
"Heh, apakah saking takut nya kamu, kamu menjadi gila dan tertawa seperti itu.?! " Hina amel pada tawa vivian yang menggelegar kelenjar otak nya.
"Aku.? Takut ? Takut pada mu.? Heh, yang benar saja.. Apakah otak mu sudah tak bisa di gunakan lagi.? " Balasan hinaan pada amel yang berhasil menyentak kesombongan amel tadi.
"Ka... Kau wanita j*lang..! Aku kasih kamu satu kesempatan terakhir... Sekarang juga berlutut lalu jilat sepatu Hight hills ku.! Maka aku akan memaafkan mu, dan akan mempertimbangkan untuk tidak menyiksa keluarga mu. " Teriak amel yang kini emosi nya kian membeludak.!
"Menyiksa keluarga ku.? Kamu.? Ingin aku berlutut dan menjilat sepatu Mu.?Pft, puawahahhaha..! Ternyata kamu humoris banget ya.. Makasih loh udah buat aku ketawa lagi. " Respon vivian yang semakin membuat Amel, bapak gunawan, dan tante rara (Ibu tiri irwin) geram...
"Ugh... Hei para pengawal.. Apa yang kalian tunggu lagi.? Cepat seret wanita kurang ajar ini, lalu kurung dia di ruang bawah tanah.! " Teriak bapak gunawan pada para pengawal yang ada di aula pesta dengan emosi yang menggebu.
Sekitar belasan pengawal berlari ke arah vivian, lalu.....
***
Yaah, saat ini semua pengawal yang ingin menyeret vivian tadi, sedang tergeletak di atas lantai dengan tak berdaya beserta babak belur... Bahkan mereka semua pingsan lantaran di pukul dengan kencang di beberapa titik akupuntur pada bagian tubuh sekitaran belakang leher yang berdekatan dengan daun telinga.
"Berani berani nya kalian ingin menyentuh raga Nona kami.?? " Ucap pengawal A.
(Author : Karena author malas banget mikir nama, jadi author pakai aja alfabet A-Z.. Jadi jangan bingung yaah😌)
"Bahkan jika di tugas kan untuk membersihkan sepatu Nona saja, kalian semua tak pantas bahkan tak layak...! " Ucap pengawal B.
"Ckck... Inikah yang di namakan dengan pengawal keluarga agreete ? Hei gunawan, rara, dan amel, lebih baik kalian perkuat penjagaan kalian deh. Harus periksa dengan teliti setiap pengawal dengan tenaga yang bagus, biar tidak di permalukan seperti ini. Ini kan bisa aja di bilang Dua pengawal ku yang sedang buli belasan pengawal kalian.. Atau bisa jadi para pengawal kalian selama ini hanya Makan gaji buta saja. " Sindir vivian.
"Ka.... Kau pasti menggunakan jarum beracun bukan.? " Ucap gunawan agar reputasinya sebagai keluarga nomor dua sedunia tidak rusak.
"Hahaha... Kalian benar benar keluarga yang humoris ya. Kalo begitu aku persilahkan kalian untuk menggeledah raga para pengawal ini. " Ucap vivian.
Karena tak mau kalah dan malu, bapak gunawan pun menyuruh beberapa pengawal untuk menggeledah seluruh raga kesebelasan pengawal yang terletak di lantai itu. Alhasil.. Tidak di temukan satu jarum beracun pun, hanya bekas memar karena beberapa tonjokan saja.
"Maaf Tuan.. Tak ada satu jarum pun pada raga pengawal pengawal ini. " Lapor pengawal pada gunawan.
__ADS_1
"Astaga... Gunawan, Lebih baik kamu dan keluarga mu belajar untuk menjadi manusia saja deh. Dari pada hanya menyiksa orang orang, Membunuh, Menggelapkan uang, dan tindakan konyol lain nya. " Nasehat vivian.
Bapak gunawan, tante rara, dan juga amel tercengang mendengar pernyataan yang di lontarkan vivian dengan sura yang sengaja di perbesar.!
"Apa.? Keluarga Agreete melakukan hal hal seperti itu.? "
"Astaga Tuhan.. Tak dapat di percaya. "
"Inikah yang di nama kan dengan keluarga keluarga yang berkuasa ? Seenak nya saja menghakimi orang orang kecil, dan mengambil hak hak penduduk kecil..! "
Komentar komentar buruk pun sudah mulai terlontarkan dari mulut masing masing individu. Mereka mulai memihak vivian, dan ingin menjatuhkan pihak keluarga agrrete secara tak langsung.
"Kamu jangan bicara omong kosong.! " Teriak tante rara sampai membuat tenggorokan nya sakit, lantaran berteriak terlalu kencang.
"Dasar wanita J*lang.! " Ucap amel.
"Apakah kamu sudah gila.? " Tanya gunawan yang berusaha mengontrol raut wajah nya, agar tidak ketahuan sedang panik...
"Wah... Kalo ini sih aku tak bisa percaya. "
"Yohan adalah anak yang paling di sayang di keluarga agreee ini. Aku dapat melihat nya dengan mata kepala ku sendiri. "
"Ckck.. Seperti nya gadis ini benar benar sudah gila. "
"Aku benar benar menyesal sempat percaya pada perkataan nya tadi. "
Komentar komentar yang sempat memihak vivian tadi langsung berbanding terbalik, ketika mereka mendengar pernyataan dari vivian tentang penyiksaan yohan.
"Kau lihat... Mana ada orang yang percaya pada omong kosong mu itu.!" Ucap tanta rara.
"Mau cari sensasi dan ingin terkenal yaah, makanya datang ke sini.? " Ucap gunawan
__ADS_1
"Apakah kau sengaja berkata seperti itu, agar calon suami ku dapat percaya pada ucapan mu, lalu jatuh cinta dan menikah dengan mu.? Mimpi.! " Ucap amel merendah kan dan meremehkan vivian.
"Panggil Yohan kesini.! Agar mata wanita ini dapat terbuka lebar dan berhenti berhalusinasi... " Perintah amel dengan suara lantang pada pelayan nya.
Suasana semakin kacau, heboh, penuh akan hiruk pikuk, dan para wartawan yang terus stay on dengan kamera dan alat perekam. Bahkan ada beberapa youtuber yang sudah merekam kejadian dari awal tadi, hingga saat ini..
Selang beberapa menit... Yohan pun datang dengan memakai jas berwarna biru langit bagai di siang hari, di lengkapi dengan dasi kupu kupu dan celana jas nya yang sampai di lutut, membuat yohan benar benar terlihat imut.
"Lihatlah anak itu.. Dia sangat terawat dan di urus.. Bahkan ada kemungkinan dia sangat di manja di kediaman agreee ini. "
"Tak mungkin anak ini mendapat siksaan di kediaman ini. "
"Wanita ini memang suka membual tentang sesuatu yang tak masuk akal yaah. "
"Dasar wanita jaman sekarang.. Ingin terkenal dengan cara kotor seperti ini. "
Cibiran dan decakan lidah pun terdengar jelas di kuping vivian. Vivian tak panik sedikitpun, apalagi takut atau gentar. Dia tetap memasang wajah masa bodoh nya.
"Yohan.. Sini sayang sama mama, kakek dan nenek mu. " Ucap amel pada yohan yang baru memasuki aula pesta.
Mata Yohan pun mulai menelusuri dan melihat keadaan sekitar beserta para tamu hadirin. Pandangan nya terhenti saat melihat vivian yang berdiri tepat di belakang amel. Sontak, yohan pun langsung bereaksi..
"MAMA......" Teriak Yohan yang berlari ke arah vivian yang tepat berada di belakang amel.
Bocah sialan ini tumben sekali dia memanggil ku dengan sebutan mama dengan ekspresi bahagia seperti itu.! Lihat saja nanti, aku akan memukul mu untuk melepaskan amarah dan rasa malu yang aku dapat kan hari ini. Di tambah sudah enam hari ini aku tak bisa memukul mu karena kamu sedang sakit. Batin amel.
Amel pun langsung duduk jongkok, dan merentangkan kedua tangan nya untuk memeluk yohan pertama kali nya.
Sayang nya... Yohan melewati amel begitu saja... Lalu memeluk vivian yang juga sedang merentangkan kedua tangan nya.
"Mama.... Yohan kangen banget sama mama.. " Ucap yohan dengan ekspresi yang sangat amat bahagia.. Bahkan senyuman nya benar benar menampakkan bahwa kerinduan nya sudah terhapus kan, saat melihat dan memeluk vivian..
__ADS_1
Em... Pelukan hangat ini memang punya mama. Berarti yohan beneran gak lagi mimpi kan.. Yohan senang banget saat ini... Batin Yohan dengan penuh kegirangan..