Kesalahan 1 Malam,Berujung Kebahagiaan

Kesalahan 1 Malam,Berujung Kebahagiaan
#126.


__ADS_3

Setelah mengeluarkan semua rencana yang para setan setan cilik ini susun, si kembar memutuskan untuk berkeliling kantor. Tak ada yang mengantar mereka, karena ada pengarahan dari jam tangan yang mereka berdua kenakan. Lagi pula, sekalipun tersesat, mereka bisa langsung menghubungi papa mereka.


Dan satu lagi, ingatan si kembar benar benar sangat tajam dan dalam. Apapun yang mereka pelajari atau lewati, pasti terukir jelas di dalam otak kecil mereka.


"Kak... Risal bosan banget nih, " kelu risal dengan helaan nafas panjang.


"Dek... Kamu tau.? Selama kita berdua sama sama, kamu udah menghela nafas panjang sebanyak 137 kali ? " seru rival dengan satu alis yang di angkat.


"Astaga kaka.. Kok kaka hitung hal yang gak penting kaya gitu sih ? " tanya risal dengan pandangan mata yang datar.


"Gak penting ? Gak penting kamu bilang ? Dek, kita ini masih enam tahun loh, masa kamu udah hela nafas kaya kakek kakek ? Ini penting banget buat kaka loh dek, kaka gak suka kalo kamu menghela nafas panjang kaya gitu lagi ! Janji jangan kaya gitu lagi yaah, " pinta rival dengan sungguh sungguh, sambil mengeratkan genggaman tangan pada adik nya.


"Iyah kak. Risal janji gak bakal kaya gitu lagi, kecuali kalo lagi kepepet aja sih.


Hehehe, " jawab risal sambil menunjukkan gigi susu milik nya, pada sang kaka


"GAK MAU ! LEPASIN GAK ? SAYA INI CALON NYONYA DI PERUSAHAAN INI LOH, BERANI BERANI NYA KALIAN MEMPERLAKUKAN SAYA SEPERTI INI ?! " teriak amel sambil berusaha membebaskan ke dua tangan nya yang sedang di cengkram.


"Maaf kan kami. Kalo nanti Bos Irwin yang datang sendiri dan mengiyakan pernyataan anda barusan, saya bersedia di pecat dari pekerjaan ini , " seru salah satu satpam yang ada di lantai sembilan itu.


"Kaka... Karena risal lagi bosan, kita ngerjain si nene lampir yuk. Boleh yaah, boleh kan kak ? " tanya risal sambil berbisik dan penuh antusias.


"Hah kau ini... Karena kaka juga lagi bosan, yuk kita isi waktu kita dengan kegiatan yang berguna, " jawab risal dengan senyum percaya diri nya.


"Hehehe... Kaka yang terbaik, " sahut risal sambil meloncat.


"Ada apa ini ? " seru rival dengan suara yang tegas, namun tetap terdengar keimutan dari intonasi suara nya itu.

__ADS_1


"Kenapa dari tadi ribut ribut sih ? Lagi ada konser apa gimana ni ? " sambung risal sambil mengorek kuping nya, karena merasa sangat terganggu.


"Kami menghadap ke dua Tuan Muda. Ada apa gerangan para tuan muda ini turun sampai ke lantai sembilan ini ? " Tanya satpam A yang menjawab perkataan amel tadi.


"Maaf kan kami Tuan Muda. Ini hanya sedikit gangguan, kami akan membereskan nya sekarang juga. " Sambung satpam B yang bertugas bersama satpam A.


Perlu di ingat, di perusahaan the star milik irwin ini, terdapat 10 pengawal di lantai 1, dan masih terdapat 2 satpam di setiap lantai dan lift, untuk menjaga keamanan, dan selalu mengecek dan mengkonfirmasi bahwa orang yang boleh lewat adalah orang yang benar benar sudah membuat janji dengan atasan mereka.


"Y... Yohan ? Kamu pasti datang buat jemput mama kan sayang ? Kamu emang anak mama yang terbaik, " ucap amel yang merasa lega.


"Yohan ? Siapa yang bernama yohan di sini ? Kaka, apakah kau mengerti maksud wanita ini ? " tanya risal dengan wajah polos nya.


"Entahlah dek. Kaka gak begitu paham dengan bahasa binatang." Sindir rival dengan tatapan menghina pada amel.


"Hahaha.. Kaka emang manusia paling benar deh. " Sambung risal.


"Hei tante, aku bukan yohan ! Aku adalah Risal, apakah kau salah mengenali orang ? " Tanya risal sambil melipat ke dua tangan nya.


"T.. Tante ? Kamu manggil aku apa tadi-"


"Dan lagi, kok bisa tante tante masuk ke perusahaan papa ? Tante percaya diri banget ya, sama wajah tante yang penuh dengan operasi plastik? " Tanya rival memotong pembicaraan amel.


"Kau tau dari mana wajah ku bekas operasi ? Jangan asal bicara yaah ! " Ucap amel marah marah dan ingin menampar rival, tetapi di tahan oleh para satpam.


"Cih... Sekali lihat juga udah tau kali, wajah tante kan gak simetris sama sekali. Terdapat banyak rekayasa di wajah tante. Masuk sampai ke lantai sembilan saja sudah merupakan suatu bakat dan talenta yang tak di miliki oleh orang lain loh... " Hina rival sambil menampakkan smirk di wajah nya.


"Hem ? Bakat dan talenta yang kaka maksud ini apa kak ? " Tanya risal.

__ADS_1


"Astaga, kau benar tak tau yaah ? Tentu saja bakat MENCURI DAN PEMBOHONG !!! " Jelas rival


"Pft... " Ke dua satpam yang menahan tawa.


"Kau iblis kecil, sini aku beri kau pelajar-"


"Cukup sampai sini. Berani sekali kau melayangkan tangan pada ke dua anak ku...?! " Ucap irwin menghampiri si kembar


"Papa... " Teriak si kembar dan berlari memeluk kaki irwin.


"Kalian berdua gak kenapa kenapa kan ? " Tanya irwin peduli.


"Hiks... Pa... Tante ini tadi bilang aku sama adek anak haram pa... Hiks... Apa bener kalo aku sama adek anak haram ? " Tanya rival mulai berakting dengan linangan air mata.


"Hiks... Pa... Apa aku sama kaka benar benar anak haram ? Hiks, risal gak mau jadi anak haram pa.... " Sambung risal dengan akting yang sangat mendukung.


Setelah mendengar pertanyaan dari ke dua buah hati nya, irwin mengerutkan dahi nya dan mulai memandangi amel dengan tatapan dingin. Bahkan ke dua satpam yang sedang memegang tangan amel, merasakan aura dingin yang luar biasa. Seketika bulu kuduk mereka berdiri kompak.


"Ada keperluan apa, mantan tunangan ku datang ke sini ? " Tanya irwin dengan raut wajah yang benar benar tak dapat di deskripsikan keseraman nya. Tentu saja di iringi dengan tangisan si kembar yang semakin menjadi jadi. Padahal cuma akting, tapi jadi kebablasan mungkin ?!


"Sa... Sayang... A... Aku tau kalo kamu sama aku itu masih saling mencintai loh. Jadi kita rujuk lagi yaah, aku gak bisa hidup tanpa kamu.! " Ujar amel memohon pada irwin.


"Kau datang karena perusahaan ayah mu terancam bangkrut dalam satu minggu ini kan.? " Ucap irwin sambil mengangkat alis dengan tatapan menghina.


"Ka... Kamu tau dari mana kalo perusahaan ayah ku akan bangkrut ? " Tanya amel dengan pandangan bergetar.


Ya karena yang membuat harga saham kalian jatuh dalam satu malam adalah kak reynard guru ku dan kaka vivian. Aku memang tak tau latar belakang kak Reynard, tapi satu hal yang pasti, kak reynard adalah pemimpin dari perusahaan *Alaska* , perusahaan yang menduduki peringkat ke dua di dunia. Jadi ini bukan hal yang tak mungkin. Dan lagi, kak reynard yang memberitahu ku sendiri bahwa dia akan memberi pelajaran pada keluarga mu. Kalo keluarga ku, yang akan memberi pelajaran adalah kak robert. Jadi, bersiaplah mendapatkan kehancuran yang hakiki ke depan nya. Batin irwin memejamkan mata, memikirkan hal menarik apa yang akan terjadi..

__ADS_1


__ADS_2