Leveling System Reincarnation

Leveling System Reincarnation
CH 43 - Tawaran


__ADS_3

"Itu sangat mengejutkan." Kata Raja Eden dengan tercengang.


"Apa informasi itu bisa di percaya.?" Tanya Carlin.


"Kami sudah memastikannya Yang Mulia." Jawab Alicia.


"Aku tidak bisa membayangkan jika disana benar-benar terdapat dungeon Rank Expert. Jumlah hewan iblis disana sudah di pastikan tidak terbatas. Apa lagi kekuatan hewan iblis disana mencapai Rank S+." Kata Marcus dengan tercengang.


"Ekspedisi kali ini akan sia-sia. Tidak ada orang satu pun di dunia ini yang berhasil menaklukan sebuah dungeon. Bahkan seorang legenda Albion sekalipun." Kata Sean.


"Benar, yang kita lakukan akan sia-sia. Jika memang terdapat dungeon disana, kita tidak bisa mengambil alih Ferland selamanya." Kata Ana.


"Kita harus memikirkan cara lain untuk memulihkan ekonomi kerajaan, sudah tidak ada harapan." Kata Carlin.


"Hm, baiklah. Sepertinya akan sia-sia jika kita pergi kesana. Aku akan memutuskan untuk membubarkan pasukan ekspedisi kali ini. Masih banyak wilayah yang harus kita kembangkan." Kata Raja Eden.


"Maaf Ayahanda. Apa Anda sudah tidak tertarik dengan syarat yang di berikan mereka.?" Tanya Alicia.


"Itu akan percuma, meskipun mereka bisa bertahan disana, mereka tidak akan bisa menaklukan dungeon, apa lagi dungeon Rank Expert." Jawab Raja Eden.


"Tunggu sebentar Yang Mulia. Mereka masih berguna jika kita membutuhkan kekuatan mereka." Kata Marcus.


"Apa maksudmu.?" Tanya Raja Eden.


"Mungkin mereka tidak bisa menaklukan Dungeon. Tapi mereka masih bisa menjaga Dungeon itu, supaya hewan iblis yang keluar dari sana tidak berkeliaran di daratan Ferland." Jawab Marcus.


"Ah, itu benar Marcus. Kita bisa membuat benteng di sekitar wilayah Dungeon." Saut Carlin.


"Itu ide yang sangat bagus. Meskipun hewan iblis disana menguasi tambang, kita masih bisa membuat tambang baru di daratan Ferland. Wilayah itu sudah kaya dengan hasil tambangnya dimana-mana." Kata Sean.


"Hm, aku setuju. Kita harus lakukan ekspedisinya secepat mungkin." Saut Rewin.


"Baiklah, mungkin masih ada kesempatan. Lalu, apa syarat yang mereka tawarkan.?" Tanya Raja Eden.


"A, ah. Aku bahkan belum membicarakan tawaran mereka Ayahanda." Jawab Alicia.


"Bukankah mereka menawarkan untuk ikut dalam ekspedisi ini.?" Tanya Raja Eden.


"Sebelum aku membahas tawaran yang di inginkan mereka, aku akan membicarakan tawaran mereka yang akan di berikan kepada kita." Jawab alicia.


"Baiklah, apa itu.?" Tanya Raja Eden.


"Mereka menawarkan untuk menaklukan dungeon disana. Dan mereka akan menguras habis energi alam yang ada di dalamnya. Mereka juga menjamin, jika dungeon sudah di taklukan, tidak ada hewan iblis yang berkeliaran lagi disana. Bukankah itu tawaran yang kalian inginkan.?" Saut Alicia.

__ADS_1


Mereka semua yang ada disana hanya terdiam dengan sangat terkejut sambil menelan ludah.


"Pasti tidak murah dengan tawaran seperti itu." Kata Carlin dengan tercengang.


"Aku akan mempertimbangkannya dulu, apalagi mereka masih belum membuktikan apapun. Jika mereka gagal, tawaran ini akan batal dengan sendirinya." Kata Raja Eden.


"Baiklah Ayahanda. Itu adalah tawaran yang di berikan kepada kerajaan, dan Mereka memberikan dua syarat untuk harganya." Kata Alicia.


"Cepat katakan Alicia, aku sangat penasaran." Kata Ana dengan serius.


"Baik. Syaratnya adalah." Kata Alicia. DEG DUG DEG DUG Suara jantung semua orang disana, mereka sangat penasaran dengan syarat itu.


"Pertama. Mereka menginginkan.." Kata Alicia "Tunggu sebentar." Kata Carlin yang tiba-tiba memotong ucapan Alicia.


"Ada apa Carlin.?" Tanya Raja Eden.


"Aku tidak setuju jika mereka mengambil alih kerajaan." Jawab Carlin.


"Hm, Alicia bahkan belum menyelesaikan ucapannya. Sebaiknya kau diam saja dan dengarkan dulu. Aku masih bisa mempertimbangkannya." Kata Raja Eden.


"Huh, baiklah Yang Mulia, aku hanya panik saja. Jantungku sudah berdetak cukup kencang." Kata Carlin.


"Silahkan Alicia." Kata Raja Eden.


"Apa yang kau katakan.?" Saut Cerlin dengan terkejut.


"Jangan bercanda Alicia." Kata Sean dengan serius.


"Aku tidak bercanda, aku sedang serius disini. Apa Anda ingin membuang nyawa para prajurit yang mengikuti ekspedisi kali ini.? Mereka hanya membutuhkan para prajurit untuk membangun Camp dan memasak makanan. Para prajurit tidak akan berguna disana, Anda sendiri sudah tau kekuatan hewan iblis disana. Kira-kira apa yang bisa di lakukan oleh para prajurit kerajaan.?" Saut Alicia dengan serius.


Semua orang disana pun langsung terdiam mendengarkan perkataan Alicia.


"Kau bertumbuh dewasa dengan sangat cepat Alicia. Aku bangga padamu." Kata Raja Eden dengan tersenyum.


"Terimakasih Ayahanda. Dan syarat kedua. Mereka menginginkan kepada kalian semua, untuk menyembunyikan kekuatan mereka dari orang-orang." Kata Alicia.


"He.? Apa hanya itu syaratnya.?" Tanya Raja Eden dengan terkejut.


"Hanya itu syarat yang di tawarkan mereka. Jika kita tidak bisa memenuhi syarat itu, mereka tidak mau bergerak kesana." Jawab Alicia.


"Apa kau yakin itu adalah syarat.? Itu juga bukan sebuah tawaran." Kata Cerlin dengan tercengang.


"Terlalu mudah untuk memenuhi syarat itu." Kata Sean.

__ADS_1


"Tapi, apa maksudmu dengan menyembunyikan kekuatan mereka.? Justru mereka akan terkenal dengan pencapaiannya. Status sosial mereka akan setara dengan kita yang ada disini." Kata Marcus.


"Hm, kau benar Marcus, itu terdengar sangat mencurigakan." Kata Cerlin.


"Huh, status sosial tidak penting bagi mereka. Dan jika kekuatan mereka tersebar luas sampai terdengar di seluruh benua, apa yang akan terjadi selanjutnya.? Semua kerajaan akan berbondong-bondong merebut mereka dari kita. Aku harap kalian bisa memahaminya." Kata Alicia.


"Apa itu yang di ucapkan oleh mereka.?" Tanya Raja Eden.


"Ah, Pemimpin mereka bernama Rudy Hosten yang mengatakannya." Jawab Alicia dengan serius.


"Sangat mengejutkan sekali, aku bahkan tidak berfikir sampai sejauh itu." Saut Raja Eden.


"Jadi itu maksudnya.?" Saut Marcus dengan terkejut


"Aku sendiri tidak berfikir sampai sejauh itu." Kata Carlin.


"Sepertinya kalian semua setuju dengan tawaran ini. Aku sangat setuju untuk mengambil tawarannya." Kata Ana.


"Ah, aku juga sama." Saut Rewin.


"Baiklah, aku terima tawaran itu."." Aku juga."."Sudah tentu aku setuju dengan itu." Kata 3 ketua Bagsawan disana.


"Baik. Jika hanya itu syaratnya, tidak perlu di pertimbangkan lagi. Aku memutuskan untuk mengambil tawaran itu." Kata Raja Eden.


"Ah, Terimakasih banyak Yang Mulia." Kata Alicia.


"Hahaha, Kau sangat membantu sekali Putriku. Kamilah yang berterimakasih padamu." Kata Raja Eden.


"Huh, untunglah masih ada kesempatan." Kata Carlin.


"Lalu, kapan kita bisa bertemu dengan mereka.?" Tanya Ana.


"Mereka akan datang besok pagi. Aku ingin kita semua menyambut kedatangan para legenda itu. Apa Anda menyetujuinya Ayahanda.?" Tanya Alicia.


"Sudah tentu kita akan menyambutnya dengan meriah." Jawab Raja Eden.


"Terimakasih banyak Ayahanda." Saut Alicia.


"Baiklah, siapkan jamuan untuk kedatangan para legenda besok pagi. Masih ada waktu malam ini untuk menyiapkannya." Kata Raja Eden.


"Laksanakan perintah Yang Mulia." Kata Semua orang disana


...

__ADS_1


__ADS_2