
Rudy dan Marco masih terkejut mendengarkan penjelasan dari Teo.
"Lalu, kau juga melakukan invasi militer ke kerajaan lainnya.?" tanya Rudy.
"Aku punya tujuan lain, aku tidak mau berkuasa di kerajaan yang tidak jelas asal usulnya." jawab Teo.
Marco pun hanya terdiam disana dengan gelisah.
"Asal kau tau, dialah keturunan Raja Neverland yang sebenarnya. Mungkin sudah lama dia memendam perasaanya, tapi karena kalian menginvasi kami disini, kami juga bergerak." kata Rudy.
"He.? Jadi dia keturunan yang sah.?" saut Teo dengan terkejut.
"Benar, meskipun tidak ada bukti, tapi kau bisa memeriksa dokumen kerajaan." kata Rudy.
"Percuma saja, dokumen kerajaan yang asli sudah di musnahkan semua, bahkan sampai sekarang, tidak pernah di temukan bukti apapun. Dan asal kau tau juga, banyak orang-orang yang mengaku sebagai keturunan yang sah. Itulah kenapa, kursi tahta sampai sekarang masih kosong." kata Teo.
"Sudahlah Rudy, sepertinya ini sudah berakhir." saut Marco.
"Marco, kau pasti bisa membuktikannya." kata Rudy.
"Membuktikan apa.? Aku tidak ingin membuktikan apapun, yang aku inginkan hanyalah, membunuh para bajingan itu. Jika mereka semua sudah mati, untuk apa lagi.? Apa aku harus membunuh bajingan ini.?" saut Marco dengan kesal sambil menunjuk Teo.
"Hm, kau benar. Sudah tidak ada kesempatan lagi." kata Rudy.
"Jika kau memang keturunan asli, apa kau bisa memberikan darahmu padaku.?" tanya Teo.
"Untuk apa.?" saut Marco.
"Raja palsu masih menyimpan jasad Raja yang asli, aku menemukannya di lorong bawah tanah istana. Dan jasad itu masih tersimpan disana, meskipun sudah membusuk, tapi aku punya sample darahnya. Aku akan mencocokkan darahnya dengan darahmu, dengan metodeku sendiri." kata Teo.
"Ha.? Jadi jasadnya masih ada.?" saut Marco dengan terkejut.
"Benar." jawab Teo.
"Apa dia ingin melakukan test darah.? Itu juga tidak akan berhasil." saut Rudy
"Itu tidak akan behasil. Jika kau mencocokkan darah manusia, pasti ada banyak darah yang sama dengannya." kata Rudy.
__ADS_1
"Aku tau itu, tapi ini metode yang berbeda, sangat sulit untuk di jelaskan. Serahkan saja padaku." saut Teo.
"Bagaimana Marco.?" tanya Rudy.
"Ajak aku ke lorong bawah tanah itu, aku akan memastikannya juga." saut Marco.
"Baiklah. Kau bisa melakukan semaumu. Aku sudah kalah disini. Tapi aku ada satu permintaan untuk kalian." kata Teo.
"Apa.?" saut Rudy.
"Aku tidak tau asal usulmu. Tapi kau sangat kuat, bahkan kau bisa mengalahkanku tanpa menggunakan sihir, aku sendiri adalah salah satu orang terkuat di kerajaan Aldebaren, dengan Rankku sekarang adalah Legenda, di atas Rank SS." kata Teo.
"Kau memang suka basi-basi, aku tau kau berada di Rank M, tapi apa permintaanmu.?" tanya Rudy.
"Rank M.? Apa itu.?" tanya Teo.
"Cukup basa basinya. Dan jelaskan saja pemintaanmu itu." saut Rudy.
"Hm baiklah. Aku ingin meminta bantuan kepada kalian untuk membantuku menghancurkan kerajaan Aldebaren." Kata Teo dengan serius.
"Hee.? Apa maksudmu.?" saut Rudy dengan terkejut.
"Kenapa kau ingin menghancurkannya.?" tanya Rudy dengan serius.
"Mungkin kau tidak tau sejarah dunia ini, 25rb tahun yang lalu, seseorang dengan kekuatan yang luar biasa mampu menghidupkan manusia kembali. Orang itu adalah Maharaja sekaligus Mahakuasa di seluruh dunia, namanya adalah Adam Liod. Dialah yang membawa peradapan manusia kembali, dan dia menulis sebuah prasasti dari kejadian sejarah yang sebenarnya. Seorang Dewi yang turun dari langit dan membunuh semua iblis yang hidup pada jaman itu. Sebuah hukuman yang di berikan kepada para iblis." kata Teo dengan serius.
"Jangan-jangan, itu adalah kepala desa yang di hidupkan oleh Emma. Adam Liod, ada apa sebenarnya.?" saut Rudy dalam hati dengan serius.
Marco pun menelan ludah mendengarkan perkataan Teo. "Apa itu yang di ceritakan Emma, Rudy.?" tanya Marco.
"Diamlah. Dan dengarkan saja." saut Rudy.
"Apa kau pernah mendengar cerita ini.?" tanya Teo.
"Lanjutkan saja ceritamu, ada apa dengan Adam Liod.?" saut Rudy dengan serius.
"Hm, sejarah itu hampir di lupakan di seluruh kerajaan Aldebaren. Tapi aku menemukan fakta yang sebenarnya, saat aku menyusup kedalam inti istana kerajaan. Iblis masih hidup." kata Teo dengan tatapan tajam.
__ADS_1
Deg. "Tidak mungkin." saut Rudy dengan sangat terkejut.
"Adam Liod adalah kakek monyangku, dan aku di didik oleh orang tuaku untuk terus berjuang ke jalan yang sudah tempuh oleh kakek moyangku." kata Teo.
"Aku tidak tau, kau mengetahuinya dari mana, tapi jika fakta bahwa iblis masih hidup, itu membuatku sangat terkejut." kata Rudy dengan serius.
"Kau pasti tau tentang sejarah ini. Kau bahkan merasa terkejut saat mendengarkannya. Apa kau juga salah satu dari keturunan Adam Liod.?" tanya Teo.
"Tidak, aku bahkan tidak mengenalnya." jawab Rudy.
"Lalu, ada apa dengan reaksimu tadi.? Bahkan manusia yang hidup di dunia ini, tidak ada yang tau dengan keberadaan iblis. Semua manusia hanya di sibukkan dengan hewan iblis. Tapi aku merasa, kau tau sesuatu dengan sejarah dunia ini." kata Teo.
"Aku hanya terkejut saja mendengarkan faktanya. Lalu, apa hubungannya dengan kerajaan Aldebaren.?" tanya Rudy.
"Hm. Iblis sudah menyamar dan menguasai kerajaan, aku sendiri tidak tau, kapan iblis itu berada disana. Tapi aku melihat dengan mataku sendiri, mereka benar-benar ada. Dan aku pernah mendengar, kalau iblis sudah hidup sejak lama di benua Deltora." jawab Teo.
"Mungkin mereka tidak mampu untuk membasmi manusia lagi. Dan mereka bersembunyi di benua itu." kata Rudy.
"Kau benar-benar tau dengan sejarah ini. Siapa kau sebenarnya.?" tanya Teo.
"Itu tidak penting. Yang terpenting adalah, Iblis masih hidup dan membaur dengan manusia lain. Bagaimana cara untuk membedakannya.?" saut Rudy.
"Heem. Itu mudah, mereka masih memiliki sayap di pundaknya, dan mereka menyembunyikan sayap itu di balik pakaiannya. Jika seseorang pernah melihatnya, mereka akan langsung di bunuh. Itu lah kenapa, di kerajaan Aldebaren banyak kasus pembunuhan berantai. Dan itu masih terjadi hingga saat ini." kata Teo.
"Apa kau yakin, mereka juga menguasai kerajaan Aldebaren.?" tanya Rudy.
"Aku melihatnya sendiri, makanya aku kabur dan membuat pasukan di benua ini. Karena hanya benua inilah yang masih belum di sentuh oleh para iblis." jawab Teo.
"Apa para petinggi disana adalah Iblis.?" tanya Rudy.
"Bukan hanya petingginya saja, bahkan Rajanya sekalipun adalah Iblis." jawab Teo.
"Ha.?" saut Rudy dengan terkejut.
"Apa mereka sangat berbahaya Rudy.? Bukankah lebih berbahaya hewan iblis dari pada iblis itu sendiri.?" tanya Marco.
"Ini akan kembali ke masa kelam dan masa kehampaan." jawab Rudy dengan serius.
__ADS_1
...