Kesalahan 1 Malam,Berujung Kebahagiaan

Kesalahan 1 Malam,Berujung Kebahagiaan
#20.


__ADS_3

Setelah vivian dan dokter rosa sudah resmi menjadi adik kaka, selang beberapa menit, vivian pun beranjak turun dari ranjang tempat ia di rawat selama enam tahun ini. Dia mulai mencoba berjalan, dan tentu saja tak ada pincang, pusing, atau sebagai nya. Vivian pun tau kalo saat ini kondisi tubuh nya sangat prima dan berenergi.


Telah di pasti kan oleh dokter rosa.


Vivian pun mulai melakukan perenggangan pada tangan, kaki, dan badan nya agar kembali ke keadaan nya yang benar benar pulih total. (dengan kata lain, vivian lagi ngelakuin olah raga yang ringan ringan aja)


Setelah melaku kan sedikit pergerakan, vivian bergegas pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya.


Di saat yang sama, dokter rosa keluar dari ruangan rahasia di rumah sakit xx itu untuk mengambil pesanan yang dia pesan tadi yang telah sampai di gerbang rumah sakit.


Dokter rosa memesan makanan, minuman, buah buahan, dan tentu saja satu set pakaian untuk di kenakan vivian yang telah di pilih dengan sa~ngat amat cermat. Tak lupa pula dokter rosa membeli handphone baru untuk vivian.


Saat dokter rosa tiba di ruangan rahasia nya itu, dia pun langsung masuk dan berjalan ke arah pintu kamar mandi di dalam ruangan itu.


Tok.. Tok.. (Suara ketukan pintu)


Riska (masih nama vivian dalam penyamaran), ini kaka... Emm, kaka udah beliin kamu satu set pakaian, gak tau juga ini sesuai sama selera kamu atau enggak. Kalo gak suka yau dah pakai aja dulu, nanti baru di ganti langi...


Ucap dokter rosa memberi kan penjelasan yang dapat di terima vivian.


Ceklek... (Bunyi pintu yang di buka)


Hanya Tangan vivian yang menjulur keluar, karena vivian masih sedikit malu.


"Terima kasih kak"


Ucap vivian sembari menutup pintu dengan kecepatan penuh lantaran vivian merasa tidak enakan jika mengeluarkan tangan nya saja (😂😂)


Dokter rosa pun hanya bisa tertawa kecil lantaran tingkah laku adik nya yang sangat menggemaskan...


dan dokter rosa langsung mengeluarkan handphone yang baru saja dia pesan tadi dan langsung mengisi daya nya, memasuk kan kartu yang di beli, dan melaku kan berbagai hal yang berhubungan dengan handphone baru...

__ADS_1


Setelah itu, Saat menunggu vivian selesai mandi dan bersiap siap, dokter rosa juga mulai mengeluarkan makanan yang dia pesan tadi dan di taruh di atas meja, agar saat vivian keluar nanti, bisa langsung makan siang dengan nya....


'CEKLEK' (bunyi pintu yang di buka dari kamar mandi)


Vivian berjalan keluar dari kamar mandi itu mengena kan satu set pakaian yang di beli kan dokter rosa tadi....



Dan mengena kan sepatu yang sangat cocok dengan pakaian yang vivian pakai saat ini... 



Siapa yang menyangka, pakaian yang di pilih dengan sangat telaten oleh dokter rosa, sangat cocok dengan pinggang nya vivian yang ramping, paha nya yang kecil dan lumayan panjang berwarna putih kapas, dengan rambut hitam pekat yang di urai kan ke belakang..


Sontak dokter rosa terkejut melihat penampilan vivian yang sangat memesona itu sampai tak bisa berkata kata....


"Apa kah tidak cocok ? " Tanya vivian karena hanya di pandang oleh kaka nya itu tanpa bersuara sambil menggaruk kepala nya padahal tidak gatal sama sekali😂.


Vivian pun tersenyum bahagia karena pujian dari kaka perempuan nya itu.


"Oh iya, hampir lupa.... Ayo makan dulu" Ucap dokter rosa sambil menunjuk ke arah meja yang sudah di penuhi oleh makanan yang sangat banyak dan tentu saja empat sehat lima sempurna.....


*Baik* jawab vivian yang patuh pada suruhan kaka nya itu...


30 menit telah berlalu....


Mereka berdua yang ada di dalam ruangan itu pun sudah menyelesaikan makanan nya masing masing....


Kini Dokter rosa tengah sibuk membereskan sampah plastik dari makanan yang di pesan tadi yang ada di atas meja, agar terlihat rapi...


Setelah beberapa menit berlalu, dokter rosa yang sedari tadi beberes, kini tengah duduk di atas sofa untuk istirahat sejenak karena baru saja selesai makan dan beberes...

__ADS_1


Lalu dokter rosa langsung mengecek Handphone yang tadi dia beli, yang sedang dalam pengisian daya. saat di lihat, pengisian nya sudah 100% penuh. dokter rosa langsung menyala kan handphone itu dan mengisi nomor kontak nya terlebih dahulu dengan nama kontak "Kaka Sayang".


emm Riska, ini handphone yang baru aja kaka beli, semoga cocok buat kamu dan ingat kalo ada apa apa langsung kontak kaka aja. Gak peduli itu jam berapa aja, okey.!


lalu di jawab dengan dua anggukan kepala vivian, tanda bahwa dia telah paham...


lalu.....


"Em kak, aku mau kasi tau sesuatu sama kaka"


Ucap vivian dengan wajah nya yang serius yang sedang memandangi dokter rosa kaka nya...


"Ada apa sayang? " Jawab dokter rosa dengan suara nya yang lembut dengan pandangan mata nya yang mengarah ke vivian...


Lalu vivian menghembus kan nafas panjang satu kali dan berkata....


"Baik lah, karena sekarang kamu telah menjadi kaka ku, aku akan memberi tahu kan identitas ku yang sebenar nya"


Ucap vivian dengan wajah nya yang serius dan dengan kata kata yang tegas, singkat, padat, dan jelas.


Dokter rosa hanya mengangguk karena terlalu penasaran, dan ingin cepat cepat mengetahui siapa sebenar nya adik nya ini..


Vivian yang tadi nya dalam posisi duduk, sekarang telah berdiri dan berjalan mendekat ke arah dokter rosa, dan kini mata mereka berdua sedang bertatapan... Vivian yang melihat ke bawah dan dokter rosa yang menengok ke atas karena vivian sedang berdiri di hadapan nya.


"Sambil melepas kan cincin yang terpasang di jari tengah nya itu, vivian berkata...


" Aku adalah Vivian Satoru. Anak ke tiga dan terakhir dari keluarga nomor satu di dunia ini, keluarga *Satoru*...


Dan perubahan warna maya biru mengkilap nan jernih bak berlian yang estetik itu mengiringi kata kata vivian...


Sungguh timing dan tindakan yang tepat dan sangat cocok dengan suasana nya🙌✨..

__ADS_1


__ADS_2