Kesalahan 1 Malam,Berujung Kebahagiaan

Kesalahan 1 Malam,Berujung Kebahagiaan
#119.


__ADS_3

Ah.... Lebih baik aku menghubungi vivian.! Batin dokter rosa dan langsung mengambil hand phone dari saku celana nya..


Jemari tangan titin dengan kecepatan tinggi, mencari nomor kontak vivian..


"Tak..! " Robert mengambil hp milik titin.


"Brak..!! " Langsung di buang ke dinding, dan alhasil hp titin hancur berantakan.


"Apakah kau ingin menghubungi laki laki lain.?? Ah, apakah kau pikir dengan aku saja kau tidak akan puas.? Baiklah, aku akan membuatmu sampai tak bisa berjalan...!!!! "


"He.. Hei- Hmpt.... "


Robert pun langsung menikmati ciuman nya dengan titin.. Titin jelas menunjukkan penolakan nya, tapi robert terus memaksakan kehendaknya...


.......


.......


.......


.......


...(10 menit kemudian)...


Badan titin sudah tak tertutupi oleh kain sedikit pun, robert belum memasukan kepunyaan nya, dia masih mencicipi dan meninggalkan bekas kiss mark di seluruh badan titin..


Saat ini, satu kaki titin di letakkan di atas bahu robert, robert mulai mencium paha milik titin dengan penuh gairah..


Ja... Jangan bilang.. Dia belum memasukan 'itu' nya pada inti ku, karena ingin membuat aku terangsang lebih dulu .?? DASAR KURANG AJAR..!! Dia seperti sudah terlatih dan banyak pengalaman..


"Hah.. Hah... Bert.. Robert... Cepat... Cepat masukan.. A.. Aku sudah tak tahan lagi..!" Pinta titin, karena sudah merasa panas di luar dan dalam..


"Heh.. Akhirnya kau mengalah juga.. Perkataan seperti itu yang aku tunggu dari tadi.. Walaupun aku sudah tegang, aku berusaha agar tak memasukan nya. Kalo begitu, aku permisi...!! " Ucap robert dan langsung memasukan inti nya pada inti milik titin..


Karena titin yang belum pernah berhubungan dengan pria, inti nya sangat rapat tertutup.. Tentu robert langsung menerobos begitu saja dengan paksaan, membuat selaput darah titin robek dan mengeluarkan darah nya...


"Uu... Ugghhh.... " Jerit titin kesakitan..


"Kau sudah memberikan keperawanan mu pada orang lain.? Yang benar saja.. Lalu dara apa saat ini..?? " Ucap robert sambil menggerakkan inti nya di dalam tubuh titin.


"S... Sakit... Pelan pelan.. Aku kesakitan..! " Jerit titin sambil merangkul leher robert dengan tangan yang gemetaran..


"Apakah kau pernah menunjukkan ekspresi seperti ini pada orang lain.?? " Tanya robert.


"Tidak.. Tidak pernah.. Kau .... Kau yang pertama... " Jawab titin terbata bata..


"Baguslah.." Ucap robert dan lanjut memompa dengan kecepatan yang bertambah..

__ADS_1


Titin hanya menjerit kesakitan dengan suara yang semakin membuat robert terangsang... Alhasil, robert terus berpacu dengan gairah nya, karena sudah tak bisa mengontrol diri lagi...


.......


.......


.......


.......


.......


.......


...[Di saat yang sama]...


"Vivi kecil.. Kamu yakin kita mulai pesta BBQ ini tanpa menunggu robert dan titin.?" Tanya reynard sambil memasukan daging BBQ ke dalam mulut nya..


"Kalo kaka mau nunggu kak Robert sama titin, seharusnya kaka gak makan duluan dong.. Ini malah udah penuh aja isi dalam mulut kaka.. " Tegur vivi dengan raut wajah biasa saja, karena sudah biasa dengan kelakuan kaka nya yang bobrok itu...


"Sayang.. Kamu yakin gak mau hubungi kak robert gitu..?? " Tanya irwin..


"Hehehe.. Kalo kamu lagi berduaan sama aku, terus hans telfon kamu.. Bagaimana reaksi mu..? "


"Tentu aku akan marah dan memotong bonus bulanan nya.. !"


"Kamu yakin mereka lagi bercumbu.?? "


"Yakin lah.. Orang hp kak robert udah non aktif.. Di tambah, GPS yang ada di hp kaka menunjukan bahwa mereka hanya diam di tempat.. Untuk selebihnya, kamu tak memerlukan penjelasan aku kan.? "


"Entah kenapa, kamu sangat ahli dan peka kalo urusan kata gini yaah.! "


"Eh.. Eeehh..?? Kamu mau makan BBQ yang di masak chef dodo gak.? Buatan sisil juga enak..! " Ucap vivian lari dari pembicaraan.


"Oh.. Karena kami yang lari dari pembicaraan, sudah pasti kalo 90% pikiran dalam otak mu itu mesum semua yaah..!"


"Sembarangan.. Mending mulut kamu di isi sama BBQ sana, jangan membahas hal yang merusak suasana hati.! " Ucap vivian dengan wajah memerah..


Setelah itu, vivian langsung menghampiri kak Ros yang sedang bersama dengan si kembar, Glen, dan Reynard..


"Mama.. BBQ nya enak banget..!! Rival suka banget.! "


"Hem.. Selain tomat dan wortel, lalapan nya juga risal suka..! "


"Risal..!! Kamu gak suka tomat dan wortel yaah.? " Tanya vivian..


"Iyah ma.. Rasa nya gak enak banget.! Jangan kan risal, kak rival aja gak suka..! "

__ADS_1


"Hah.. Kenapa kalian mengikuti hal yang tidak mama sukai juga sih.?? Kalo kalian gak makan tomat sama wortel, penglihatan kalian bakal kurang dari anak anak yang lain loh..!! "


"Benarkah.? Kalo begitu, rival mau nanya ke mama.. Penglihatan mama bermasalah sampai sekarang gak.? "


"Eh.? Enggak..! Penglihatan mama baik baik aja kok.! "


"Kalo gitu, gak papa dong kalo risal sama kaka gak makan tomat wortel.. Mama kan bukti nyata yang baik baik aja, walaupun gak makan dua jenis buah ini..! "


"Oh.. Jadi kalian berdua udah sekongkol buat ngalahin mama yaah.? "


"Hehehe...!! Tawa si kembar.


"Kalo kalian gak suka makan tomat sama wortel, gak usah di paksain vivi kecil.. Nanti mereka nangis kaya kamu waktu kecil.."


"Iya sih.. Walaupun mereka tak makan tomat dan wortel, nutrisi mereka dapat di ganti dengan makanan dan olahan yang lain kan..?? " Sambung rosa.


"Papa juga gak papa kok kalo anak anak papa gak makan tomat sama wortel.. Asalkan kalian bahagia aja udah cukup kok" Ucap irwin dari belakang vivian..


"Hmpt... Iya deh.. Iya.. Mama gak bakal maksa kalian buat makan tomat wortel lagi... Btw, Riki sama Aurel ada di mana yaah.? "


"Kalo gak salah, kak Riki lagi bahas sesuatu sambil nunjuk nunjuk layar laptop kak lidia" Jawab rival..


"Kalo kak Aurel lagi ngobrol sama kak Hans asistennya papa.! " Sambung risal..


"Wah.. Mereka berempat bisa yaah makan sambil fokus kerja.. " Ucap vivian salut..


"Jadi bangga dan beruntung dapat anak buah kaya mereka..! " Sambung irwin..


Tidak... Kalian berdua sama sama menjadi atasan yang seenak nya saja.. Pasti hari ini kalian nyuruh mengosongkan seluruh jadwal demi pesta BBQ ini kan.? Alhasil, asisten kalian berdua yang kewalahan.. Benar benar di takdir kan untuk bersama... Batin Reynard, Rosa, Glen, dan si kembar bersamaan dengan tatapan datar yang sama.


"Vivian.. Mending kamu sini deh.. Masa iya kamu batalin pertemuan pembahasaan alat elektronik yang mau kita keluarin sih.? Kita bisa rugi besar loh.! " Teriak riki emosi.


"Kan bisa di bahas besok.? Ngapain buru buru banget sih.? Kita Nikmatin liburan hari ini aja yuk..! " Jawab vivian tanpa beban..


"Hah... Bos macam apa kau ini.? "


"Simpan tenaga mu riki.. Karena mau kau berteriak sampai tenggorokan kering juga, vivian bakal kekeh menikmati liburan nya kali ini.. Lagian, kaka nya Reynard udah kasih cek kosong buat aku kok.. Kata nya kalo ada kerugian, tinggal isi nominal aja." Jawan lidia kalem..


"Kaka adik yang hidup jadi sultan itu benar benar merepotkan yah.! " Ucap riki menghela nafas, namun tetap memakan BBQ milik nya..


"Aku tak masalah sih.. Karena jarang jarang aku liat vivian meninggalkan pekerjaan nya, demi liburan dan menikmati hari yang senggang kaya gini... Kalo dia senang, aku juga ikut senang.. Kamu juga kan riki..?? "


"E... Enggak kok... Kamu aja yang pikir nya berlebihan.! "


"Oh yah.? Padahal kamu terlihat senang banget waktu lihat perubahan drastis vivian kaya gini... "


"Blush.. "

__ADS_1


"Hahaha... " Tawa lidia, aurel, dan hans.


__ADS_2