Kesalahan 1 Malam,Berujung Kebahagiaan

Kesalahan 1 Malam,Berujung Kebahagiaan
#29.


__ADS_3

Keadaan ke 20 orang pengkhianat itu ? Ya, tentu saja mereka hanya mengalami memar di tubuh mereka atau babak belur di seluruh tubuh mereka, dan darah yang keluar dari hidung mereka.!


"SELAIN DARI ITU ",


"PATAH SEMUA NYA ๐Ÿ˜๐Ÿ™‚"


"Kalian tau siapa yang kalian singgung saat ini ? "


Tanya vivian pada mereka dengan posisi duduk sabil memangku kaki nya dan kedua tangan yang sedang di lipat di atas perut nya.


Stefan yang masih memiliki tenaga, memutus kan untuk menjawab vivian.


"Ak..Aku tak..tak tau. Ta..tapi, siapa ka...kau sebenar..sebenarnya ? "


Jawab stefan disertai pertanyaan dengan nada yang sangat rendah dan suara yang lumayan bergetar dan terputus putus dan tak berdaya.


"Ah, kalian tidak tau ? Pantas saja. Baiklah, karena kalian akan mati, maka aku akan mengabulkan permintaan kalian yang terakhir. Setidak nya, aku akan memberitahukan pada kalian, Siapa yang akan mengambil nyawa kalian bukan ?! "


"Baiklah. Hei para pengawal, tolong bantu mereka semua agar dapat duduk dan dapat melihat ku dengan jelas. "


Para pengawal yang sedari tadi berdiri dan berjaga di pintu, kini langsung menjalan kan perintah sesuai dengan perintah vivian. selang beberapa menit, mereka semua sudah di duduk kan di atas lantai, dengan kondisi tubuh yang tak berdaya dan dengan semua pandangan tertuju pada vivian.


Sambil melepaskan cincin yang ada di jari tengah vivian, vivian hanya memasang senyuman di wajah nya tanpa berkata apa apa. Karena vivian tau, perubahan mata nya yang estetik itu dapat memberitahukan identitas nya yang sebenarnya tanpa bersuara.


Perubahan mata vivian yang di dukung oleh suasana saat ini, membuat ke 20 orang pengkhianat itu memasang wajah mereka yang kaget. Mata mereka terbelalak dan wajah mereka yang seakan tak mau menerima takdir yang seperti ini. Mereka tak menyadari bahwa hal yang terjadi pada mereka adalah ulah mereka sendiri.


Mereka pun menyadari bahwa mereka telah menyinggung orang yang salah. Dan dari ke 20 orang pengkhianat itu, ada yang berkata..

__ADS_1


"Terima kasih. Syukurlah setidak nya aku mati di tangan keturunan Satoru yang terhormat, keturunan nomor satu di dunia. Aku sedikit bahagia dan terharu, setidak nya dengan begini tak ada penyesalan di dalam hati ku lagi. "


ucap salah satu pengkhianat itu dengan senyuman di wajah nya yang di penuhi benjolan dan memar memar. Siapa pun yang melihat pasti akan langsung tersentuh. Berbeda dengan vivian, setelah mendengar perkataan itu, vivian tetap memasang wajah dan tatapan mata yang dingin.


kemudian vivian menyatukan ibu jari dan jari telunjuk nya dan di tambah sedikit gesekan, sehingga menghasilkan bunyi dari tangan nya dan menunjuk ke arah para pengkhianat itu. Itu adalah kode yang vivian berikan pada para pengawalnya, yang berarti "Tuntas kan".


"DOR" (Hanya terdengar satu bunyi, tapi dua puluh pistol dan dua puluh peluruh sudah menancap di area vital para pengkhianat dan membuat mereka semua mati. )


"Bereskan. Dan jangan lupa, kubur mereka dengan layak"


perintah vivian yang berarti "singkirkan mayat mayat ini". Walaupun mereka memang sudah mengkhianati vivian, tapi mengubur manusia tetaplah mengubur manusia.


Sekitar 10 menit berlalu, kini ruangan rapat itu sudah bersih kembali. tak ada pecahan pecahan kaca lagi, darah yang berserakan, bahkan ruangan itu telah di penuhi dengan wangi mawar (Pengharum ruangan) yang di sukai vivian. Dan di dalam ruangan rapat itu hanya terdapat vivian dan lidia saja. Para pengawal sudah vivian perintahkan untuk pulang, ada pula beberapa pengawal yang vivian perintahkan untuk berjaga di depan pintu, sekitar 6 orang dengan maksud setelah vivian selesai berbicara dengan lidia, sudah ada pengawal yang dapat mengantar vivian pulang ke negara W (Negara kelahiran vivian, pokoknya di negara W, para pembaca masih ingat kan, jadi gak usah di jelasin lagi).


Vivian yang awal nya sedang berada di dalam suasana hati yang kurang bagus, kini terlihat lebih baik dari sebelumnya.


Tanya vivian pada lidia dengan mata vivian yang sudah kembali ke warna samaran nya (Coklat terang), entah mengapa tapi vivian lebih nyaman dengan warna mata samaran nya ini.


"Yah, tentu saja sudah selesai. bahkan dari lima menit yang lalu. Kini aku masih melihat harga saham perusahaan kita yang terus naik, dan keuntungan kita yang terus masuk ke dalam dana perusahaan. "


Jawab lidia dengan sumringah karena lidia sudah kangen dengan angka angka yang terus bertambah seperti dulu.


Setelah vivian mendengar jawaban dari lidia itu, vivian kembali memangku kaki nya dan menggunakan tangan kirinya untuk menopang wajah nya, sambil memikirkan dan menyusun rencana rencana yang akan dia lakukan saat kembali ke negara W. Rencana yang biasa nya vivian buat bukan cuma rencana a,b,dan c saja. rencana vivian biasanya seluruh alfabet (A-Z), jika rencana A-Z gagal, maka rencana vivian kembali berputar dan mulai star dari awal lagi. Begitulah cara vivian menyusun rencana sehingga membuat dirinya benar benar terlihat menakutkan.


"Baik sudah selesai, harga saham kita sudah melonjak ke langit, semua nya sudah beres. Apakah kau ada niatan untuk mendirikan perusahaan yang baru lagi ?"


"Ngomong ngomong, perusahaan kita yang awalnya berada di rangking empat sedunia, kini sudah turun ke peringkat lima sedunia. Rangking empat sedunia kini telah di duduki oleh CEO Irwin Agreete. Apakah kau akan menerimanya begitu saja ? Atau kau ingin menempati rangking empat lagi ? Atau kau akan bersikap masa bodoh seperti diri mu yang dulu, yang tak pernah peduli dengan kekayaan dan kekuasaan.?"

__ADS_1


Tanya sekretaris lidia pada vivian, dan di jawab oleh vivian.


"Tidak. Cukup dengan posisi saat ini, Jangan memanjat lagi, cukup diam di tempat saja. Pertahankan posisi saat ini, dengan kemewahan dan kejayaan saat ini, aku perintahkan, Boleh berbuat apa saja, intinya perusahaan tetap berjalan dan terus mendapatkan keuntungan secara sehat. jangan mencolok dan pertahan kan posisi rangking lima sedunia ini. Aku percayakan ini pada mu lagi lidia. "


setelah mendengar jawaban vivian, membuat lidia kaget dengan perubahan sifat vivian yang sangat dewasa. Lidia pun berkata...


"Fyuuhh" (Lidia menghembuskan nafas panjang nya ) seperti biasanya, kau selalu membuat aku terkejut di pertemuan kita dan kau juga selalu membuat aku agar terus bekerja. Baiklah, akan aku lakukan "


vivian pun berdiri dan berjalan ke arah pintu, saat dia baru dua langkah lidia berkata padanya..


"Vivian, apalagi yang akan kau lakukan ? Jangan menghilang lagi, aku mohon pada mu. "


ucap lidia dengan mata yang memerah dan sedikit lagi akan menangis, karena tak mau jauh jauh dari vivian membuat vivian terhenti dari langkah kaki nya dan berkata.


"Ah, sek. Lidia yang selalu profesional dan pandai menyembunyikan perasaannya, kini sedang menunjukkan kekhawatiran nya ? (Wajah lidia memerah karena merasa sedikit mau๐Ÿคญ). Terimakasih loh, tapi ada hal penting yang harus segera aku selesaikan. tapi tenang saja, kau dapat menghubungi aku kapan saja kau mau. jika kau bingung harus berbuat apa pada keputusan yang menjengkelkan, tanyakan saja padaku. aku mempercayai mu mengurus perusahaan ku, tapi bukan berarti aku lapas tangan, oke?!"


setelah mengatakan itu, vivian kembali membalikkan badan dan berjalan ke arah pintu,sambil berjalan dan membelakangi lidia, vivian mengangkat tangan kanan nya dan melambai pada lidia sambil berkata...


"Dadah.. Jika urusan ku sudah selesai, aku akan menjelaskan semua nya kepadamu. "


"SREK" (Bunyi pintu yang terbuka dan sudah tertutup lagi)


Sekretaris lidia tersenyum kecil dalam ruangan itu dan berkata


"Dasar merepotkan.! Selalu saja seperti itu, keras kepala tapi selalu keren dalam situasi apapun.! Baiklah, aku akan menunggumu memberikan penjelasan pada ku, sembari menyelesaikan dokumen dokumen yang setinggi langit ini, Fyuhh"


perpisahan antara lidia dan vivian pun berjalan lancar, walaupun lidia yang sedikit keberatan jika harus berjauhan lagi dengan vivian. Tapi permasalahan itu sudah terselesaikan.

__ADS_1


" Alasan vivian memilih untuk memulihkan keadaan perusahaan nya terlebih dahulu dari pada mencari anak anak nya karena, dia tak mau saat dia membawa pulang ke dua anak nya, rumah dan perusahaan sangat kacau balau dan dapat berakibat pada waktu yang seharusnya vivian gunakan untuk bersama dengan mereka. Di sisi lain, vivian ingin memberikan yang terbaik untuk ke dua buah hati nya"...


__ADS_2