Kesalahan 1 Malam,Berujung Kebahagiaan

Kesalahan 1 Malam,Berujung Kebahagiaan
#117.


__ADS_3

Perasaan titin terguncang... Jantung nya berdebar dengan kencang..


Huh... Titin.. Lo bisa kok.. Ayo tahan perasan kamu, jangan nampak kan perasaan kamu yang bodoh dan lemah seperti saat SMA dulu... Batin titin gelisah..


"Titin... Mau sampai kapan kamu memperlakukan aku kaya orang lain.? " Tanya robert dengan tatapan pilu..


"Ini lo.. Maaf, tapi sebenarnya apa yang Tuan Muda Robert maksud kan yaah.? Saya tidak mengerti..! " Jawab titin dengan bahasa yang sangat formal.. Berbeda dengan diri nya yang tomboi dan kasar seperti saat dengan vivian dan yang lain nya..


"Tuan Muda Robert..?Jadi sekarang manggil nama aku aja kamu gak sudi yaah.? Kamu pernah mikir perasaan aku gak sih.? "


"Hah... Cukup sudah.. Aku sudah tak bisa menahan sifat ku yang sudah buruk dari tabiat nya..! " Ucap titin sambil mengibas kan tangan nya..


"Memikirkan perasaan mu.? Wah bagus sekali.. Lalu bagaimana dengan mu.? Apakah kau pernah memikirkan perasaan ku.? Jawab...! JAWAB ROBERT. ! " Teriak titin emosi..


"Aku benar benar minta maaf waktu itu.. Kejadian beberapa tajun lalu itu bukan di sengaja loh titin, semua ada penjelasan yang masuk akal...! "


"Penjelasan yang masuk akal bapak kau..!! Robert, Lo sendiri yang ngelakuin hal itu dengan Elsa di depan mata gue.. Apa lagi yang perlu lo jelasin hah.? Ah, atau mata gue katarak waktu itu..? " Ucap titin emosi dan meluapkan kekesalan nya..


"Aku kan udah bilang.. Denger penjelasan aku dulu.. Waktu itu-"


"Yaah waktu itu kau dan elsa berciuman di anak tangga yang menuju ke balkon atas sekolah. Tepat di depan mata ku.. Saat aku berjanji akan menyatakan perasaan aku pada mu.. Puas kamu..?? Hiks... PUAS KAMU BIKIN AKU NANGIS LAGI, HA.?? GAK CUKUP DENGAN KENANGAN YANG LALU..??? HIKS... Jawab robert.. Jawab...!!! " Ucap titin dengan air mata..


Walaupun titin adalah dokter yang memiliki kepribadian tomboi, kasar, suka berteriak, dan tak takut apapun, nama nya cewe tetap cewe... Kalo sudah menyangkut masalah perasaan, semua orang akan menangis jika di hadapkan pada sakit hati dan kenangan buruk nya.


"Jangan nangis dong... Titin.. " Ucap robert sambil mengusap air mata titin dengan lembut...


"Lepasin tangan aku sekarang.. Aku mau turun ke bawah..! "


"Enggak.. Aku gak akan lepasin tangan kamu sampai kamu mau diam dan dengan penjelasan aku..! "


"Bodoh amat sama penjelasan kamu... Aku juga udah punya pacar baru kok, jadi untuk apa penjelasan kamu.? Untuk saat ini penjelasan dan kata kata kamu gak guna tau gak.! "


"Titin... Kamu kenapa jadi kaya gini sih.? Pacar baru.? Kamu yang keseharian nya hanya di dalam ruangan operasi, badan yang berlumur darah saat mengatasi kecelakaan mendadak, dan kau yang seperti sedang menyibukkan diri dengan urusan duniawi, agar tak ada waktu untuk diri sendiri.. Kau sedang lari dari sakit hati kamu kan.?? "

__ADS_1


"Emang kenapa kalo aku kaya gitu hah..?? Emang kenapa kalo aku lari dari sakit hati aku.. .?? Emang kenapa kalo aku kaya pengecut hah?? Emang kenapa kal-"


"Hmpt..... Umm... Hmpt..! "


Robert langsung mencium titin dengan sangat kasar... Titin berusaha untuk mendorong robert dan memberontak kan badan nya, tapi kekuatan titin yang lemah, tak seberapa jika di hadapkan di depan robert yang sudah terlatih.


Robert semakin menguasai raga titin.. Satu tangan dia letakan di pinggang, dan tangan lain nya di kepala titin.. Alhasil, mau tidak mau... Suka tidak suka.. Titin harus melepaskan ciuman kedua nya pada orang yang sama...


[Pada orang yang sama.? Yaah, ciuman pertama titin di ambil oleh robert tanpa sengaja. Saat mereka sedang latih tanding basket, titin menginjak tali sepatu nya dan berakhir jatuh di atas raga robert, yang sedang berdiri di depan nya.. Alhasil, semua orang yang ada di tempat latihan pun menyaksikan adegan mendebarkan antara robert dan titin.]


"Hah... Hah... PLAK.!! BAJIG*N... BRENGS*K.. !! " Ucap titin yang baru selesai menampar robert..


Setelah menampar robert dan memaki nya, titin langsung berlari lewat tangga darurat. Bukan menaiki lift, karena takut robert bisa mengejarnya...


Bangsa*t.. !!! Udah ciuman pertama di ambil sama dia, ciuman ke dua juga..?? Gak sopan banget..!! Di tambah.. Di tambah.. Sifat dia kenapa berubah kaya gitu sih..?? Kaya orang lain tau gak..?? Batin titin yang sedang berpacu dengan kecepatan..


Dan benar saja, robert mengejarnya dari belakang.. Saat dia menoleh ke belakang, titin tak percaya dengan yang dia lihat..


Memang titin tak menaiki lift karena takut terkejar oleh robert, tapi itu hanya kemungkinan di dalam benak titin. Bukan benar benar terjadi dan di kejar beneran.!


Alhasil, titin berhasil masuk ke dalam mobil nya yang ada di tempat parkir dan langsung mengemudi pergi dari kediaman vivian dengan kecepatan tinggi.


Tak mau patah semangat, robert menaiki mobil nya juga dan mengejar mobil titin..


...........


...........


..........


..........


"Loh.? itu bukan nya mobil kak robert yaah.? " Tanya vivian yang melihat mobil robert dari rumah kaca.

__ADS_1


"Nona.. Seperti nya Tuan Muda Robert dan Dokter titin ada masalah.. ! " Jawab sisil yang kini berada di jangkauan vivian dalam rumah kaca...


"Sayang... " Panggil irwin pada vivian.


"Kenapa.?? "


"Emang benar ya kalo dokter titin pernah menyatakan perasaan nya sama kak Robert.?? "


"Em..? Belum.. Lebih tepat nya, terjadi sesuatu sebelum dia mengungkapkan perasaan nya.. "


"Terus tadi kenapa kamu cerita hal yang berbeda.?"


"Karena aku suka banget kali liat titin marah marah.. Kecantikan nya kaya bertambah loh..! "


"Kaya nya enggak deh.. Kamu udah sekongkol sama kak robert kan.?? "


"Eh..? Kok kamu mikir nya kaya gitu sih?"


"Soal nya tadi kamu lagi chat sama kak robert, sebelum cerita tentang masa lalu dokter titin yang belum pernah terjadi. Dan yang kamu karang sendiri.. "


"Makin ke sini kamu makin hafal semua gerak gerik aku yaah.. Jadi gak mau dekat dekat sama kamu lagi deh...! " Ucap vivian yang mengangkat kepala nya dari pundak irwin.


"Eh jangan dong.. !! " Ucap irwin sambil menaruh kembali kepala vivian di pundak nya...


"Eh.. Btw, kamu tau dari mana kali dokter titin bakal pergi ke tempat yang sama dengan posisi kak Robert.?"


"Hehehe.. Itu karena aku tau, setiap membahas tentang kak Robert, titin pasti bakal ke tempat yang paling tinggi untuk menjernihkan pikiran.. Kak Robert juga tau hal itu kok..! "


"Jangan bilang kalo kak robert beneran suka sama dokter titin.? "


"Sayang nya, kaka aku itu beneran suka sama titin.. Ini hanya masalah kesalahpahaman aja kok.! Bentar lagi juga udah jadi sepasang kekasih.. Atau bisa jadi, langsung jadi suami istri..! "


"Terus hubungan kita kaya gimana sayang.???"

__ADS_1


"Em.. Aku ngantuk banget.. Mau bobo bentar yaah.. " Jawab vivian lari dari pembicaraan.


"Hahhhh... Kamu selalu pura pura gak dengar kalo ngebahas hal kaya gini..! " Keluh irwin sambil mencium rambut hitam pekat milik vivian...


__ADS_2