Kesalahan 1 Malam,Berujung Kebahagiaan

Kesalahan 1 Malam,Berujung Kebahagiaan
#154.


__ADS_3

Irwin dan vivian pun jalan keluar bersama sambil bergandeng tangan, tentu dengan ekspresi bahagia. Dan langsung pergi ke vila yang irwin bangun di pulau itu, vila yang hanya dua lantai, tapi tetap ada kemewahan nya.


.......


.......


.......


.......


"Brak... " Pintu yang di tutup dengan kencang.


"Empt... hem... " Tentu nya ciuman mereka berdua yang terkesan dalam.


"Win... Kenapa kamu sangat kasar hari ini ? Bibir ku bisa robek. " Kata vivian yang saat ini sudah duduk di atas ranjang bersama irwin.


"Tapi belum robek kan ? Aku tau batasan nya, jadi serahkan saja pada ku. " Jawab irwin dan melanjutkan ciuman nya.


Taj ada lagi yang di mulai secara halus dan perlahan, semua nya di lakukan dengan sangat ganas dan kasar...


Saat sedang berciuman dengan sangat ganas ganas nya, tangan irwin mulai menyusup masuk ke dalam gaun vivian.


Mulai membelai paha vivian dengan lembut, dan tentu nya memberi rasa nikmat pada vivian. Sampai sampai badan vivian gemetaran karena sudah mulai terangsang.


"Srakkk... " Gaun vivian yang di robek. Tentu dengan tenaga irwin, gaun vivian itu seperti tisu yang rapuh.


"Kamu gilaaaaa yah?! Kalau gaun aku di sobek kaya gitu, besok aku mau pakai apa hah ?? Pakai bikini aja gitu ??? " protes vivian.


"Hei, sudah aku katakan bukan ? Di pulau ini ada penduduk yang tentu nya punya label kedokteran, masa iya aku membiarkan mereka tinggal tanpa memenuhi kebutuhan mereka ? " jawab irwin enteng.


"Apa maksud mu ? " tanya vivian.

__ADS_1


"Hah, singkat kata.. Di pulau ini, udah ada pasar, minimarket, toko baju, dan kebutuhan lain nya yang diperjualbelikan. Jadi, masih ada pertanyaan lain ? Kalo tidak, aku akan melanjutkan urusan ku yang satu ini. " Jawab irwin dan mulai mencium semua badan vivian, tanpa terlewat satu bagian pun.


Tentu nya meninggalkan bekas kiss mark yang pasti pasti nya akan membuat vivian pusing besok saat memilih baju untuk menutupi tubuh nya. Tapi yaah bodoh amat, mereka berdua saat ini benar benar hanya memikirkan dan menikmati momen panas di atas ranjang saja.


Karena merasa sudah puas mencicipi seluruh tubuh vivian, tangan irwin mulai menyusuri bagian intim vivian. Saat tangan irwin mulai berputar putar di area itu, vivian men*desa kenikmatan.


Setelah itu irwin karena tak tahan lagi, langsung memasukan kepunyaan nya pada bagian intim vivian yang sudah basah sejak tadi, tentu diiringi suara de*sah kenikmatan dari vivian, yang membuat irwin benar benar hilang kendali.


Irwin mulai menggoyangkan pinggulnya dengan tempo yang sangat cepat, tentu dengan ke dua tangan nya yang memegang gunung kembar vivian yang ada di depan dada. Satu nya di remas, dan satu nya dinikmati dengan mulut, vivian hanya bisa menikmati dengan ke dua tangan nya yang meremas rambut irwin dengan kuat.


Saat mereka berdua sudah mencapai Kli*maks masing masing, bukan berarti cukup sampai di situ saja. Kali ini di mulai dengan gaya yang berbeda lagi, kali ini irwin memasukan nya dari belakang.


Hal itu terus berlanjut dengan beragam gaya, dan tentu nya mereka melakukan nya sampai beronde ronde.


๐Ÿ’ž๐Ÿ’ž๐Ÿ’ž๐Ÿ’ž๐Ÿ’ž๐Ÿ’ž๐Ÿ’ž๐Ÿ’ž๐Ÿ’ž๐Ÿ’ž๐Ÿ’ž๐Ÿ’ž๐Ÿ’ž๐Ÿ’ž๐Ÿ’ž


...(Pagi hari pukul 10)...


Irwin tentu saja memeluk vivian dengan sangat erat juga, benar benar pasangan yang romantis. Tapi apakah saat berpelukan dengan erat begitu, mereka berdua tidak kehabisan nafas ? Atau sesak nafas mungkin ? Kenapa terlihat biasa biasa saja ?? Entahlah...


"Em... " vivian mulai tersadar dan mulai mengedipkan mata nya berkali kali, agar objek yang di lihat nya tampak jelas. Dan setelah itu, pemandangan yang dia lihat adalah sosok irwin yang sangat tampan saat tertidur.


Ahhhh..... Suami aku ko bisa setampan ini ??? Kalo kaya gini sih bisa cuci mata setiap bangun tidur, ahhh nikmat nya hidup. Batin vivian sambil cengar cengir sendiri.


Tapi untuk saat ini, vivian tak bisa terus melihat sosok irwin yang sedang tertidur itu, karena perutnya yang sudah keroncongan tak bisa mentolelir apa pun, sekalipun itu ketampanan irwin.


Dengan berusaha sekuat tenaga, vivian akhir nya bisa melepaskan cengkraman irwin dari badan nya. Setelah itu vivian langsung beranjak dari ranjang, dan...


"BRUUKKK." Kaki vivian yang tak bertenaga tak bisa menahan bobot tubuh vivian, sehingga terduduk lemas di lantai.


Dan lagi kepunyaan vivian rasa nya sangat perih dan sakit, pinggulnya juga. ************ paha, dan semua nya terasa remuk.

__ADS_1


"Astaga... Tadi malam seperti nya aku di perkosa iblis deh. Kok bisa sampai kaya gini ?? Bentar deh, tadi malam sampai berapa ronde sih ??? 10 ? 20 ?? Atau 30 ??? Aahh, aku tidak menghitungnya. " Gumam vivian sambil mengacak seluruh rambut nya.


"Bodoh amat, saat ini aku harus mandi. Membersihkan diri di pagi hari adalah hal yang dapat menjernihkan pikiran. " Kata vivian dan mulai berjalan perlahan lahan ke kamar mandi, sambil memegang tembok sebagai tumpuan nya. Karena jika ada gerakan yang sedikit keras saja, dapat membuat badan vivian nyeri yang tak tertahankan.


Setiba nya di kamar mandi, vivian melihat tubuh nya yang terpantul di depan cermin besar. Semua nya terdapat bekas kiss mark semalam, dan akan hilang jika sudah lewat dua hari. Tadi malam, irwin benar benar lepas kendali.


Bahkan pada saat vivian sudah tertidur karena lelah saja, irwin masih melanjutkan hubungan badan itu sampai dua ronde. Benar benar brutal.


.......


.......


.......


Setelah habis mandi, tubuh vivian kembali segar dan setidaknya mendapatkan 'sedikit' tenaga. Dia tak bisa memakai pakaian dalam nya lagi, karena sudah di penuhi keringat semalam. Jadi vivian hanya mengenakan kemeja putih lengan panjang milik irwin, tanpa mengenakan pakaian dalam.


Vivian yang sudah bisa berjalan tanpa memegang tembok lagi langsung menuju dapur, dan langsung membuka kulkas. Karena vivian masih belum bisa berdiri lama dan memasak, vivian memilih menggoreng dua telur mata sapi, dan empat roti tawar yang sudah di panggang di atas teflon dengan mentega.


Tentu makanan itu bukan untuk irwin, tapi semua nya untuk vivian. Karena vivian benar benar sudah sangat lapar, karena kemarin sudah melewatkan jam makan siang dan makan malam.


Vivian mulai melahap roti tawar dengan telur dadar itu dengan sangat lahap, tentu saja dua gelas jus jeruk sebagai penjernih tenggorokan nya.


"Hah... Kapan terakhir kali aku memakan roti tawar dan telur mata sapi sebagai sarapan pagi yaah ? Emmm, ah saat aku menjalani ujian bertahan hidup di kalangan masyarakat miskin dengan uang 200 ribu selama sebulan. Itu benar benar hal gila, tapi ini juga lumayan enak. Andai kata aku masih memiliki tenaga yang banyak, pasti aku akan memasak. "


"Hiks, ini semua gara gara irwin. Padahal di kulkas semua bahan bahan yang aku perlukan ada banyak, tapi kenapa timing nya tidak tepat ?? Uggghhh... " Protes vivian dan meneguk satu gelas jus jeruk sampai habis, dan sarapan pagi vivian pun selesai.


"Hah.... " Vivian menghembuskan nafas panjang.


Sambil memegang perut nya, vivian berkata "Ahhhh, aku masih laparrr.... "


"Vivi.??? " Panggil seseorang yang baru bangun dari hibernasi nya dengan muka tak berdosa.

__ADS_1


Saat mendengar suara yang tak asing itu memanggil nya, vivian langsung menoleh pada asal suara itu dengan tatapan tajam dan wajah cemberut.


__ADS_2