
"Bagaimana kau bisa tau semua yang aku lakukan.? Padahal kan dari tadi kamu duduk di hadapan ku, bukan mengawasi ku dari belakang.! " Ujar lidia penuh tanya..
"Ya karena semua video itu udah ada di flash this milik ku, dan karena aki paling tau watak dan pola pikir mu. " Jelas vivian.
"Kalo gitu kenapa kamu gal ngepost dari kemarin kemarin sih.? "
"Yaah masa ia film nya langsung tamat.? Kan belum ada puncak permasalahan nya, dan aku lebih suka membuat mereka menderita setiap menghirup nafas. ! " Ucap vivian tanpa belas kasi.
"Hah... Kau semakin bengis yaah.!! Setiap melihat penderitaan dari lawan, kau akan sangat menikmati nya.. Benar benar punya kelainan.! " Puji lidia mungkin.?
"Entahlah... Aku akan membuat mereka memilih lebih baik mati dari pada hidup, atau aku akan membuat mereka berada di zona takut mati dan takut hidup.. Hehehe... Itu pasti akan sangat menyenangkan.! " Ucap vivian dengan tatapan psiko.?
"Mari hentikan pembicaraan yang bikin bulu badan berdiri, dan turun ke bawah untuk sarapan bersama anak anak mu. Mereka sangat imut, sayang jika aku tidak mengobrol dan menjadi akrap dengan mereka.! " Ucap lidia mengajak lidia untuk sarapan pagi dengan si kembar..
Padahal tanpa dia bilang pun, vivian pasti akan pergi sarapan pagi bersama anak anak nya.
"Ting.. " Pintu lift yang terbuka di lantai tiga.
"Kenapa kau memindahkan meja makan di lantai tiga vivian? " Tanya lidia.
"Yaah biar lebih cepat aja kalo turun dari lantai lima ke lantai tiga. Terus di lantai satu terlalu banyak kesibukan, dapat mengganggu kenyamanan saat makan.! " Jawab vivian dengan logika dan memang masuk akal.
"Klek.." Pintu yang di buka...
"Aduh.. Anak anal mama udah selesai sarapan pagi nya yaah.? " Tanya vivian yang langsung mendekat di ke meja makan, lebih tepat nya di samping ke dua anak nya.
__ADS_1
"Belum mah. " Jawab rival.
"Ini baru setengah nya kok ma.! " Jawab rival..
"Kami makan nya sengaja pelan pelan, biar bisa sarapan bareng mama dan kak Lidia" Seru si kembar dengan kompak.
"Kalian berdua benar benar imut yaah. Udah gitu pemberani dan gak takut walau baru ketemu sama orang baru. Benar benar keren tau..!! " Ucap lidia memuji tanpa henti.
"Makasih loh kak lidia. " Jawab si kembar dengan serangan keimutan 100%. Membuat hati kecil lidia tersentuh dan terpukau akan keimutan mereka.
Ya Tuhan... Kenapa mereka imut sekali..?! Batin lidia
Setelah itu lidia jadi mengobrol yang banyak dengan si kembar saat sarapan, sehingga hubungan mereka semakin akrap.
Setelah itu, rival dan risal langsung memulai pembelajaran dengan Randi seperti biasa nya. Dan Vivian bersama lidia kembali ke ruang kerja, untuk membahas tentang perpindahan perusahaan yang belum finis tadi.
"Vivian.... Memang gampang kalo memindahkan kantor pusat ke negara W. Tetapi.... Tetapi persiapan yang paling terakhir adalah kamu harus memberitahukan pada perusahaan yang kekuatan nya lebih mendominasi dari mu." Ucap lidia dengan nada serius.
Vivian pun langsung terdiam sejenak, lantaran paham dengan yang di katakan oleh lidia. Kenapa Vivian dan Lidia sampai seperti itu.?
**Yaah, peraturan di mana kekayaan dan kekuasaan di hormati, Selalu tertanam jelas di benak individu yang hidup di zaman 2037 ini.
Setiap membuat perusahaan baru, apalagi memindahkan kantor pusat yang menempati rangking lima terbaik, ke negara W harus mendapatkan izin dari perusahaan yang paling tinggi di negara w itu. Contoh nya seperti perusahaan The Star milik irwin, yang menempati rangking ke empat di dunia.
Dengan kata lain, tanpa izin dan lampu hijau dari perusahaan irwin, perusahaan yang akan kau bangun atau kau pindahkan, akan musnah dalam sekejap. Itu adalah final yang sangat buruk, tapi ada akhir yang lain..
__ADS_1
Yaitu, perusahaan mu akan bangkrut dalam hitungan satu atau dua minggu. Semua perusahaan yang bekerja sama dengan mu akan menarik diri, tiba tiba memutuskan kontrak, dan berbagai hal gaib yang tiba tiba terjadi. Hanya dengan pernyataan *Kami perusahaan the star tidak pernah mengakui perusahaan yang baru di bangun itu. * Maka secara otomatis, perusahaan mu akan di sudut kan dan hancur secara perlahan**.
Hal inilah yang membuat Vivian dan Lidia termenung sejenak, memikirkan jalan keluar yang terbaik.
"Kalo aku tetap kekeh dan memindahkan kantor pusat ke sini tanpa izin dari perusahaan the star, pasti akan di hancurkan irwin. Dan hal itu gak berdampak baik bagi anak anak, aku tak mau mereka menderita lagi. Aku ingin memberikan yang terbaik untuk si kembar. " Ucap vivian gelisah.
Karena lidia yang hafal dengan sifat vivian yang akan gelisah jika menemukan jalan buntu, akhir nya lidia mengulurkan tangan nya dan mengelus pundak tangan vivian dengan lembut....
"Kamu jangan gelisah, dinginkan kepala dulu. Pasti bakal ada jalan keluar nya kok, Kamu adalah vivian loh... Orang yang akan memanjat ke atas sampai menemukan pintu keluar saat mendapati jalan buntu, sama seperti sebelum nya.! " Ucap lidia menenangkan vivian
"Em.. Makasih yaah atas nasehat dan penghiburan nya... " Ucap vivian
"Kalo mau di pikirin lagi, si irwin itu pasti gak tau kalo kamu pemilik dari perusahaan Sky yang menduduki peringkat ke lima sedunia kan.? " Ucap lidia enteng..
"Entahlah.... Dalam kasus irwin kali ini, kata Gak tau kurasa kurang cocok..! Lebih tepat nya di sebut Belum tau.! " Jawab vivian dengan nada serius.
"Hah..? Kenapa lamu ngomong nya serius banget sih.?! Emang si irwin agreete itu hebat banget yaah.?" Ucap lidia meremehkan
"Entahlah Lidia... Aku memang tak tau seberapa hebat nya dia, satu hal yang pasti.."
"**Dia lebih hebat dari ku.! Satu satu nya orang yang bisa membuat ku kewalahan saat meretas sistem perusahaan nya, dan orang yang berhasil membereskan semua virus ku yang sulit dalam beberapa menit bahkan detik, yang selama ini tak bisa di bereskan seorang pun. "
"Dan dari pertemuan kami di malam ulang tahun Gunawan Agreete, tenaga nya saat menggenggam tangan ku bisa di bandingkan dan si samakan dengan tenaga yang kak Reynard dan Kak Robert miliki**.... "
"Aku rasa penjelasan seperti ini dapat di mengerti oleh mu Lidia... Jelas, kamu tidak sebodoh orang lain, karena kamu adalah sekretaris pilihan ku. Dan kemampuan mu sudah di akui di keluarga Satoru, bahkan oleh ke dua kaka ku.! " Ucap vivian penuh ketegasan dan nada serius.
__ADS_1
Seketika seluruh bulu badan Lidia berdiri dengan kompak.! Belakang lehernya seperti di selimuti oleh hawa ketakutan akan kematian yang mengerikan.!
Entahlah... Hanya orang yang mengerti kekuatan vivian seperti apalah, yang dapat memprediksikan kekuatan yang dimiliki Oleh Reynard Satoru, Robert Satoru, dan Irwin Agreete.!