Kesalahan 1 Malam,Berujung Kebahagiaan

Kesalahan 1 Malam,Berujung Kebahagiaan
#58.


__ADS_3

"Tak... Tak... Tak.." Bunyi piring dan sendok yang terdengar dari ruang makan.


"Ma... Kenapa mama hanya makan roti tawar sama susu aja ? " Tanya rival.


"Mama udah biasa makan makana ringan pagi pagi, jadi gak bisa makan makanan berat. Kecuali mama ada keperluan buat pergi ke negara lain. " Jelas vivian.


"Terus kalo Rival juga mau makan makanan yang ringan ringan kaya mama, boleh gak.?"


"Gak boleh. Rival kan masih dalam masa pertumbuhan, jadi harus makan makanan yang bergizi. Dan lagi, rival kan sempat gak di rawat waktu di panti asuhan kan. Jadi nutrisi dan protein harus benar benar di masukan ke dalam badan rival, kalo enggak... Rival bisa jadi pendek dan gak tinggi tinggi loh... Emang rival mau.? "


"Hah.?! (Kaget rival.) Rival gak mau ma... Rival pengen cepat besar dan tumbuh tinggi, biar bisa lindungi mama.! " Ucap rival yang mulai memasukan nasi, ikan, sayur, daging, dan meminum air putih dan kadang kala susu.


"Hahaha... Kalo gitu mama bakal nunggu sampai rival besar ya, biar mama dapat perlindungan dari anak mama yang ganteng ini. " Ucap vivian.


Wah... Nona benar benar hebat ya dalam membujuk Tuan Muda... Padahal Tuan Muda bakal tetap bertumbuh dan berkembang kaya keturunan satoru lain nya, kan gen mereka memang bangus bagus... Yaah, inti nya Tuan Muda makan dengan lahap saja.. Batin para pelayan dan pekerja yang mengelilingi meja makan itu.


"Oia sayang... Kan bentar lagi kenalan mama bakal datang ajarin kamu, jadi kamu siapkan diri kamu yaah. " Ucap vivian


"Oia ma, rival mau nanya.. Kalo seandainya nanti pas rival belajar, terus Rival gak suka sama beberapa pelajaran atau mungkin gak suka sama semua pelajaran, mama bakal marah sama rival gak ? "


"Em... Gimana ya ngomong nya.. Sebentar, kenalan mama bakal kasih rival sekitar 20/30 buku gitu. Di setiap buku itu memuat Pelajaran yang beda beda, nah nanti rival di suruh baca buku buku itu... Kalo ada buku yang rival suka, kasih tau sama kenalan mama, dia bakal ajarin rival tentang semua hal hal yang bersangkutan dengan buku yang rival suka itu. "


"Jadi rival gak harus belajar semua pelajaran yang ada di dunia.. Cukup pelajari yang rival suka aja, intinya rival harus ingat ini 'Lakukan apapun yang rival suka dengan sepenuh hati, jangan setengah setengah dalam hal yang rival sukai. Dengan begitu, rival bakal ngejalanin hari yang sangat amat menyenangkan.! ' "


"Kok mama manjain rival banget sih? "

__ADS_1


"Gak.. Mama gak manjain rival kok. Inti nya kaya gini yaah, kalo lapar tinggal makan. Kalo haus ya tinggal minum. Gak suka belajar ya gak usah belajar. Manusia itu di ciptakan dengan kelebihan dan kekurangan masing masing... "


"Jangan memaksakan kehendak pada orang lain, apalagi memaksakan diri sendiri untuk melakukan hal yang kamu tidak sukai. Alhasil... semua yang kamu lakukan menghasilkan dan tidak menghasilkan apapun, hasil presentase nya itu 50:50 . "


"Yang lebih parahnya lagi, kamu akan kehilangan dan melupakan hal dan tujuan yang pernah kau impikan waktu kecil dulu di dalam lubuk hati mu.. Sampai sini rival paham kan maksud mama.? " Tanya vivian.


"Em... Rival paham kok ma... Rival bakal berusaha dengan sekuat tenaga, biar gak mengecewakan mama.. "


"Iyah sayang... Gak ada hasil yang mengkhianati usaha kok☺. " Ucap vivian.


Hiks.... Nona kami sudah tumbuh dewasa dengan pemikiran yang sangat dewasa.. Kami semua ikut bangga dan bahagia Nona. Batin para pekerja.


Setelah itu, vivian dan rival melanjutkan makan pagi mereka dengan harmonis. Setelah makan pagi pun, rival langsung masuk ke dalam ruangan belajar yang ada di lantai lima, yang berdekatan dengan kamar nya, karena kenalan vivian telah menuggu rival sejak pagi hari..


"Klek.. " Pintu yang di buka para pelayan dan mempersilahkan rival untuk lewat..


"Profesor.? Profesor itu apa.? " Tanya rival.


"Itu adalah tingkatan tertinggi dalam dunia pendidikan, yang sangat susah untuk di raih dengan uang saja... Hal itu dapat di peroleh dengan bobot dan kepintaran yang di miliki masing masing individu.. " Jelas Randi.


"Woah...Keran banget.. Rival juga mau kaya gitu, mama pasti bakal bahagia dan bangga banget kalo rival bisa dapat gelar profesor kan.? "


"Iyah tuan muda... "


"Ah, Rival harus panggil apa ? Kamu atau kaka atau guru ? " Tanya rival.

__ADS_1


"Cukup panggil kak Randi saja Tuan muda. "


Jika tidak, vivian bisa membunuh aku dengan tatapan tajam nya seperti dulu. Ucap dan diikuti dengan batin dari Randi.


"Ah jadi kaya gitu.. Kalo gitu, salam kenal kak Randi. Semoga kak randi bisa ngajarin rival sampai pintar yaah. " Ucap rival penuh tekat, sehingga membuat wajah nya itu kelihatan imut dan berhasil membuat rasa suka para pekerja dan randi naik drastis...


"Baiklah Tuan Muda, hari ini silahkan baca ke 20 buku ini, besok baru lanjut dengan 20 buku lagi.. Setelah itu katakan pada saya buku mana saja yang tuan muda sukai, maka saya akan mengajari tuan muda dengan sungguh sungguh sampai pada bagian terkecil nya... "


"Baiklah kalo kaya gitu.. Ah, tadi rival juga mau tanyain ini ke kak Randi... Mama nyewa kak randi pakai uang yang banyak yaah.? Kan gelar kak randi prof..Tapi tadi pagi mama bilang kenalan mama yang bakal ngajarin rival, jadi sekarang rival lagi penasaran.. " Tanya rival.


"Ah, Nona Vivian memang membayar saya, tetapi hal ini saya lakukan karena hubungan kami cukup dekat dari dulu. Bahkan saya sudah bersumpah pada Nona Vivian untu-"


"Kak randi udah ucapin sumpah pernikahan ke mama ?! Wah, kak randi hebat banget. " Ucap rival yang memotong penjelasan randi tadi..


"Tu... Tuan muda.... Saya mohon jangan menyela saat saya berbicara.. Alhasil, hanya kesalahpahaman yang bakal terjadi... " Ucap randi yang tengah panik.


"Nona vivian memang adalah orang yang baik dan cantik, tetapi saya tak pernah bersumpah untuk pernikahan atau apapun itu Tuan Muda... " Jelas randi.


"Lalu..? " Tanya rival sambil memiringkan kepala nya.


"Saya melakukan sumpah setia pada nona vivian, bahwa saya akan mengabdikan hidup saya sebagai orang yang akan membantu nona vivian selama nona dan saya masih hidup. Sama seperti semua pekerja dan pelayan yang ada di rumah ini.. Jadi Tuan muda jangan mikir yang aneh aneh.. "


"Kami semua yang bekerja pada nona vivian, adalah orang orang yang menjunjung tinggi kesetiaan dan kebanggaan sebagai orang nya. Perasaan ini sepertinya sulit untuk di jelaskan dengan kata kata saja... Sebagai ganti nya, coba lihat reaksi para pelayan yang sedang tersenyum bangga dan bahagia saat saya membahas Nona Vivian."


Jelas Randi dan rival pun mulai memalingkan pandangan nya ke arah para pelayan, dan semua pelayan tentu sedang memasang senyum di wajah mereka dengan bangga.

__ADS_1


Hem... Mama emang bukan orang biasa.. Rival jadi ikut bahagia dan bangga karena punya mama kaya gini.. Batin rival yang tengah tersenyum saat ini...


__ADS_2