Leveling System Reincarnation

Leveling System Reincarnation
CH 13 - Teman Satu-Satunya


__ADS_3

Terlihat Rudy, Marco, dan Lilia sedang mendiskusikan sesuatu.


"Lalu, mau kemana kita pergi.? Aku bahkan tidak tau daerah sini. Apa kita akan pergi ke kota lain.?" Tanya Rudy.


"Sepertinya itu ide bagus Rudy. Tapi.." Kata Marco yang tiba-tiba berhenti bicara.


"Emm.?" Saut Rudy kebingungan.


"Tapi kami juga tidak tau jalan." Kata Lilia.


"Eh.?" Saut Rudy terkejut.


"Sejak kecil sampai sekarang, kami tinggal di dalam benteng itu Rudy. Kami tidak tau apapun di luar benteng." Kata Marco.


"Hem, sudahlah. Kalau begitu ikutlah denganku kedalam dungeon. Kalian juga harus lebih kuat mulai sekarang. Bagaimana.?" Kata Rudy.


"Eh.? Apa kau yakin Rudy.? Dungeon adalah sarang hewan iblis. Meskipun kau pernah kedalam sana, tapi bagi kami tempat itu sangat menakutkan." Kata Marco.


"Tenang saja, aku juga akan ikut bertarung bersama kalian. Tapi jangan pernah membunuh Boss didalam sana, serahkan boss itu padaku." Kata Rudy.


"Ah, baiklah Rudy. Aku penasaran, apa ada buku di dalam sana." Kata Lilia yang mulai semangat.


"Hehe, baiklah. Aku akan memberikan cincin penyimpanan buat kalian, cincin ini akan melekat pada jari kalian dan kalian bisa menyimpan apapun yang kalian dapatkan ke dalam cincin ini." Kata Rudy sambil memberikan cincin kepada mereka berdua.


"Ah, terimakasih Rudy." Kata Marco dan Lilia.


"Apa kalian sudah siap.?" Tanya Rudy.


"Ah, kami sudah siap." Saut Marco.


"Buka dungeon Hard Emma." Kata Rudy.


[Portal Dungeon Hard akan terbuka]


SWIISSH. Suara portal yang terbentuk di depan Rudy.


"Hee.?" Kata Lilia yang terkejut.


"Aa, apa itu Rudy.?" Tanya Marco yang terkejut.


"Ini adalah dungeon. Mari kita masuk." Kata Rudy.


Marco dan Lilia hanya bisa menelan ludah dan mengikuti Rudy dari belakang.


Lalu, mereka bertiga pun masuk kedalam dungeon Hard. Dan mereka langsung di sambut dengan ribuan hewan iblis yang siap menyerang mereka.


"Hehe, saatnya berburu hewan iblis." Kata Rudy dengan tersenyum.


"Tempat ini sangat menyeramkan." Kata Marco dengan tercengang.


"Rudy, mereka akan menyerang kita." Kata Lilia sambil bersiap-siap menyerang.


"Ah, jumlah mereka ada jutaan di dalam sini. Sebaiknya kita habiskan mereka semua." Kata Rudy.


Mereka bertiga pun bertarung habis-habisan di dalam dungeon. Bagi Rudy, hewan iblis di sana sangat mudah di habisi. Tapi bagi Marco dan Lilia, hewan iblis disana sangat sulit di taklukkan, meskipun perlengkapan dan senjata mereka mendukung.


"Ini sangat banyak sekali Rudy." Kata Marco.


"Sebaiknya kau beradaptasi didalam sini. Ini akan menjadi pertarungan yang panjang." Kata Rudy.


...


2 Tahun pun berlalu.

__ADS_1


[Selamat kau berhasil mengalahkan BOSS terakhir dari Dungeon Hard Lantai 1.000]


"Akhirnya dungeon Hard berhasil di selesaikan" Kata Rudy.


"Bossnya sangat kuat sekali Rudy, aku bahkan hampir mati." Kata Marco.


"Huh, huh, Sepetinya aku bertambah kuat." Kata Lilia.


"Ini lebih cepat dari pada bertarung sendirian. Sebaiknya kita beristirahat dulu." Kata Rudy.


"Apa setelah ini kita keluar dari dungeon.?" Tanya Lilia.


"Masih ada dungeon yang harus di taklukkan Lilia, apa kalian mau melakukannya.?" Tanya Rudy.


"Apapun keputusanmu Rudy. Kami akan mengikutimu." Jawab Marco.


"Baiklah, tunggu sebentar." Kata Rudy.


...


"Emma, berikan status barnya." Kata Rudy.


[Status Bar Rudy. Umur 13 thn. STR 1300, AGI 980, Magic Power 500. Level 145, Simbol SS, Koin emas 210M.]


"He.? Apa cuma segitu.? bahkan sudah 2 tahun berburu, hanya naik beberapa level." Kata Rudy.


[Itu sudah wajar Rudy. Kau membawa 2 manusia kedalam dungeon.]


"Hmm, baiklah, lalu bagaimana dengan status mereka.?" Tanya Rudy.


[Status Bar Marco. Umur 14 thn. STR 420, AGI 380, Magic Power 50. Level 91, Simbol A, Koin emas 60jt.]


[Status Bar Lilia. Umur 12 thn. STR 50, AGI 50, Magic Power 450. Level 96, Simbol A, Koin emas 63jt.]


"Hoo, mereka sudah kuat sekarang. Baiklah, kita lanjutkan saja Emma." Kata Rudy.


SWIISSH. Suara portal yang terbentuk di depan Rudy.


"Apa kita langsung berangkat Rudy.?" Tanya Marco.


"Tentu saja, jangan buang-buang waktu disini." Jawab Rudy.


"Baiklah, aku sudah siap." Saut Lilia.


"Hem (tersenyum)." Suara Rudy tersenyum.


...


2 Tahun berlalu.


[Selamat kau berhasil mengalahkan BOSS terakhir dari Dungeon Expert Lantai 1.000]


"Huh, huh, ini justru lebih berat dari yang ku kira." Kata Marco.


"Aku kira kita akan mati di dalam sini." Kata Lilia yang terbaring lemas.


"Kita berhasil melewati dungeon expert. Sudah 4 tahun kita di dalam dungeon, ini tidak terasa. Waktu berjalan sangat cepat." Kata Rudy.


"Apa sekarang waktunya kita kembali Rudy.?" Tanya Marco.


"Sebenarnya masih tersisa 1x dungeon Rank Hell. Apa kalian ingin pergi kesana.? Atau keluar dari dungeon.?" Tanya Rudy.


"Apapun keputusanmu, kita juga masih muda. Masih banyak waktu untuk menjadi semakin kuat." Saut Marco.

__ADS_1


"Bagaimana denganmu Lilia.?" Tanya Rudy.


"Aku sebenarnya sudah ingin keluar, tapi jika kau memutuskan untuk lanjut, aku akan mengikutimu Rudy." Jawab Lilia.


"Baiklah. Kita siapkan dulu perlengkapan yang mumpuni. Karena dungeon kali ini benar-benar sangat sulit. Kita akan pergi ke neraka." Saut Rudy.


Marco dan Lilia hanya terdiam sambil terengah-rengah di lantai.


"Status bar Emma." Kata Rudy.


[Status Bar Rudy. Umur 15 thn. STR 2400, AGI 1280, Magic Power 1200. Level 172, Simbol MM, Koin emas 390M.]


[Status Bar Marco. Umur 16 thn. STR 1120, AGI 980, Magic Power 50. Level 122, Simbol S, Koin emas 130jt.]


[Status Bar Lilia. Umur 14 thn. STR 50, AGI 150, Magic Power 1450. Level 119, Simbol AA, Koin emas 143jt.]


"Mereka semua jadi semakin kuat." Kata Rudy.


[Rudy, jika kau bisa menyelesaikan semua dungeon, wujudku akan berubah menjadi manusia.]


"Hee.? Apa yang kau katakan Emma.?" Tanya Rudy.


[Itu adalah hadiah dari sang Dewa untukku karena sudah berhasil membimbingmu sampai selesai]


"Apa kau bercanda Emma.?" Saut Rudy.


[Sebenarnya aku bukan system AI seperti yang ada di duniamu dulu. Aku adalah jiwa dari masa lalu dan salah satu pahlawan dunia]


"Kau membuatku terkejut Emma, jadi selama ini kau memunyai perasaan.?" Tanya Rudy


[Itu benar]


"Apa.?" Saut Rudy terkejut.


[Itu tergantung padamu Rudy, jika kau berhasil menyelesaikan dungeon kali ini, aku akan menjadi manusia sepertimu]


"Aku benar-benar sangat terkejut Emma." Kata Rudy.


...


"Siapa Emma Rudy.? Kau sering memanggilnya sejak pertama kali kita masuk ke dalam dungeon." Tanya Marco yang penasaran


"Aku juga penasaran dengannya." Kata Lilia.


"Dia adalah temanku, dia juga yang membimbingku sampai sejauh ini." Jawab Rudy dengan gelisah.


"Dimana dia Rudy.?" Tanya Lilia.


"Dia ada di dalam tubuhku." Jawab Rudy.


"Eh.? Apa kau bercanda.?" Saut Marco.


"Dia sudah ada di dalam tubuhku saat aku masih umur 5 tahun. Jadi selama ini, dialah temanku satu-satunya sebelum bertemu dengan kalian." Kata Rudy.


"Apa kami bisa berkomunikasi dengannya Rudy.?" Tanya Lilia.


"Ah, sepertinya kalian bisa berkomunikasi dengannya setelah kita menyelesaikan dungeon Hell." Jawab Rudy.


"Benarkah.?" Tanya Marco.


"Itu benar. Jadi mari kita bertemu teman kita yang baru di dalam neraka." Jawab Rudy.


[Kau sangat bersemangat Rudy. Apa kau ingin bertemu denganku]

__ADS_1


"Eh.? Emma.?" Kata Rudy yang malu.


.


__ADS_2