Kesalahan 1 Malam,Berujung Kebahagiaan

Kesalahan 1 Malam,Berujung Kebahagiaan
#21.


__ADS_3

Dokter rosa yang mendengar pengakuan dari vivian itu, sontak langsung membuat dia kaget bukan main. Bagiamana tidak, dokter rosa pada awal nya memang sudah menduga kalo indentitas Riska Anindi bukan lah orang biasa, tapi dokter rosa tak memperkirakan sampai ke lima keluarga besar sedunia, karena bagi nya itu sesuatu yang tidak mungkin.


Tetapi sesuatu yang dia anggap tidak mungkin itu, kini terjadi tepat di depan mata nya. Ekspresi kaget ?, tentu saja. Selang satu menit, dokter rosa mulai mengontrol Ekspresi kaget nya itu agar kembali seperti semula.


Dalam kurun waktu lima menit, kesunyian melanda ruangan itu. Tapi, karena suasana sudah semakin canggung, maka vivian angkat bicara...


"Apa kah kaka tidak mau mengakui saya sebagai adik lagi ?. Pasti seperti itu, mana ada orang yang mau jadi kaka dari salah satu lima keluarga besar, pasti bahaya akan selalu bersemayam di dekat nya.! "


Ucap vivian dengan wajah nya yang menunduk ke bawah, tampak jelas ekspresi kesedihan dan kekecewaan di wajah nya. karena tidak akan memiliki kaka perempuan lagi...


Tapi tiba tiba dokter rosa berdiri mengelus kepala vivian yang sedang menunduk itu....


"Mana ada kaya gitu. Orang aku baru aja dapat adik yang cantik, apa lagi salah satu keturunan dari lima keluarga besar.. Siapa si yang bakal nolak. "


Ucap dokter rosa membuat wajah vivian yang tadi nya bersedih, sekarang memasang wajah gembira bahkan dapat melihat binar binar bintang dari mata nya yang sempurna itu. Membuat wajah vivian semakin dan semakin Cantik.......


Astaga, ya ampun...! Gila, bisa bisa nya gue jadi kaka dari anak bungsu keluarga nomor satu di dunia..... Sebenar nya mau gue tolak, tapi Ya Allah lihat lah betapa imut nan cantik nya wanita yang KAU ciptaan ini, wajah nya di buat seolah agar semua permintaan nya tak ada yang tertolak.


Batin dokter rosa yang sedang berteriak protes dan air mata yang tak dapat dia keluar kan.


Sungguh ??..


Tanya vivian agar mendapat kan kepastian yang mutlak...


"Bagaimana mungkin aku menolak mu menjadi adik ku. Aku bahkan merasa sangat senang karena kau sudah mau mengakui identitas mu yang sebenar nya di hadapan ku dengan percaya diri. Aku merasa seakan aku menjadi orang terpercaya mu"..


Jawab dokter rosa sambil memeluk adik nya itu dengan bangga dan bahagia, tentu saja pelukan itu di balas oleh vivian dengan sa~ngat antusias..

__ADS_1


Selang beberapa menit, dokter rosa melepas kan pelukan nya itu dan angkat bicara lagi...


"Baik lah, karena kamu sudah mengakui identitas mu yang sebenar nya, maka sekarang giliran kaka dong"..


Ucap dokter rosa dengan mengedip kan satu mata nya yang membuat mereka semakin akrap lagi...


Vivian yang telah mendengar perkataan kaka nya itu kini menengok ke atas (karena dokter rosa sedikit lebih tinggi dari vivian), dan berkata...


" Loh ? Memang nya kaka punya identitas lain ?... "


Tanya vivian yang memang sedikit terkejut dan bingung dengan pernyataan kaka nya itu. Dokter rosa langsung mendorong vivian dengan lembut agar vivian dapat duduk di sofa, dan dokter rosa ikut duduk di samping vivian. Dan kini mereka saling berhadapan dengan mata yang saling bertatapan...


Ya kau benar, aku punya identitas lain. Nama ku yang sebenar nya adalah "Chrystina Wijaya", anak ke dua dari keluarga nomor tiga di dunia.


setelah mendengar kan pernyataan yang di lontar kan oleh dokter rosa kaka nya vivian itu, vivian bukan nya kaget. vivian justru merasa bahagia dan langsung memeluk dokter rosa dengan wajah yang lebih bahagia lagi...


ucap vivian kegirangan dan di balas oleh dokter rosa kaka nya itu...


"Huu.. mana ada.! Ingat keluarga wijaya itu ada di urutan ke tiga, KE TIGA bukan PERTAMA seperti kamu tau.. (Sambil menjewer pipi adik nya itu). Jadi yang lebih hebat itu tetap kamu dong"...


Jawab dokter rosa pada pernyataan adik nya itu, dan langsung di jawab dengan enteng oleh vivian...


" Bodoh amat... inti nya sekarang aku udah punya kaka perempuan yang hebat banget".


jawab vivian yang membuat kaka nya itu tak bisa berkata mata lagi...


"Oh iya, kaka kan anak ke dua dari keluarga wijaya kan ?Kalo gak salah, berarti kaka adalah keturunan dari keluarga wijaya yang akan di umum kan di dunia tapi di batal kan, iya kan ? "

__ADS_1


tanya vivian yang sedikit penasaran..dan langsung di jawab oleh dokter rosa...


"Jadi kamu tau... kok bisa? padahal belum di umumkan di depan umum loh...."


"Masa kaka gak tau si, satu minggu sebelum keluarga wijaya akan memperkenal kan kaka itu, papa nya kaka itu langsung kasih tau ke papa aku tau.... kan dari dulu om Reza udah akrap bangat sama papa nya vivian. walau pun keakrapan mereka berdua gak di kasih tau ke media massa, biar gak ada konflik antara lima keluarga basar Kak.. "


ucap vivian menjelas kan pada kaka nya yang sempat berpikir keluarga satoru menaruh mata mata di keluarga wijaya.


"Dan pasti kamu juga udah tau kalo keturunan ke dua dan terakhir dari keluarga wijaya yang akan di perkenalkan itu melarikan diri sebelum di perkenalkan di media massa dan dunia kan ? "


tanya dokter rosa pada vivian dan vivian hanya berkata "emm, emm." sambil mengangguk kan kepala nya...


"Apa kah kau tau alasan mengapa aku melarikan diri dari keluarga wijaya? "


tanya dokter rosa pada vivian, dan vivian langsung menjawab dokter rosa...


"Emm, gak tau juga sih. soal nya sulit buat memprediksi pikiran seseorang. Prediksi yang kita buat dan kita yakin pasti benar belum tentu benar. Karena semua alasan yang sudah pasti benar dan mutlak adalah sesuatu yang keluar dari mulut orang yang bersangkutan pada orang kepercayaan nya".


ucap vivian dengan kejujuran dan ketulusan yang sungguh sungguh. jawaban vivian itu membuat dokter rosa tersenyum.


"karena dari jawaban vivian itu, dokter rosa dapat menilai bahwa vivian bukan orang yang suka melabeli orang salah atau benar tanpa kenyataan yang belum pasti atau belum cukup bukti. Dengan kata lain, vivian adalah satu dari seribu orang yang jujur, tegas, berwibawa, dan adil yang ada di dunia ini. "


"Di muka bumi, terkhusus nya di negara ini, banyak orang yang dengan seenak jidat langsung mendiagnosis bahwa orang itu bersalah atau tidak , walau pun bukti yang ada sangat sedikit atau pun tidak jelas. Inti nya ada uang maka permasalahan dapat di selesai kan, entah dia bersalah atau tidak . itu lah pemikiran orang jaman sekarang, yang membuat aku muak pada dunia ini.


(Batin Dokter rosa) "


"Baik lah, karena kamu adalah adik sekaligus orang kepercayaan ku sekarang, maka aku akan memberi tahu mu alasan yang sebenar nya mengapa aku meninggal kan keluarga wijaya yang baru aku temui itu. Jangan menyela saat aku bercerita yaah.."

__ADS_1


__ADS_2