADS_2