Kesalahan 1 Malam,Berujung Kebahagiaan

Kesalahan 1 Malam,Berujung Kebahagiaan
#39.


__ADS_3

"Gak, yohan gak sakit ko ma, cuma..."


Ucap yohan...


"Cuma apa sayang ? Jawabnya jangan putus putus kaya gini dong.! " Pinta vivian yang kini tengah khawatir pada kondisi kesehatan yohan.


"Yohan gak lagi sakit ko ma. Yohan cuma lagi khawatir sama jam aja ma. yohan takut sekarang udah lewat dari jam 12 siang ma.." Jelas yohan.


"Emang kenapa kalo udah lewat dari jam 12 sayang ? " Tanya vivian penasaran.


"Jadi kalo yohan gak pulang sebelum jam 12 siang, wanita itu (Amel) , dia bakal pakai alasan ini untuk mukul yohan ma. maka nya sekarang yohan lagi ketakutan. " Jelas yohan tentang kekhawatiran yang melanda nya sedari tadi.


"Heh (Sambil menampakkan smirk di wajah vivian), kamu tenang aja sayang, karena sekarang baru jam 11:05, kita masih punya waktu dong sayang " Ucap vivian yang berusaha menenangkan yohan yang masih tampak cemas.


"Gimana yohan bisa tenang ma ? kalo kita naik bus ke rumah yohan, pasti makan waktu berjam jam. Yohan gak akan bisa tenang.! " Ucap yohan membantah perintah vivian yang menyuruh nya untuk tenang.


"Emang siapa yang bilang kalo kita bakal naik bus sih ? " Tanya vivian.


"Mak... maksud mama apa ? " Tanya yohan yang sedang terheran heran.


"Udah, kalo mama nyuruh kamu tenang, ya tenang aja. Masalah sepele kaya gini aja di besar basar kan.! " Ucap vivian sambil berdiri dan tangan kanan nya tetap mengelus kepala anak nya itu.


Dengan tangan kiri nya, vivian mengambil hand phone yang ada di saku celana nya, dan menelfon ronal, sang pengawal yang bertugas menyetir saat vivian berada di negara W.


"Drrt.. Drrt.. " getaran panggilan yang menunggu jawaban.


"Halo nona. " Sapa ronal dengan suara nya penuh hormat dan sopan santun.


"Dalam waktu lima menit, jika kamu tidak bisa tiba di taman bermain yang aku maksud tadi pagi, siap siap aja turun dari jabatan kamu saat ini. " Ancam vivian.

__ADS_1


"Hah, oh, eh, nona ? Posisi nona saat ini ada di mana ? " Tanya ronal dengan panik sambil masuk ke dalam mobil dan menginjak gas mobil.


"Aku ada di depan tempat makan KFC, yang berada tepat di depan taman. cuma berseberangan jalan aja. " jelas vivian.


"Baik nona" Jawab ronal yang langsung menaikan kecepatan mobil.


vivian pun langsung mematikan telefon nya dan memalingkan wajah nya pada anak yang sedang memeluk kaki kanan nya itu.


vivian tersenyum melihat kelakuan anak itu, vivian lagi lagi mengelus kepala anak nya itu dengan senyuman ketulusan.


"Sayang.... Kamu kenapa sampai meluk kaki mama segala sih ? " Tanya vivian.


"soalnya kalo yohan gak pegangan sama mama, yohan pasti bakal langsung kehilangan mama dalam hitungan detik. "


Jawab anak laki laki itu dengan sangat polos dan jujur.


"Hahaha... hal itu gak bakal terjadi kok sayang." ucap vivian pada yohan.


Vivian pun tentu langsung melakukan hal yang di minta oleh anak nya itu. Dalam hitungan beberapa detik, vivian sudah duduk jongkok di hadapan anak nya.


"Jadi, hal apa yang bakal di sampai kan sama anak mama yang tampan, imut nan menggemaskan ini ? " Tanya vivian sembari menggoda anak nya


"CUP" Kecupan yang mendarat di pipi sebelah kanan vivian.


Mata vivian pun terbelalak, ekspresi bahagia dan sesuatu yang tak dapat di ungkapkan dengan kata kata pun , hanya dapat di lihat dari wajah nya yang kini berwarna merah maron. Sesuatu di dada sebelah kiri nya, lebih tepat nya jantung vivian, kini sedang berdetak kegirangan.!


Tak sampai di situ saja tindakan yohan yang mengejutkan, yohan langsung memeluk vivian dengan erat dan berkata..


"Makasih banyak loh ma.. Mama tau gak, waktu itu yohan pernah janji sama diri yohan sendiri. Kalo suatu saat nanti, saat yohan ketemu sama mama yohan yang sebenarnya, mama kandung yohan yang asli, di saat itu yohan bakal kasih tau semua rasa kekesalan dan kesedihan sama mama yohan.! Terus nangis dalam dekapan mama kandung yohan yang sebenar nya. "

__ADS_1


"Tapi, hari ini yohan udah nangis di pelukan tante yang baik, jadi yohan rasa gak papa kok. soal nya tante orang yang baik banget. Makasih ya, udah mau jadi mama buat yohan dalam sehari. Makasih udah mau jadi orang pertama di sisi yohan dalam keadaan apapun, saat semua orang menyalahkan yohan, mama belain yohan. Saat semua orang tak memercayai yohan, mama percaya sama yohan. "


"Mama marah demi yohan, nangis buat yohan, buat yohan tawa dengan lepas, dan masih banyak lagi hal baik yang yohan alami hari ini. Yohan gak bakal lupain hari ini kok. " ucap yohan dengan suara yang bergetar..


Entah ini hanya perasaan vivian dan yohan saja, mereka benar benar tak mau berpisah. Saat vivian mendengar ucapan keluar dari mulut yohan, vivian merasakan bau bau perpisahan yang akan terjadi.


Kemudian vivian membalas pelukan yohan, membawa yohan dalam dekapan nya yang hangat, lalu berkata..


"Kamu boleh jadiin mami sebagai orang pertama yang baik dan perhatian di sisi kamu. Apapun itu, pasti bakal mama kabul kan semua permintaan jika kamu minta, semua akan mama lakukan untuk mu. "


"Maka dari itu, tunggulah sebentar lagi.. Karena sebentar lagi, kesedihan dan kesendirian mu akan berakhir sayang...! "


Ucap dan pinta vivian pada yohan.!


Setelah mendengar respon jawaban dari vivian, Yohan bingung dengan pernyataan yang di lontarkan vivian.


Tapi yohan menyingkir kan rasa bingung itu dari kepala dan pikiran nya, kemudian menikmati pelukan hangat dari orang yang bertutur kata dengan lembut saat berbicara dengan nya itu.


๐Ÿ‘‘๐Ÿ‘‘๐Ÿ‘‘


Setelah pertemuan vivian dan yohan, lebih tepat nya setelah yohan mencurahkan isi hati nya, dan kenyataan bahwa yohan adalah anak dari vivian, walaupun hanya vivian yang tau.!


Kini jam menunjukan pukul 11:09 menit. Yaah, tak terasa waktu berlalu begitu cepat. Dan kini, mobil limosin panjang berwarna hitam dan mengkilap sudah terparkir di hadapan vivian.


pandangan beberapa orang tertuju pada limosin itu. Yohan tak bergeming, karena dia berpikir bahwa limosin itu adalah milik orang lain, Bukan milik vivian. Jadi yohan kembali memalingkan pandangan nya pada vivian.


Ronal yang dengan keringat dingin, keluar dari dalam limosin itu dengan terburu buru dan menghampiri vivian. Kemudian saat dia sudah berada tepat di depan vivian, dia membungkukkan badan nya dan memberi hormat pada vivian.


"Selamat siang nona. Saya sudah datang, bahkan satu menit lebih awal dari waktu yang di berikan. Apakah ada perintah.?! " Salam hormat dan pertanyaan yang di lontarkan oleh ronal.

__ADS_1


Mata yohan pun kaget melihat orang yang bertugas mengemudi limosin memberi hormat pada vivian.


__ADS_2