
Semua nya sedang bercanda ria, Vivi, rey, dan ros yang bercerita dan tertawa bersama.. Si kembar dan glen yang menyukai keimutan si kembar semakin akrap, Lidia yang sibuk sendiri dengan laptop nya karena banyak dokumen yang harus di periksa...
"Nona.. Tuan Irwin telah datang..! "
"Ah.. Dia sudah datang yaah.! " Ucap vivian melihat ke arah pintu masuk..
"Hem...?? Irwin.? Kok kaya pernah dengar deh.!! Nama nya gak asing banget..!"Ucap Rey yang ikut melihat ke arah pintu masuk..
"Vivi- Loh..? GURU..?? " Ucap Irwin sambil menatap reynard..
"Ah.. Irwin... Pantesan aku rasa nya kaya familiar sama nama kamu barusan.! Apa kabar.?? " Tanya reynard dan berjalan ke arah irwin seperti sudah sangat akrap.
"Baik aja kok.. Guru gimana.? "
"Guru juga baik baik aja.. Kamu tambah ganteng aja.. "
"Ah.. Guru bisa aja.. "
"Tunggu... Irwin, kamu kenal sama laki laki ini.? " Tanya vivian sambil menunjuk kaka nya..
"Yaah.. Aku kenal dengan nya.. Emang ada masalah apa vivian.. .? "
"Dia kaka ku.! " Ucap vivian memegang kening nya..
"Apa..???? " Tanya irwin terdiam seketika..
"Loh.. Kamu akrap bangat sama irwin.. Kenal di mana kalian.? " Tanya Rey yang belum curiga sedikit pun..
"Irwin itu papa dari si kembar kak.. Dia laki laki yang aku ceritakan tadi.. ! Jelas vivian menatap kaka nya...
"Ah... Apa.?? Jadi wanita yang kau ceritakan pada ku, saat aku melatih mu itu vivian..? " Tanya Rey pada Irwin..
"Iyah Guru.. " Jawab irwin sopan.
"Jadi... Ucapan ku yang selama ini mendoakan agar kau dan wanita yang kau temui itu segera bertemu adalah adik ku.?? Ya Tuhan.. Apakah ini lelucon.?? "
"Oh.. Jadi kaka yang udah latih irwin jadi sehebat ini.? Kok kaka gak latih vivi juga sih.? Alhasil, vivi kalah waktu retas jaringan komputer milik irwin kan.?!! "
"Kaka gak tau.. Kaka gak kepikiran sampai sana.. Kaka juga gak tau kenapa semua ini bisa terjadi.. Bahkan waktu itu kama sempat bilang kaya gini ke irwin *Seandainya irwin belum jatuh cinta, kaka mau menjodohkan irwin sama kamu* Tapi siapa yang tau, kalo wanita yang dia maksud itu adik ku sendiri...????? "
__ADS_1
"Hah... Semua nya gara gara kaka..! " Ucap vivian kembali ke kursi nya..
"Karena aku, adik ku bisa ketemu lagi sama pria yang sudah dia usahakan untuk tak bertemu lagi.. Karena aku.. Aaarrggghhh... Gara gara aku, adik ku bakal nikah dan tinggal sama orang lain...!! " Teriak reynard menyesal..
"Ah.. Jangan teriak teriak dong kak.. Bisa gedek telinga vivi dengar suara kaka terus. Pokok nya vivi marah karena kaka gak ajarin cara jadi hacker dan gak ajarin vivi cara berkelahi yang dapat menjatuhkan lawan kaya irwin.. Hmpt...! Ucap vivi sambil membuang muka dari rey...
"Jangan marah sama kaka dong vivi kecil.. Yah.. Damai yuk.. "
"Nggak....! " Jawab vivian dan menggembungkan pipi nya..
"Uuggghh.. Ini semua salah kamu irwin.. "
"Loh kok jadi salah aku sih guru.?? Irwin gak tau apa apa loh.,! "
"Pokok nya aku gak bakal kasih kamu ijin buat nikah sama adik ku.. ;"
"Guru.. Rahasia guru yang irwin tau waktu itu, mau irwin kasih tau ke vivian.? " Bisik irwin di kuping reynard..
"Hah... Hahaha.. Irwin itu adalah adik ipar dan calon suami terbaik sedunia.. Kaka bakal merestui hubungan kamu sama vivi kecil ku.. Mulai sekarang jangan panggil aku guru, panggil aku kaka kaya vivi juga..! "
"Makasih banyak loh kak, atas restu nya.!"
"Sifat rey kaya anak kecil yaah.. Kok bisa dia bakal jadi penerus keluarga satoru selanjutnya.??!! " Tanya rosa yang duduk di samping vivian..
"Ah.. Kak Ros belum pernah liat kak Rey dalam mode serius, maka nya mikir kaya gitu.. Kalo vivi kasih tau sekarang juga kak ros gak bakal percaya.. Kecuali kaka liat dengan mata sendiri..! "
"Kok jawaban nya bikin penasaran sih.?"
"Hahaha.. Kak Rey itu emang bobrok banget orang nya, kalo lagi dalam suasana becanda kaya gini, kelihatan kaya anak kecil, tapi kalo dalam mode serius.. Kaya beda orang.. Yaah untuk lebih rinci nya kak Ros langsung nanya ke kak Rey aja, kalo enggak yah tinggal tunggu timing yang di takdir kan untuk kak ros. Satu hal yang pasti... Kaka reynard itu orang yang baik dan penyayang kok..! " Jelas vivian yang membuat perasaan rosa berdebar.
Perasaan apa ini..? Kenapa aku berdebar karena hal sepele seperti ini..? Entah kenapa.. Aku jadi semakin penasaran sama reynard. batin rosa dengan pipi yang merona.
"Dokter titin telah sampai...! " Ucap sisil..
"Titin.. Gabung sama kita yuk..! " Teriak vivian sambil melambaikan tangan..
"Gak usah teriak teriak juga kali... " Jawab titin dan langsung menghampiri vivian dan beberapa orang yang sedang berkumpul.
"Tuan Muda Kedua.. Robert Satoru telah tiba Nona. "
__ADS_1
"Oh.. Kak Robert..!" Teriak vivian dan langsung berlari dan memeluk robert kaka nya dengan girang...
Vivian bahkan menggantung tubuh nya di badan sang kaka, sehingga mau tidak mau robert harus menggendong vivian ala Bridal style...
Melihat vivian yang tersenyum bahagia dalam gendongan robert, membuat Rey dan Irwin terbakar api kecemburuan..
"Kamu kok kurusan yah.. Berat badan juga berkurang.. Kamu Gak jaga kesehatan kamu dengan baik kah.? " Tanya robert penuh perhatian pada sang adik..
"Hehehe.. Hanya terjadi beberapa hal dalam beberapa tahun belakangan ini kok kak, gak ada yang istimewa... Oia, vivi peringatkan duluan, kaka jangan kaget dengan apa yang kaka lihat yaah.. "
"Apa sih.. Gak usah main misteri segala deh.. Kaka gak ahli kalo masalah kaya gini.. "
"Kalo gitu sekarang kaka turunin vivi dulu."
Robert pun mengikuti suruhan sang adik, saat kaki vivian menapaki tanah, vivian langsung mengarahkan pandanga nya ke arah si kembar..
"Rival.. Risal.. Glen.. Kalian. bertiga coba ke sini sebentar.. "
"Ada apa kaka cantik.. ! " Tanya glen.
"Ada perlu apa mama.? " Tanya si kembar.
"Apa.?? Mama.?? " Ucap robert.
"Hehehe.. Glen.. Kenalin, ini adik dari ayah kamu.. Nama nya robert, perkenalkan diri kamu kaya yang kaka bilang tadi..! "
"Em.. Halo Paman.. Aku Glen Satoru.. Umur aku sembilan tahun.. Senang bertemu dengan mu...! "
"Hoo...! Tadi nama belakang nya satoru kan..? Apa aku yang salah dengar.? "
"Enggak kok kak.. Pendengaran kaka gak salah.. ! " Ucap vivian
"Si kembar.. Kenalin.. Ini kaka kedua mama.. Nama nya Robert satoru.. Salam kenal sama paman kalian yuk.
"Oke mah.. " Jawab si kembar kompak.
"Halo paman.. Kenalin, nama aku rival satoru.. Umur aku enam tahun. Senang bertemu dengan mu.. "
"Hai paman.. Nama aku Risal satoru, umur aku enam tahun.. Aku sama kak Rival kembar identik.. Senang bertemu dengan mu paman...! "
__ADS_1
"Hum... Entah kenapa... Mereka bertiga sangat imut dan menggemaskan... Tidak.. Tunggu.. Bukan kata kata seperti ini yang harus aku keluarkan.. Vivi , jelasin ke kaka..!!! Apa maksud nya ini..? Kalian mau ngerjain kaka yaah.?? "