
Ada yang ingin aku tanyakan pada nya.! " Perintah vivian.
"Hah.? Apakah kau jatuh cinta pada nya? Kalo benar seperti itu, selera mu buruk sekali yaah. " Oce riki.
"Kau gila.? Aku akan membunuh nya jika dia tidak memberikan jawaban yang aku mau...! " Teriak vivian dengan emosi.
"Baiklah... Baiklah... Beri aku waktu 30 menit, maka aku akan melakukan nya dengan rapih.! " Ucap riki.
"Ya, bahkan satu jam pun tak masalah. Intinya bawa dia dalam keadaan mata yang masih utuh, pendengaran yang stabil, dan lidah yang tidak di potong. Pokoknya semua organ tubuh nya yang masih berfungsi untuk memberikan informasi".
Ucap vivian.
"Baik.. " Jawab riki.
Laporan dan perintah dari riki dan vivian pun berakhir. Disaat riki dan 10 orang hacker menjalan kan suruhan vivian, di saat yang sama juga vivian kembali menyelidiki tentang keluarga Agreete.
Vivian sedang mencari tahu semua kegelapan yang di lakukan oleh Amel Kirana, ayah kirana (Bapak Ego kirana), Ayah irwin (Bapak Gunawan Agreete), ibu tiri irwin (Ibu ririn), dan kaka tiri irwin (Aldo Agreete), Dan Irwin Agreete . Tentu saja vivian juga berniat untuk menyelidiki irwin di urutan terakhir.!
Semua tindakan pembunuhan, korupsi, penipuan, penggelapan uang untuk sumbangan ke panti jompo dan panti asuhan yang di berikan irwin, Memakai narkoba, mengedarkan narkoba di pasar gelap atau (Lelang yang dihadiri para miliarder tanpa di ketahui para aparat hukum), Penjualan senjata secara ilegal, penganiayaan yang di rekam (Untuk mengisi waktu mereka jika bosan). !
Membuka rumah sakit jiwa untuk merawat pasien yang sakit jiwa, tapi sebenarnya mereka membunuh setiap pasien yang masuk, untuk menjual organ organ tubuh nya, setelah itu menyampaikan pada pihak keluarga bahwa pasien bunuh diri dan beberapa alasan yang dapat menyakinkan keluarga korban.
Semuanya tindakan tindakan itu telah di dapatkan oleh vivian. Banyak nya bukti bukti, hampir memenuhi flash this milik vivian yang penyimpanan nya 64 GB itu.
Bahkan jika semua bukti bukti itu di print, pasti kertas hasil print akan mencapai tumpukan satu meter tinggi nya.
"Baiklah.. Sekarang giliran mu Irwin Agreete.. " Ucap vivian sambil melancarkan virus virus nya pada perusahaan the star milik irwin, agar dapat menghack dan mencari tahu tindakan apa yang di lakukan irwin.
__ADS_1
🍒Berikut adalah ucapan ucapan vivian.🍒
"Hem... Ternyata dia memasuki dunia gelap juga ya (Dunia mafia). Dilihat dari SMS dan beberapa notifikasi yang berbeda setiap menyampaikan pesan, seperti nya kini dia telah menjadi Bos tertinggi di dunia mafia.
"Dilihat dari perubahan data, dia memasuki dunia gelap dari tujuh atau enam tahun lalu. Hem.? Kenapa waktu nya bertepatan dengan waktu aku bertemu dengan nya? Hah, pasti cuma kebetulan. "
"Dia memang membunuh, tetapi orang orang yang dia bunuh adalah orang orang yang telah lama melakukan tindakan kejahatan, jadi gak papa lah yaah.. Hem, perusahaan nya juga beroperasi dengan bersih dan jujur benar benar salut. "
🍒Ucapan ucapan vivian selesai.. 🍒
Saat vivian terus masuk ke dalam sistem milik irwin, irwin pun yang baru kembali dari ruang rapat, dengan kepala yang pening karena hasil rapat yang masih ada cek cok, kini duduk di kursi kepemimpinan dan kebesaran nya.
Saat irwin membuka laptop miliknya, dia menyadari ada yang sedang meretas sistem perusahaan nya.
"Apakah ada yang ingin mencuri informasi milik perusahaan ku? Tidak semudah itu Ferguson...!" Ucap irwin sambil menampakkan smirk di wajah nya yang tampan.
"Ting.. " pemberitahuan dari sistem
"Apa ?? Virus virus yang aku buat dapat di atasi dalam hitungan menit ? " Ucap vivian yang sudah sadar akan situasi nya.
Jemari tangan vivian kini kembali menari di atas tombol papan keyboard milik nya dengan tempo yang sedikit di percepat. Menghalau agar yang sedang menelusuri dirinya ini, pergerakan nya dapat terhenti.
Di satu sisi yang sama, jemari tangan irwin juga ikut menari dengan tempo yang sama dengan vivian. Irwin terus mengirim virus nya, yang berhasil membuat vivian kewalahan. Tak mau kalah, vivian juga mengirim kan virus nya untuk irwin.
Pergerakan jemari tangan mereka berdua, kini sedang sama sama menari dengan tempo kecepatan yang lebih cepat dari yang tadi. Yang menjadi perbedaan nya adalah, situasi vivian yang semakin terpojok, dan kemenangan irwin yang semakin tampak.
Wajah irwin menampakkan smirk, karena merasa sangat seru berlawanan dengan vivian. Sedangkan vivian menampakkan wajah panik dan keringat dingin di wajah nya. Ini adalah pertama kali nya vivian berada di situasi seperti ini.
__ADS_1
Bola mata irwin terus bergerak, begitu juga dengan vivian. Lalu, Vivian menggertak kan giginya, dengan kening yang mulai di kerut.!
"Huh. Aku akan menggunakan virus itu. "
Ucap vivian sambil menekan tombol dan mengirimkan nya untuk irwin.
Irwin cukup kelabakan dengan virus yang lebih tinggi dari yang tadi, tapi bukan nya tidak bisa di atasi.. walaupun memerlukan waktu lebih lama dari yang tadi (6 menit).
Saat irwin sudah selesai mengatasi virus yang di kirimkan oleh vivian, sayang nya vivian telah menarik diri nya. Vivian telah membersihkan semua alamat surel yang dia gunakan, jejak jejak nya saja sampai benar benar bersih dan tak tertinggal.
"Hem~, menarik. Aku sudah berusaha mencari tahu tentang yang berhasil membobol perusahaan ku, tapi tak ada apapun yang dapat membantu. Dan lagi, dia tak ada niatan mengambil informasi milik perusahaan ku. Jika dia ingin melakukan nya, dia pasti sudah berhasil. Dan dari Hasil nya benar benar nihil, aku tidak bisa mendapat satu pun info tentang nya."
"Tapi entah kenapa, orang ini seperti nya sama dengan wanita tujuh tahun lalu ? Membersihkan jejak nya sampai sebersih ini. Em, apakah hanya kebetulan ? Tapi ada apa dengan perasaan ku yang merasa seperti Dejavu ? Hah... Mungkin aku yang terlalu ambil hati..! Tapi jujur, aku menikmati saat berlawanan dengan orang tadi..! "
Ucap Irwin dengan melipat kedua tangan nya di dada nya yang bidang, dan menampakkan senyum bahagia seperti tujuh tajun lalu. Irwin benar benar menikmati waktu saat berlawanan dengan vivian, wajah nya kini tampak sangat bahagia dan ceria..
"Bos lagi kesurupan apa ya ? Atau dia saking terlalu stres dengan hasil rapat tadi, jadi gila makanya senyum senyum kaya gitu. " Ucap Hans sang sekretaris irwin, yang sedang melihat ekspresi irwin dari kaca jendela ruangan CEO milik nya.
Di saat yang sama, ke dua tangan vivian sedang di genggam dan di letak kan di atas paha nya sambil gemetaran.. Wajah nya pucat, keringat dingin mulai membanjiri wajah nya yang cantik itu, lalu..
"Siapa orang yang tadi itu.? Dia dapat mengatasi virus milik ku dengan mudah, Yang bahkan tak bisa di atasi oleh siapapun sampai saat ini.. Bahkan jika aku tetap kekeh melawan nya tadi, aku akan kalah. Kalah telak malahan .! Tangan ku saja sampai gemetaran seperti ini..! Untung saja waktu itu aku pernah membuat virus yang lebih tinggi levelnya dari virus yang lain, jika tidak....Hah..Benar benar sial..." Ucap vivian sambil merebahkan punggungnya untuk bersandar di kursi yang nyaman itu.
Bersambung....!!
Nah ngaku lo semua, pasti pada senyam senyum baca ni episode kan🤭? Udahlah jujur aje...
__ADS_1