
Saat si kembar telah terlelap dalam tidur mereka bersama mimpi yang indah, di sisi lain. Terdapat beberapa orang yang sedang menderita.
🍇Keadaan vivian. 🍇
Sedangkan vivian.? Yaah, dia kembali ke kamar nya. Melarang para pelayan agar tak masuk, dan menyuruh mereka kembali keesokan hari nya saja. Dengan alasan yang sudah pasti, vivian sedang merendamkan badan nya dengan air dingin, bahkan dengan bongkahan es batu.
Yaah, vivian sedang mendingin kan semua organ, sel, nadi, urat, saraf, otak dan pikiran nya yang sempat memanas tadi karena ulah irwin. Lebih tepat nya karena ulah bersama lah ya, kan sama sama mau...
"Hah.... "Hembusan nafas panjang dari vivian.
"Aku rasa, besok aku akan terkena flu deh. Iya sih, kan aku lagi berendam di air yang super dingin.! " Keluh vivian sambil memijit keningnya yang sempat pening, dan menahan suhu dingin yang terasa sampai ke sumsum tulang nya.
🍉Keadaan Irwin🍉
Jika ada si kembar yang telah tertidur, dan vivian yang sedang merendam badan nya di air es. Terdapat orang lain juga yang sedang berendam di air dingin. Yaah, orang itu adalah irwin agreete.
Dia merendam badan nya di air yang sangat dingin dengan alasan yang sama persis dengan vivian, mendingin kan semua organ nya yang telah memanas, apalagi inti irwin yang sempat tegang tadi🤭.
"Hah.... " Hembusan nafas penuh emosi dari irwin.
"Kalo bukan karena jarum bius yang mendarat di leherku tadi, sudah pasti saat ini aku dan vivian sedang menikmati malam yang menggairahkan seperti tujuh tahun lalu... "
"Awas saja... Aku akan menemukan orang yang menembakan jarum bius pada ku, dan membuat perhitungan dengan nya. " Ucap irwin penuh dendam. Tapi tiba tiba...
"Eh.? Masa tegang lagi.? Padahal hanya bayangin wajah vivian loh.. Seperti nya malam ini aku akan berendam sampai besok pagi. " Keluh irwin karena inti nya bagun lagi.... 😂😂
🍊Keadaan Ronal. 🍊
Saat ronal sedang mengenakan baju tidur nya, tiba tiba..
"Hhaachiii... " bunyi suara bersin dari ronal.
"Apakah ada yang sedang mengutuk atau berbicara hal hal buruk pada ku.? Telinga ku juga gatal.. "
"Hah.. Kenapa tiba tiba aku merinding.? Astaga.. Hidup itu memang berat ya, benar kata bapak sama ibu dulu.. Semakin dewasa kita, bakal datang tantangan dan cobaan yang lebih berat lagi. Semoga saja hanya di marahi Nona Vivian, jika tidak.. Aku tak tau lagi nasib ku.! " Ucap ronal sambil membuang badan nya di atas kasur nya yang empuk, dan perlahan lahan kehilangan kesadaran nya....
__ADS_1
🌃Dan akhir nya malam itu, beberapa orang sedang bernafas seperti biasa nya.. Perbedaan nya adalah, Ada beberapa orang yang sedang menghabis kan malam nya dengan berendam air dingin, tidur bersama, mendapat kutukan, dan menasehati diri masing masing... Sungguh malam yang indah dan penuh akan drama... 🌃
.
.
.
.
⌚Jam 06:30 pagi⌚
Saat ini vivian sedang menuju ke kamar ke dua putra nya. Dengan tujuan yang sama seperti hari hari yang lain yaitu membangun kan mereka dari tidur. Dan vivian yang sedang dalam kondisi pilek dan bersin bersin.
Apakah flu ini dapat menyebar.? Iyah sih, pasti ada virus di setiap penyakit. Seperti nya hari ini aku gak bisa nyium anak anak deh... Batin vivian.
"Klek." Bunyi pintu yang di buka dengan halus..
Vivian berjalan masuk dan melihat ke arah tempat tidur milik risal dulu, tapi dia kaget karena tak mendapati risal yang sedang tertidur. Jantung nya sempat berdetak dengan cepat karena panik, lalu dia memalingkan pandangan nya ke tempat tidur milik rival.
"Fyuh.... " Vivian menghembuskan nafas nya yang lega, karena ke dua anak nya tidak hilang, cuma tidur di satu kasur yang sama aja...
Karena masih tak sanggup menahan kuasa, vivian mengambil hand phone nya, lalu memotret ke dua anak nya dati berbagai sudut yang berbeda.... Hem, mungkin memakan waktu sekitar enam menit.. Para pelayan tentu tak ada yang melihat, karena ingin memberikan waktu privasi untuk ibu dan anak, dan juga karena belum mendapat perintah masuk dari vivian.
Ehem.... Ehem... Vivian sudah cukup, Kau harus membangunkan ke dua anak mu. Agar mereka tak memiliki perut yang kosong dan melewatkan waktu sarapan pagi. Ingat kata kak Reynard dan kak robert, sarapan pagi itu penting... Batin vivian.
Setelah bergolak dengan kata hati dan batin nya, vivian pun melangkah kan kaki nya, lalu duduk di dekat risal.
"Rival... Risal... Bagun nak. Ayo bangun. " Ucap vivian sambil menggoyangkan tubuh si kembar dengan lembut.
"Em... Bentar lagi ma... " Ucap rival dan kembali memeluk risal.
"Lima menit aja ma.. "Sambung risal sambil masuk ke dalam pelukan rival...
Setelah itu........
__ADS_1
"HAH...???? "
"APA...???? "
Ucap rival dan risal bersamaan dengan mata yang langsung melek.
"Iihhhh.... " Ucap ke dua anak ini sambil menjauh kan diri dari satu sama lain.
"Kenapa kamu meluk aku.? Kamu kan punya boneka kecil sama boneka gede. " Ucap risal karena merasa gimana gitu kalo di peluk sama rival.
"Ih kepedean... Aku kira kamu boneka beruang aku yang gede, maka nya aku peluk... " jawab rival.
"Kamu emang mau meluk aku kan.?" Risal yang tetap kekeh akan keyakinan nya.
"Idih..... Sejak awal kamu itu yang salah, ini kan tempat tidur aku.. Siapa suruh kamu mau tidur bareng aku.?! " Ucap rival karena merasa benar.
"Idih.. Kok jadi aku yang salah. Yang di peluk kan aku, dan yang meluk itu kamu. Jadi jelas kamu yang salah. " Ucap risal yang tetap ngotot.
"Kamu yang salah... " Ucap rival
"Enggak.. Kamu yang salah" Balas risal.
mereka berdua terus mengulang kata yang sama, sampai pada akhir nya..
"Mama~" Ucap mereka berdua dengan nada yang putus asa karena tidak bisa menang dan mengalah satu sama lain.
"Iyah.. Kenapa sayang.. " Jawab vivian karena merasa seru melihat bocah mungil nya mempersalahkan masalah sepele.
"Ma... Bukan Rival yang salah.. "
"Mama... Bukan Risal juga yang salah. "
Ucap ke dua bocah itu dengan mata penuh harap, akan di bela oleh sang mama.
Vivian tersenyum lebar, lalu berkata..
__ADS_1
"Hehehe... Bukan Rival atau Risal yang salah kok.. Pak RT yang salah. Jadi jangan memperdebatkan masalah ini lagi oke. "
Jawaban dari vivian tentu langsung membuat rival dan risal tertawa dong. Dengan jawaban vivian ini juga, rival dan risal dapat mengetahui bahwa mama mereka adalah mama yang tidak pilih kasih. Melainkan di sama ratakan.....