Kesalahan 1 Malam,Berujung Kebahagiaan

Kesalahan 1 Malam,Berujung Kebahagiaan
#113.


__ADS_3

Setelah selesai melepas semua kesedihan nya pada sang kaka.. Vivian dan reynard kembali ke dalam kediaman dan masuk ke kamar masing masing dan membersikan diri. Karena seperti yang di katakan sebelum nya, Hari ini akan di adakan perta BBQ kecil kecilan untuk menikmati hari libur bersama...


"Tok.. Tok... "


"Mama udah abis siap belum.? "


"Hehehe.. Aku sama kaka udah abis rapi rapi loh.. Pakai baju yang sama lagi.. "


"Hei.. Setiap hari kita kan emang selalu pakai pakaian yang sama... Kamu gimana sih.??"


"Oia yaah. Tapi hari ini berasa spesial tau.. Kaka emang gak bisa muji adik nya ke, apa ke.."


"Eh ko malah kamu yang cemberut sih dek? Makin hari kamu makin terlihat kaya anak kecil banget tau gak.?! "


"Apa yang salah dengan kelakuan aku kak.? Emang melanggar hukum apa.? Atau perlu pajak yaah.? "


"Lah kok bawa bawa hukum sih.? Fix kamu makin aneh dek... "


"Klek.. " Vivian membuka pintu


"Akhir akhir ini kalian berdua jadi lebih sering berdebat yaah.. Jadi kelihatan kalo makin akrab. Mama jadi gak usah kepikiran sih kalo udah kaya gini.. ! "


"Kok kalo berdebat makin akrab si ma.? "


"Bukan nya lebih ke gak akur yaah.? "


"Entahlah.. Kalo kalian berdua gak akrab, jangan kan berdebat, bertemu sapa aja kelihatan canggung.. Mama gak suka kalo hubungan saudara yang kaya gitu.. "


"Oh... Jadi aku sama adik harus berdebat setiap hari yaah..!


"Em.. Biar kelihatan akrab di depan mama, risal gak keberatan kok ma.. "


"Eh..? Bukan kaya gitu maksud mama. "


"Hahaha.. Adik kaka belum bisa kasih penjelasan yang memadai dan bisa di pahami anak kecil yaah.. Biar kaka aja yang lanjutin.. "


"Hah.. Terserah kaka deh.. Pokok nya jangan bikin tambah runyam yaah.. Oia, kita ke lantai atas yuk, tempat untuk Menikmati BBQ yang paling cocok.. "


"Nona.. Saya saran kan untuk menunggu di rumah kaca dulu.. Karena para pelayan dan beberapa yang ahli dalam juru masak, masih mempersiapkan tempat nya..! "


"Ah.. Kita ikutin kata sisil aja dulu.. Oia sisil, kamu kasih tugas ke beberapa pelayan di depan gerbang, kalo orang orang yang aku undang udah datang, suruh antar ke rumah kaca aja.. Kamu paham kan.? "

__ADS_1


"Baik Nona.. "


Setelah itu, si kembar pun di gendong oleh paman mereka. Rival di tangan kanan, dan risal di tangan kiri.. Sedangkan vivian dan lidia berjalan bersama dan saling mengejek seperti biasa nya..


Saat di rumah kaca, Reynard, Rival dan Risal pun bermain di rumput hijau.. Entah itu mobil mobilan, tebak tebak kan, dengan mulut yang terisi penuh oleh desert yang di suap oleh mama mereka.. Terkadang reynard sang kaka juga minta di suap kan..


Saat tengah asik bercanda ria bersama, muncullah sisil sembari memperkenalkan tamu yang datang..


"Nona.. Dokter Rosa dan Anak nya telah tiba.. "


"Oh kak Ros udah datang.. "


Semua orang yang ada di rumah kaca pun memalingkan pandangan pada dokter rosa dan anak nya glen yang baru datang...


Tatapan Rosa dan Reynard pun bertemu.... Kekagetan dan syok pun melanda ke dua orang ini..


"KAMU.....!!!! " Teriak reynard dan langsung berdiri.


"KA....KAMU...!!!!!" Teriak rosa.


"Bentar..Bentar... Kak Ros sama Kak Rey udah saling kenal.?? Tunggu.. Jangan bilang...." Ucap vivian yang peka pada situasi dan beberapa kemungkinan, sambil menutup mulut nya dengan mata yang terbelalak.


"........ " Ros juga ikut terdiam, sambil memegang pundak glen anak nya sambil gemetaran..


"Vivian.. Mending kalian bertiga bahas masalah ini di ruang belakang yang ada di rumah kaca.. Seperti nya pemikiran kita sama.. Biar anak anak aku yang jaga. " Ucap Lidia yang duduk dan merangkul si kembar, dan mengulurkan tangan nya untuk glen.. Glen yang peka dengan situasi pun langsung meraih tangan lidia..


"Hah... Kak Rosa ikut sama vivian ke ruangan yang ada di bagian belakang rumah kaca, Terlebih khusus nya kak Rey... " Ucap vivian sembari menatap tajam sang kaka.


Vivian pun menggandeng legan kak ros, dan berjalan di depan reynard..


.......


.......


.......


.......


.......


...[Ruang belakang Rumah Kaca✨💐]...

__ADS_1


Reynard pun langsung duduk, di ikuti dengan vivian dan rosa.


"Oke... Kak Rey mungkin mau ngomong duluan.? "


"............ " Rey pun hanya diam.


"Kalo gitu kak rosa yang mau ngomong duluan.? "


"............ " Ros pun Ikut terdiam..


"Hah.. Kalo ke dua kaka vivian ini butuh waktu berdua kasih tau dong, vivian bakal keluar.. Kalian berdua tenang aja, walaupun setiap dinding rumah ini terbuat dari kaca, ruangan ini kedap suara loh.. Jadi kalo mau teriak yah teriak aja.. Vivian pamit pergi Dulu..! "


"JANGAANNN... !!! " Teriak Rey dan Ros bersamaan, dan tangan mereka berdua yang menahan vivian yang sudah berdiri..


"Hah.. Vivian udah tau kalo suasana nya bakal canggung banget kalo gak ada vivi.. Tapi gak mungkin juga kan vivi ikut andil dalam masalah kalian berdua.?!! Kalian berdua punya pemikiran yang lebih dewasa dari vivi, jadi vivian tinggal pergi dulu yaah"


"Usahakan bicara nya sampai klir yaah, vivian gak mau kalo masalah yang udah terjadi bertahun tahun, gak di beresin hari ini... Kalo begitu, Bay bay...! "Ucap vivian sembari melambaikan tangan dan pergi dari ruangan itu menuju tempat si kembar tadi.


Keheningan pun langsung melanda ruangan yang di tempati rey dan ros.. Karena ros yang sudah tak tahan, akhir nya angkat bicara juga..


"I.. Itu.. A.. Ano... Maaf, Malam itu saya benar benar khilaf banget.. Jadi saya kira kamu pria yang bertugas menemani wanita wanita yang datang ke bar itu.. "


"Wah.... Enak sekali kamu bilang aku pria pelayan di bar... "


"Ma.. Maka nya itu aku minta maaf.. A... Anggap saja kejadian itu tak pernah terjadi.. Aku tak akan meminta uang, atau apapun itu.. Aku hanya berharap kamu tidak mengambil hak asuh anak ku Glen. Itu saja.. Aku pamit pergi dulu.. !" Ucap Rosa yang berdiri dari kursi nya, memberi hormat pada rey, dan beranjak anjak pergi dari ruangan itu...


"Tak.... " Rey yang menahan tangan Ros.


"Tunggu dulu.. Kamu mau kemana.?? Seenaknya aja minta maaf dan mau pergi gitu aja.? Kamu pikir aku gak punya harga diri apa.? "


"Kan malam itu udah aku tinggalin cek kosong, tinggal kamu isi nominal nya aja kan.?! Kenapa jadi ribet kaya gini sih.? "


"Eh cewe sombong-"


"Nama saya Rosa yaah.. Jadi tolong panggil saya dengan nama, bukan panggilan atau jelmaan yang lain.! " Ucap rosa dengan tatapan tajam.


Wih gila... Cantik cantik kok galak banget.. Apa jaman sekarang semua cewe kaya gini yaah.? Perasaan banyak yang deketin aku, apalagi yang udah tau latar belakang aku..! Kok ini malah berusaha menjauh dan bahkan nyuruh aku lupain kejadian dulu.?! Gak bisa.. Aku gak bakal lepasin cewe yang menarik perhatian ku dari beberapa tahun yang lalu maupun sekarang.. Batin reynard


"Mari kita bahas yang lebih rinci lagi.. Karena kesepakatan hanya akan terjalin kalo ke dua belah pihak sama sama mendapatkan keuntungan yang sama.!" Ucap reynard dengan Smirk di wajah nya.


Entah kenapa.. Perasaan aku kok gak enak.?? Batin dokter rosa dengan beberapa keringat yang muncul di wajah nya yang gemulai itu.

__ADS_1


__ADS_2