Kesalahan 1 Malam,Berujung Kebahagiaan

Kesalahan 1 Malam,Berujung Kebahagiaan
#54.


__ADS_3

"Hem.. Memang wangi dari perpaduan bedak sama minyak telon itu yang terbaik. " Ucap vivian yang sedang meletakkan hidung nya di leher anak nya itu...


"Ha ha ha... Geli ma.. " Ucap anak nya dengan tawa ria..


"Eh.. Maaf, Maaf... Mami gak sengaja. Geli banget ya ? " Tanya vivian


"Enggak kok mi.. Cuma.... Cuma... Ya gitu.. Hehehe... " Jelas bocah itu dengan canggung.


"Ctak" Bunyi jari vivian yang di centikkan.


Para pelayan langsung membawa tempat gantungan baju beserta baju nya, Sekitar 50 baju mungkin.?


"Kamu mau milih yang mana sayang ? " Tanya vivian pada anak nya.


"Em... Mami yang pilih buat aku ya..! " Pinta anak nya dengan wajah yang imut.


Hum..... Anak ku memang imut, aku harus terbiasa dengan situasi seperti ini. Batin vivian.


"Hem, kalo gitu... Gunakan baju yang berkerak berwarna putih itu, lengan nya juga yang sebahu. Terus celananya yang pendek selutut aja, pakai sepatu yang warna nya cokelat muda aja... " Ucap vivian.


"Baik... Kami laksanakan. " Jawab semua pelayan sambil mengenakan baju pada anak lelaki vivian itu.


Yaah, bocah itu sudah tak takut lagi.. Dia sudah bisa membiasakan diri nya, walau hanya beberapa jam di rumah itu.


***


"Hap." Ucap bocah lelaki itu sambil melompat dari tempat tidur. Kaki nya yang kecil itu mulai menapakkan kaki dengan sedikit cepat ke arah mami nya yang sedang duduk menunggu nya di sofa.


"Mami... " Ucap nya menyapa vivian.


"Mi... Gimana.? Penampilan aku bagus gak?" Tanya bocah lelaki itu dengan pose yang menggemaskan ..

__ADS_1


"Kamu tampan banget si sayang.. Sampai sampai, gak ada kata kata yang dapat mendeskripsikan penampilan kamu saat ini." Jawab vivian..


"Em, benarkah ? " Tanya bocah itu dengan menggenggam ke dua tangan nya..


"Huh... Sepertinya kamu tidak percaya ya. Kalo gitu, sekarang kamu berbalik ke arah semua pelayan saat ini.. " Pinta vivian.


Bocah lelaki itu langsung menurut dan memalingkan badan nya ke arah para pelayan..


"Jawab dengan jujur... Bagaimana penampilan anak ku saat ini.! " Ucap vivian.


"Tuan Muda sangat tampan.."


"Yaah, penampilan Tuan Muda sangat manis bak malaikat. " Jawab para pelayan lelaki. Lalu, tiba saat nya bagi para pelayan wanita yang berkomentar.


"Tu.... Tuan Muda... TUAN MUDA SANGAT TAMPAN... "


"KYAAA..... APAKAH TUAN MUDA KITA BISA TERUS SEPERTI INI ?"


"APAPUN ITU, PASTI TUAN MUDA AKAN SELALU BERTAMBAH TAMPAN DARI PADA SAAT INI.. "


" APALAGI... APALAGI..... "


Dan masih banyak lagi komentar yang pelayan wanita lontarkan.. Yaah, kehebohan mereka itu membuat vivian dan anak nya berdiri mematung... Lantaran ekspresi mereka benar benar seperti bertemu Bias mereka.


"Mi... Kayanya mulai sekarang aku gak bakal nanya ke mereka tentang penampilan aku deh... " Ucap anak vivian.


"Mami setuju sama kamu sayang. Bisa bisa gendang telinga kita pecah gara gara teriakan mereka itu... " Jawab vivian.


"Setuju banget mi.. " Sambung bocah lelaki itu.


"Udah udah... Karena seperti nya mereka masih akan terus histeris seperti kesurupan dalam jangka waktu yang lama, sini mami antar kamu ke depan cermin yang besar di sebelah sini.. " Ucap vivian

__ADS_1


Kini anak vivian sedang berdiri di depan cermin yang tingginya setara dengan tinggi orang dewasa yang di lapisi emas. Mata nya terkagum kagum melihat penampilan diri nya yang benar benar berubah drastis.


"Ternya aku benar benar anak mami ya.. Muka aku memang masih kecil, tapi bentuk rahang aku kaya punya mami, terus warna bola mata mami juga sama kaya punya aku.. Akhirnya, ini bukan cuma mimpi doang. " Ucap bocah itu


Vivian tersenyum dan mengelus kepala anak nya dengan lembut. Bocah itupun langsung membalikkan badan nya, agar berhadapan dengan vivian. Kemudian vivian duduk jongkok di hadapan anak nya, lalu...


"Kamu tau..? Mami masih punya satu hal yang sangat penting, yang pasti nya... Akan membuat mu bahagia... " Ucap vivian.


"Apa ma.? " Tanya bocah itu dengan polos.


"Rival.... Nama kamu Rival sayang " Ucap vivian.


Mata bocah itu kini menampakkan gambar bintang yang sedang berbinar binar... Senyum terukir jelas di wajah nya..


"Rival... Nama aku Rival... " Ucap nya.


"Iya sayang.. Nama nya gak bagus ya ? Kalo gitu biar mami pikirka- "


"Gak usah mi.. Rival suka banget sama nama ini.. Rival senang banget, dapat nama untuk pertama kali dari mami.. " Ucap Rival yang sempat memotong pembicaraan vivian.


"Benarkah ? Kamu gak keberatan sama nama ini? " Tanya vivian.


"Bener mami.... Rival gak bohong... " Jawab rival.


"Oia, kenapa nama Rival hanya nama depan aja mi ? Nama mami juga yang Rival tau hanya Vivian. Terus nama belakang kita apa mi ?" Tanya rival penasaran.


"Nama belakang atau marga kamu nanti nyusul ya sayang.. Dalam lima hari ini, mami bakal kasih tau nama belakang mami sama nama belakang kamu.. Kamu gak keberatan kan, nunggu lima hari lagi ? " Tanya vivian.


"Em.. Rival gak papa kok ma.. Gini aja Rival udah bahagia. " Ucap rival sambil memeluk vivian. Tentu saja pelukan dari rival langsung di balas oleh vivian.


Saat berada di dalam pelukan vivian, ronal membuka mata nya dan memasang wajah serius nya... Lalu,

__ADS_1


Hem.. Jika di lihat dari garis besar nya, ruangan ini sangat besar. Sekalipun memang ukuran kamar orang kaya dominan besar, tapi ini terlalu besar untuk di tinggali satu orang. Lemari pakaian, Tempat tidur nya juga ada dua, meja belajar juga begitu.. Sedang kan kalo aku perhatikan dengan seksama, tadi setiap baju yang model, warna, dan bentuk nya selalu ada dua lembar. Dengan kata lain, satu model dua baju.. Jadi kesimpulan nya, aku punya saudara. Entah dia kaka atau adik ku, Yang pasti nya kami adalah kembaran... Pasti ada sesuatu yang terjadi, sesuatu yang tak bisa aku pikirkan, yang menimpa mami. Sehingga mami terpisah dari aku dan saudara kembaran ku. Yaah, tapi untuk sementara pura pura gak tau ajalah... Pasti dalam waktu lima hari, mami bakal kasih tau ke aku semua nya kok.


Batin rival yang sudah selesai menganalisis hal yang dia inginkan, sambil menampakkan senyum di wajah nya. Bahkan dia sekali sekali me ngusel nguselkan kepala nya di leher vivian mami yang itu dengan manja...


__ADS_2