Leveling System Reincarnation

Leveling System Reincarnation
CH 113 - Kota Baru


__ADS_3

Di dalam Mansion. Rudy dan yang lainnya membahas pembangunan kota.


"Kita harus mencari tempat untuk pembangunan kota ini." kata Rusy.


"Sepertinya di sekitar wilayah desa sudah cukup untuk membangun kota. Kita harus membahasnya dengan Tuan Solan." saut Emma.


"Baiklah, masih ada waktu untuk membahasnya. Lalu Lilia, tolong urus pembangunan camp sementara, gunakan uang yang ada untuk membeli barak atau tenda." kata Rudy.


"Baiklah, aku akan pergi sekarang." saut Lilia.


"Aku juga akan membantu." saut Alicia.


"Oke, kita berangkat ke ibu kota." kata Lilia sambil berdiri dan berjalan menuju portal umum.


"Kami pergi dulu Rudy." kata Alicia.


"Ah, aku serahkan pada kalian." saut Rudy.


Mereka berdua pun pergi ke ibu kota.


"Kita juga harus bertemu dengan Solan Rudy." kata Emma.


"Kita berangkat sekarang." saut Rudy.


...


Beberapa saat kemudian. Di tempat pembangunan Royal Unity.


"Ini harus di kerjakan seperti ini, lalu bangun taman di sebalah sana." kata Solan kepada para pekerja.


"Baik Tuan, kita kerjakan sekarang." kata Pekerja itu sambil berjalan menjauh dari sana.


"Apa Anda sibuk Tuan.?" tanya Rudy yang tiba-tiba menghampirinya.


"Ah Rudy. Tidak juga, aku sudah memberikan intruksi kepada mereka." jawab Solan.


"Baiklah, ada sesuatu yang ingin aku bicarakan." saut Rudy.


"Hm.?" saut Solan dengan bingung.


"Akan ada ribuan orang yang datang kesini besok, dan jumlahnya sekitar 14rb orang." kata Rudy.


"Apa mereka ingin berkunjung kesini.?" tanya Solan.


"Tidak Tuan, mereka adalah imigran yang akan pindah kesini. Status mereka adalah rakyat jelata yang di kirimkan dari 3 kerajaan, usia mereka juga berbeda-beda." jawab Rudy.

__ADS_1


"Lalu, apa hubungannya dengaku.?" tanya Solan.


"Aku ingin membangun sebuah kota di sekitar desa Anda, dan aku ingin anda menjadi wali kotanya." jawab Rudy.


"Heee.??" saut Solan dengan terkejut.


"Untuk biaya pembangunan dan fasilitasnya, aku akan mengurusnya. Kami juga akan membangun camp sementara untuk mereka." kata Rudy.


"Kau terlalu berlebihan Rudy. Bukannya aku tidak mau, tapi tanggung jawab itu tidak bisa aku lakukan. Jika kau meminta untuk membangun sebuah kota di sekitar desa, aku tidak keberatan. Itu juga akan menguntungkan bagi warga ku. Tapi jika kau meminta aku untuk memimpin mereka aku keberatan. Itu sudah bukan ranahku, kau sendiri yang membawa mereka kesini." kata Solan.


"Aku tau itu Tuan. Tapi aku juga tidak bisa memimpin mereka, ini sudah di luar ranahku untuk menjadi seorang wali kota. Dan aku membawa mereka semua kesini karena mereka tidak punya tempat tinggal, bahkan kerajaan tidak memberikan fasilitas yang layak bagi mereka. Aku hanya tidak ingin mereka di terlantarkan." kata Rudy.


"Huh, kau merepotkan sekali. Tugasku disini masih belum selesai, tapi kau sudah memberikan tugas lainnya, kenapa kau tidak menyuruh orang lain.?" saut Solan.


"Tidak ada yang bisa di percaya disini. Hanya Anda yang aku percaya, aku tau Anda mampu melakukannya, jadi mohon bantuannya." kata Rudy sambil menundukkan kepalannya.


"Kau selalu memaksa keadaan, aku sendiri tidak tau, apa aku mampu atau tidak. Karena menjadi wali kota membutuhkan rasa perhatian lebih pada rakyatnya, apa lagi jumlahnya sangat banyak." kata Solan.


"Lalu, apa Anda tidak mau.?" tanya Rudy.


"Hem, baiklah. Mungkin ini akan jadi semakin sulit, aku akan membuat sketsanya dulu. Setelah itu, aku akan memikirkannya lagi untuk menjadi wali kota." saut Solan.


"Baiklah Tuan, kita buat sketsannya sekarang." saut Rudy.


...


"Ini terlalu lengkap dengan fasilitasnya. Pembangunan ini justru lebih lama dari pembangunan istana. Mungkin butuh waktu 1 tahun lebih untuk menyelesaikan ini semua." kata Solan.


"Tidak masalah, yang terpenting adalah, pusat kesehatan dan sekolah. Untuk kantor pemerintahan, kita tunda dulu sampai pembangunan tempat tinggal selesai." kata Rudy.


"Aku tidak paham, kenapa kau membuat bangunan hanya benbentuk persegi panjang begini. Apa kau meremehkan bakatku.?" saut Solan.


"Tidak Tuan, aku tau bangunan seperti ini sangat mudah Anda kerjakan, tapi kita membutuhkan bangunan seperti ini untuk padat penduduk nantinya. Tentu saja, bangunan ini hanya untuk tempat tinggal dan beberapa pusat pembelanjaan." kata Rudy.


"Aku masih belum pernah melihat bentuk bangunan seperti ini, tapi aku akan mencobanya." saut Solan.


"Bangunan seperti ini biasanya di namakan sebagai gedung. Gedung pemerintah, gedung apartment, dan gedung lainnya. Yang terpenting adalah, kecepatan pembangunannya." kata Rudy.


"Jika melihat dari sketsa ini, pembangunan akan membutuhkan banyak lahan. Apa kau yakin akan menggunakan lahan kerajaan untuk membangun kota ini.?" tanya Solan.


"Aku akan mengurusnya nanti. Yang terpenting adalah, kota ini harus berdiri." saut Rudy.


"Baiklah kalau begitu. Aku membutuhkan banyak tenaga kerja, bahkan kontraktor kelas bawah pun, aku membutuhkannya." kata Solan.


"Baik, aku akan menyiapkannya." saut Rudy.

__ADS_1


...


2 Bulan pun berlalu.


Marco dan Luciana keluar dari dalam Dungeon Exepert. Mereka melihat banyak sekali orang-orang yang berjalan di dalam kota Ferland.


Lalu. "Selamat datang Tuan Putri." kata prajurit kerajaan yang menjaga dungeon.


"Ah, prajurit kerajaan. Apa disini memang harus di jaga seperti ini.?" tanya Luciana.


"Kami hanya melaksanakan perintah Yang Mulia Putri." saut Prajurit itu.


"Disini sangat ramai sekali. Apa mereka membangun kota ini lagi.?" tanya Marco sambil melewati penjaga dan melihat kota Ferland.


"Kerajaan sudah membangun tempat ini 6 bulan yang lalu Tuan." kata penjaga itu.


"Hm, baiklah. Lalu, apa kau tau informasi tentang Royal Unity.?" tanya Marco.


"Justru kami disini di tugaskan untuk menunggu Anda keluar dari dalam dungeon, dan memberikan informasi kepada Anda tentang Royal Unity." jawab penjaga.


"Ah, begitu ya. Lalu dimana anggota Royal Unity lainnya.?" tanya Marco.


"Mereka semua berada di markas Royal Unity Tuan." jawab penjaga.


"Dimana tempatnya.?" tanya Marco.


"Anda tinggal mengikuti jalan di sebelah sana Tuan, Royal Unity dan kerajaan sudah bekerja sama untuk membangun jalan dari kota Ferland Menuju Republik Of Union. Kami biasanya memanggilanya kota Union." jawab penjaga.


"Union.? Apa itu.?" tanya Marco.


"Itu adalah sebuah nama kota yang di bangun di sekitar markas Royal Unity Tuan." jawab penjaga.


"Kita harus memeriksannya sendiri, sepertinya banyak perubahan di tempat itu." saut Luciana.


"Ah, baiklah. Kita pergi kesana." saut Marco


"Kami akan pergi kesana. Dan sepertinya tugas kalian sudah selesai." kata Luciana.


"Kami sudah menyiapkan kereta kuda untuk Anda Tuan Putri." kata penjaga.


"Hm baiklah kalau begitu." kata Luciana.


Mereka pun berangkat menuju kota baru yang bernama Republic Of Union. Nama kota itu di ambil dari nama persatuan manusia yang tinggal daratan Gaia.


Beberapa menit kemudian, gedung-gedung pencakar langit sudah terlihat dari kejauhan. bangunan di kota itu, masih dalam bentuk kerangka. Dan masih belum jadi seutuhnya.

__ADS_1


"Jadi itu kotanya.? Besar sekali." saut Marco yang melihat kota Union dari kejauhan.


...


__ADS_2