Kesalahan 1 Malam,Berujung Kebahagiaan

Kesalahan 1 Malam,Berujung Kebahagiaan
#17.


__ADS_3

03 Maret 2037.


"Tut..... Tut..... Tut....."....


Bunyi berbagai macam alat medis yang ada di ruangan perawatan vivian yang masih koma. Seperti alat bantu pernapasan, selang infus, alat pengukur kecepatan jantung, alat yang tertancap di perut vivian yang berfungsi untuk memberi kan nutrisi pada vivian yang tidak bisa memakan apa pun dengan logika yang sudah jelas, vivian masih tertidur dalam koma nya... Dan masih ada beberapa alat yang membantu vivian agar terus bertahan hidup.


Dokter Rosa yang waktu itu memindah kan vivian ke ruangan rahasia ini, yang hanya di ketahui oleh Dokter rosa seorang. Dokter Rosa juga sudah membuat surat kematian palsu agar vivian tak dicelakai oleh orang orang berjaz hitam waktu itu. Dokter rosa sudah berjanji pada diri nya sendiri, bahwa kali ini dia akan melindungi Riska (Nama vivian yang masih dalam penyamaran) apa pun yang terjadi.


Selama enam tahun vivian terlelap dalam keadaan koma, dokter rosa merawat vivian dengan penuh kasih sayang. Entah kenapa rasa sayang dokter rosa pada vivian sudah layak nya seorang kaka pada adik kandung nya sendiri.


"Riska (masih dengan nama samaran nya vivian).... Kamu udah tidur enam tahun loh, masa gak bagun bagun... Terus yang bakal menyelamat kan anak anak kamu siapa..? "


Ucap dokter rosa dengan linangan air mata nya yang sudah membasahi pipi nya yang tirus dan putih itu, membuat nafas nya terpenggal penggal karena terlalu lama menangis...


Seorang wanita yang tinggi nya hampir sekitar 159 cm, wajah nya bagai lukisan yang di buat dengan penuh cinta kasih dan dengan penuh hati hati agar lukisan nya tak rusak. Bentuk rahang nya yang tirus, bibir nya yang seksi di dukung dengan dagu nya yang sempurna. Bentuk mata nya yang seolah di rancang untuk menekan lawan bicara, bulu mata nya yang panjang dan tebal yang melentikke atas, di tambah dengan alis mata nya yang tumbuh dengan sangat beraturan.


Di tambah lagi dengan mata biru nya yang terang, jernih, dan mengkilap bagai berlian yang telah di poles yang saat ini masih tak bisa di buka, beserta dukungan rambut hitam bagai di telan kegelapan langit malam yang panjang dan lebat sampai di pinggul nya, yang jika di lihat atau di perhatikan sangat terawat dan tak bercabang...

__ADS_1


Yah,, itu lah gambaran dan deskripsi dari seorang vivian satoru. Seorang wanita yang di ciptakan seakan untuk mengalah kan kecantikan para malaikat yang ada...


Bagaimana dokter rosa tak meniti kan air mata, seorang anak yang umur nya masih di bawah dokter rosa harus menjalani cobaan yang seberat ini (Umur vivian saat mengalami kecelakaan pada enam tahun lalu adalah 19 tahun, jadi jika sekarang sudah enam tahun berlalu, Maka umur vivian saat ini adalah 25 tahun.)


Dokter rosa masih saja menangis karena vivian yang tak kunjung sadar kan diri itu.....


Tiba tiba, tangan kiri vivian yang terletak selang infus itu menggerakkan jari telunjuk nya (Dokter rosa tak melihat reaksi itu karena wajah nya sedang tertunduk dan menangis.)... Kemudian vivian membuka mata nya, dari pandangan yang masih buram, vivian menoleh ke samping kanan. Dan vivian seperti melihat seseorang yang sedang menangis , vivian pun memejamkan mata nya berkali kali agar penglihatan nya yang jelas kembali seperti biasa nya..


Lalu saat penglihatan vivian telah kembali terang, vivian langsung melihat ke arah kanan yang tadi, yang tampak di mata vivian adalah dokter wanita yang pada hari kecelakaan membantu vivian dalam persalinan. Yang membuat vivian sedikit bingung adalah "kenapa dokter itu menangis ?, apa kah ada yang salah ? Batin vivian...


"Dok... Kenapa kamu menangis ? Apa kah anak ku tak terselamatkan? ... "


Ucap vivian dengan nada panik, dan kepala nya yang tiba tiba pusing karena vivian langsung bagun dari posisi nya yang tertidur dengan kecepatan tinggi.


(para pembaca pasti tau lah yaah, gimana rasa nya pas lagi rebahan terus tiba tiba bagun dan langsung lari lari karena di panggil emak " ╥﹏╥" )...


Dokter Rosa pun kaget melihat Riska(masih dengan nama samaran vivian) yang sudah bangun dengan keadaan yang sangat heboh ini. Bagaiman tidak heboh, pasien yang tertidur selama enam tahun, kini telah melepas kan alat bantu pernapasan dengan tangan nya sendiri, dan langsung bagun dengan kecepatan tinggi.

__ADS_1


Sontak perasaan dokter rosa campur aduk. Entah mau bahagia atau bersedih... Yang jelas reaksi tangan dokter rosa langsung memeluk vivian dengan air mata kebahagiaan.


Vivian kembali heran dan semakin panik karena reaksi dokter itu seperti sedang meminta maaf karena tak bisa menyelamat kan anak nya (Padahal orang lagi bahagia karena lo udah bangun loh vivian, udah tidur enam tahun bagun bagun langsung punya pikiran yang di luar nalar. Ngadi ngadi lo😭🤧🤧)


Vivian pun ikut menangis dan berkata kepada dokter rosa..


"Di mana anak ku..? Walau pun tak terselamatkan, tolong bawa kan mereka pada ku. Biar aku yang mengubur nya."


Ucap vivian dengan air mata nya yang sudah keluar sedari tadi dan yang telah membuat pipi nya yang putih dan tirus itu lembap dengan badan nya yang gemetaran.


Lalu dokter rosa memasang senyum pahit di ujung bibir nya dsn memberanikan diri untuk berkata kepada Vivian.


Riska (nama samaran nya vivian), setelah kamu selesai bersalin waktu itu, kamu langsung koma sayang.. Dan lama kamu tertidur dalam lelap koma itu adalah selama "ENAM" tahun. . .


Bagai petir di siang bolong, Mata vivian langsung terbelalak dengan ucapan dokter rosa. Vivian langsung berpikir bagaimana anak nya di besar kan ?, apa kah kebutuhan anak nya tercukupi selam enam tahun ini?, lalu bagaimana dengan perusahaan yang vivian tinggal kan tanpa kabar. ? Padahal dia cuma memberi tahu bahwa dia hanya akan menghilang selama satu tahun, tapi kenapa sekarang malah merembet menjadi enam tahun. ?...


Dan semua kekhawatiran vivian beserta pertanyaan pertanyaan nya sedang meraja lela di dalam otak vivian, membuat wajah nya yang gemulai itu di penuhi oleh keringat dingin....

__ADS_1


__ADS_2