Leveling System Reincarnation

Leveling System Reincarnation
CH 100 - Teori Pembentukan.


__ADS_3

Istana Kerajaan Alden. 1 minggu pun berlalu sejak Rudy dan Emma berkungjung ke tenpat pelatihan Marco dan Luciana.


Para Panglima dan kesatria sudah sampai di pelabuhan ibu kota. Mereka semua tercengang melihat sebuah gerbang portal yang ada di sebelah pelabuhan.


"Apa itu.?" tanya Stevani dengan tercengang.


"Aku sendiri tidak tau, tapi banyak pekerja bangunan yang keluar masuk portal itu." jawab Rocky.


"Apa perlu kita memeriksanya.?" tanya Viona.


"Tidak, kita harus menghadap kepada Yang Mulia Raja." jawab Rocky.


"Baiklah." saut Viona.


Para Panglima itu pun pergi menuju ke istana kerajaan. Lalu, Alicia dan lainnya keluar dari kapal.


"Apa kita langsung ke tempat Yang Mulia Putri.?" tanya Eva.


"Ah, aku ingin mempertanyaakan kejadi kemarin kepada sang Raja." jawab Alicia dengan kesal.


"HAAA.?" Saut Herry dengan sangat terkejut.


"Ada apa Herry.?" tanya Alicia.


"Liat disana Tuan Putri, apa itu sebenarnya.?" tanya Herry sambil menunjuk gerbang portal.


"Aa, aah, Apa itu.?" saut Alicia dengan tercengang.


...


Di kota Ferland.


Rudy dan Emma sedang membuat senjata untuk Marco disana. Mereka melakukan banyak eksperimen.


"Kau tidak bisa membentuk energi Gaia seperti itu Rudy." saut Emma.


"Ah, aku hanya mencobanya saja. Jadi percobaan ke 677 gagal." kata Rudy sambil mencoret kertas.


"Kau bilang kau bisa membuatnya." saut Emma.


"Kalau membuat skill yang turunkan kepada jiwa, aku bisa menciptakannya. Tapi untuk menurunkan skill pada benda mati ternyata sulit untuk di gerakkan." jawab Rudy.


"Hm, aku tidak tau konsepnya. Tapi kau sudah membolak balikkan hukum Gaia, dan semua yang kau lakukan sangat bertentangan." kata Emma.


"Membalikkan hukum Gaia.? Itu terdengar seperti teori Nicola Tesla, membuat arus listrik secara dinamis dan searah, bahkan dia mampu menciptakan benda bergerak tanpa di sentuhnya. Apa itu yang di namakan Remot Control.? Jenius sekali orang itu."


"Sepertinya aku menemukan jawabannya Emma. Hihihi, HAHAHAHA." kata Rudy sambil tertawa terbahak bahak.


"Eeh, Apa.?" saut Emma dengan terkejut.


"Hm, kita tidak harus mencocokkan skill pengguna dan skill senjata. Skill kedua objek itu tidak bisa di satukan, dan benar saja itu akan bertentangan dengan hukum Gaia. Jadi, pengguna hanya perlu mengontrol senjata itu." kata Rudy.


"Apa maksudmu Rudy.?" tanya Emma dengan kebingungan.

__ADS_1


"Yaah, itu seperti joice stik. Remot kontrol yang bisa mengerakkan suatu objek. Jadi senjata itu harus di pasang sebuah pemicu untuk mengaktifkan skillnya. Hehe, itu terdengar sangat menyenangkan." jawab Rudy dengan tersenyum.


"Eh.?" saut Emma yang masih kebinggungan.


"Kau akan mengetahuinya setelah ini. Pemicunya adalah lingkaran sihir, jadi si pengguna tidak perlu mempelajari skill itu, dia hanya perlu belajar untuk mengaktifkannya saja." kata Rudy sambil mengangkat dagger.


"senjata ini harus di tempa dengan diamond, jika memasukkan skill ke dalamnya, maka perlu di tambahkan penampung energi sihir sebanyak-banyaknya. Aku akan menciptakan senjata Rank God +10. Ini baru yang namanya game MMORPG."


"Bagaimana Rudy.? dari tadi kau senyum-senyum sendiri." tanya Emma.


"Sekarang kita hanya perlu menambahkan skill yang cocok dan kuat, sepertinya skill Lighning Chain sangat cocok untuk Marco. Yaah, itu seharusnya adalah skill High Wizzard, tapi jika aku yang membuatnya, apapun bisa jadi." kata Rudy dengan tersenyum.


"Rudy, bilang padaku, apa yang kau rencanakan. Bilang padaku Rudy." kata Emma sambil menarik-narik tubuh Rudy.


"Tunggu sebentar Emma. Aku punya permintaan." kata Rudy.


"Hm.? Apa itu, bilang saja." saut Emma dengan penasaran.


"Bisakah kau membuat sebuah pedang untukku.? Tentu saja dengan level grade yang sangat tinggi, lebih tinggi dari Rank IMR." kata Rudy.


"Eh.? Aku tidak pernah membuat senjata di atas Rank IMR. Aku hanya takut kehabisan energi jiwa, jika aku memaksakannya, aku bisa hilang seperti sebelumnya." saut Emma.


"Hm, tunggu sebentar." kata Rudy sambil mengeluarkan semua senjatanya.


"Apa yang kau lakukan Rudy.?" tanya Rudy.


"Aku tidak ingin kau menghilang Emma, jika kau menghilang saat ini, mungkin kau tidak akan pernah bertemu denganku lagi." jawab Rudy sambil mengeluarkan senjatannya.


"Lihat senjata ini, di dalamnya memeliki unsur energi yang berbeda-beda. Aku akan memilah senjata ini dengan unsur yang sama." jawab Rudy.


"Hm.?" saut Emma sambil berfikir.


"Aku akan mencobanya dengan senjata Rank A dulu." kata Rudy.


"Apa yang kau lakukan pada senjata sebanyak itu.?" tanya Emma.


"Sudah pasti aku melakukan Syntesis item. Aku tidak tau bahan yang cocok untuk menyatukan semua senjata ini, makanya aku melakukan eksperimen disini." jawab Rudy sambil menata 100 pedang Rank A dan 200 diamond disana.


"Eh.? Apa itu bisa di lakukan.?" tanya Emma.


"Aku ingin tau, bagaimana caranya kau membuat sebuah senjata.?" tanya Rudy balik.


"Aku membentuk sebuah energi alam dan menyatukannya dengan koin hewan iblis." jawab Emma.


"Apa kau membentuknya dengan pikiranmu.?" tanya Rudy.


"Benar Rudy." jawab Emma.


"Baiklah, jadi aku harus menambahkan beberapa bahan dari tubuh hewan iblis." saut Rudy sambil mengeluarkan bagian tubuh dari Boss dungeon Expert.


"Apa kau akan membentuk senjata dari bagian tubuh itu.?" tanya Emma.


"Ini adalah taring Grypon. Pada dasarnya, senjata yang kau buat ini sudah terbentuk dengan sempurna, namun aku ingin meleburnya dan membentuk senjata baru, tapi unsur energinya harus sama, dan harus di tambahkan beberapa bahan lainnya." jawab Rudy.

__ADS_1


Emma pun hanya menelan ludah mendengarkan penjelasan Rudy.


"Aku lakukan sekarang Emma." saut Rudy.


SUING. Suara lingkarang sihir yang berlapis-lapis berwarna putih. SWOSH WOS WOS. Semua bahan itu pun bercahaya dan melayang ke udara.


"Ternyata sangat berat untuk menyatukannya, seperti meremas bongkahan besi dan ingin menghancurkannya."


"Chik, sulit sekali."


Rudy pun mengeluarkan unsur lain untuk membantu menyatukan senua bahan itu. SUING Lingkaran sihir berwarna hitam keluar dari atas udara yang mengelilingi semua lingkarang sihir sebelumnya.


"Jika ini gagal, aku akan kehilangan semua bahan."


Rudy pun mengengamnya Glep. Lingkaran sihir itu pun menyusut dan menyatukan semua bahan.


"Ergh, ini masih berat."


Lalu. SUING. Suara lingkaran sihir yang terbentuk sangat besar dan berlapis-lapis. Lingkaran itu membantu lingkaran sihir sebelumnya untuk menyatukan semua bahan.


"Emma.?" saut Rudy dengan terkejut.


"Kau fokus saja Rudy. Aku akan membantumu dari sini." jawab Emma.


"Ah, terimakasih." saut Rudy.


WOT. "Energinya sangat murni, apa ini energi yang dimiliki Emma.? Hm, pantas saja dia bisa membuat benda apapun."


"Sekarang, tinggal pembentukannya saja. Gunakan imajinasi untuk merubah unsur energi ini."


TINGG. WOT. Semua lingkarang sihir pun menghilang begitu saja. Trang trang. Suara senjata yang terjatuh dari atas udara.


"Huh, huh, huh. Apa aku berhasil.?" saut Rudy dengan terengah-engah.


"Huh, huh, sepertinya begitu." saut Emma dengan terengah-engah.


"Kau bahkan sampai terengah-engah Emma." kata Rudy.


"Terlalu banyak Diamond Rudy, yang sulit adalah melebur Diamondnya, apa lagi kau harus menyatukan Diamond itu kedalam taring." kata Emma.


"Hm, kita periksa pedangnya." kata Rudy sambil berjalan mengambil pedang itu.


"Bentuknya sangat sempurna, pedang berwarna merah yang terbungkus dengan sarungnya." kata Rudy sambil mengangkat pedang itu.


"Ini sangat keren sekali." saut Rudy.


"Bagimana Rudy, apa senjata itu bisa berfungsi.?" tanya Emma.


"Ah, pedang ini memiliki Rank God. Tidak kusangka kita berhasil membuat senjata yang sangat kuat disini." kata Rudy dengan tersenyum.


"Rank God.?" saut Emma dengan terkejut.


...

__ADS_1


__ADS_2