Leveling System Reincarnation

Leveling System Reincarnation
CH 112 - Penampungan.


__ADS_3

"Baiklah, pembahasan bisnis selesai sampai disini. Aku akan langsung ke intinya." kata Rudy.


"Apa yang ingin kau bahas.?" tanya Raja Eden.


"Ada beberapa hal yang ingin aku bahas disini. Pertama, kirimkan semua rayak jelata yang sudah di seleksi ke Royal Unity besok." saut Rudy.


"Kami sudah mempersiapkan itu Rudy. Besok akan kami berangkatkan mereka. Di kerajaan Konggo, ada 1208 orang." kata Winston.


"Bagus, kirimkan semuanya." saut Rudy.


"Ini datanya Rudy." kata Hart.


"Kami juga akan mengirimkannya besok, jumlah yang ada di kerajaan Alden ada 870 orang. ini datanya." kata Carlin.


"Baik. Lalu, apa di kerajaan Borris belum ada kabar.?" tanya Rudy.


"Kemarin lusa James datang kemari, mereka juga kesulitan untuk menjalankan program Royal Unity, karena para bangsawan mereka juga menentangnya." jawab Eden.


"Hm, kenapa sekarang jadi rumit. Apa mereka tidak memberitahukan data rakyat jelata disana.?" tanya Rudy.


"Kami sudah menerimannya, hanya saja, jumlah mereka sangat banyak." jawab Eden.


"Berapa.?" tanya Rudy.


"Ini datanya. Jumlah rakyat jelata yang akan di kirimkan adalah 12rb orang. Ini adalah data yang kita terima kemarin." jawab Carlin.


"Hee.? Banyak sekali, apa kerajaan Borris menelantarkan begitu banyak rakyat jelata.?" saut Lilia yang terkejut.


"Aku sendiri tidak tau nona. Kami hanya menerima datanya saja." jawab Carlin.


"Hm, bahkan mereka tidak menyeleksinya." kata Rudy sambil membaca data yang di berikan oleh Carlin.


"Lalu, apa kau akan menerima semuanya.?" tanya Eden.


"Mau bagaimana lagi, suruh mereka mengirimkan semua rakyat jelata kesana. Aku akan mengurusnya sendiri." jawab Rudy.


"Mana datanya, aku ingin lihat." saut Emma sambil melihat data.


"Bagaimana menurutmu Emma.?" tanya Rudy.


"Sepertinya kerajaan Borris ingin membuang semua rakyat jelata yang ada disana. Di data ini ada yang sudah berumur 61 tahun. Bahkan seorang bayi yang masih berusia 6 bulan pun di catat disini." saut Emma.

__ADS_1


"Akan sangat merepotkan jika mereka semua di tampung. Apa itu tidak apa-apa Rudy.?" tanya Eden.


"Sepertinya aku akan mengunakan uang sisa untuk membangun peradapan di sekitar Royal Unity. Tapi ini membutuhkan banyak waktu untuk membuat sebuah kota." saut Rudy sambil berfikir.


"Bagaimana kalau kita membuat sebuah Camp sementara untuk mereka." saut Emma.


"Itu bisa saja. Tapi siapa yang akan memimpin mereka semua.? Ini bukan hal yang mudah, meskipun kita punya uang untuk menghidupi mereka, tapi apakah mereka akan hidup dalam perlindungan terus menerus.?" saut Rudy.


"Lalu, apa yang harus kita lakukan.?" tanya Emma.


"Hm." saut Rudy sambil berfikir.


"Jika kau kesulitan mengatur rakyat, kenapa kau tidak memberikan lapagan pekerjaan untuk mereka, bukankah itu yang kau sampaikan pada kami.?" saut Raja Eden.


"Aku tau, tapi tidak semudah itu memberikan mereka lapangan pekerjaan. Butuh waktu yang lama dan proses yang panjang. Berbeda dengan kerajaan Alden, kalian semua sudah siap dengan infrastruktur kerajaan, sedangkan Royal Unity masih belum siap dengan itu." kata Rudy.


"Kalau begitu, serahkan pada kami saja." saut Carlin.


"Apa kalian mau menampung mereka semua.?" tanya Rudy.


"Tentu saja kami mau, jika kau sanggup membayarnya." saut Carlin.


"Bagaimana jika pemimpinnya Tuan Solan. Dia juga kepala desa kan, dia pasti punya karakter kepemimpinan yang bagus." kata Emma.


"Hm, kau benar Emma, tapi ada beberapa hal yang harus kita persiapkan dengan jumlah mereka yang sangat banyak." saut Rudy.


"Apa yang kau butuhkan.?" tanya Emma.


"Pertama, tempat tinggal. Kedua, status kependudukan. Ketiga, sekolah. Keempat, rumah sakit. Kelima, pusat pelatihan militer. Keenam sekolah bisnis. Ketujuh pusat perdagangan. Jika ketujuh itu kita bisa membuatnya, aku rasa mereka akan aman-aman saja." saut Rudy.


"Tapi ada beberapa hal yang sudah di siapkan. Mungkin sekolah dan pusat perdangan akan jadi sedikit sulit." kata Emma.


"Bagaimana jika aku ikut andil dalam pengajarannya Rudy, aku siap menjadi guru dan memberikan pelajaran untuk mereka." kata Alicia.


"Apa kau bersedia mengajari mereka menulis dan membaca.?" tanya Rudy.


"Aku siap, apapun itu akan aku lakukan." jawab Alicia.


"Hm, baiklah jika kau mau. Masalah sekolah sudah selesai, tapi tempatnya akan sangat sederhana. Apa kau masih mau.?" saut Rudy.


"Tidak apa-apa Rudy." saut Alicia.

__ADS_1


"Baiklah kalau begitu." kata Rudy.


"Aku juga akan ikut andil dalam pengajaran bisnis, tapi waktuku hanya 2x dalam 1 minggu. Karena aku juga ada tugas lain di kerajaan." kata Hart.


"Apa itu tidak melanggar hukum kerajaan.?" tanya Rudy.


"Aku akan memberikan surat ijin mengajar untuk Hart, bagaimana.?" saut Raja Winston.


"Baiklah, sepertinya masalah sudah selesai. Kami akan membangun sebuah kota disana. Jadi mohon bantuannya." kata Rudy.


"Baik Rudy." kata Winston dan Eden.


"Lalu, pembahasan kedua adalah, teknologi baru. Aku dan Emma sudah menciptakan teknologi baru berupa Chip. Chip ini adalah tanda pengenal sekaligus sebagai alat komunikasi. Ada juga beberapa fitur yang bisa di lakukan pada chip ini. Lebih singkatnya, aku akan memberikan ini pada kalian." kata Rudy sambil memberikan sebuah chip.


"Apa ini chip.? Kecil sekali." kata Raja Eden.


"Aku akan menjelaskannya nanti, waktu kita singkat. Sebaiknya kalian simpan dulu chip itu. Aku akan melanjutkan pembahasan ketiga. Bagaimana dengan persiapan militer kalian.?" tanya Rudy.


"Militer kerajaan Konggo, dalam beberapa bulan terakhir sudah memasuki dungeon secara bergantian. Nilai militer kerajaan sekarang adalah Rank B+. Itu adalah rata-rata penilaian." kata Winston.


"Bagus. Lalu, bagaimana dengan kerajaan Alden.?" tanya Rudy.


"Kerajaan Alden juga melakukan hal yang sama. Dan rata-rata kekuatan militer sekarang adalah Rank A. Kita sudah berjuang semaksimal mungkin." jawab Raja Eden.


"Baiklah. Itu sudah cukup. Kapan pasukan kalian akan bergerak.?" tanya Rudy.


"Sebenarnya kita tidak ingin terburu-buru. Karena kita tidak mempunyai informasi dari kedatangan pasukan Neverland." jawab Winston.


"Sepertinya estimasi waktu akan sedikit cepat. Tapi ini masih 4 bulan dari estimasi waktu 1 tahun. Jadi, kita manfaatkan saja waktu yang tersisa. Jika ada pergerakan dari pasukan Neverlamd, kami akan langsung mengerakkan pasukan kami. Bagaimana menurutmu.?" saut Raja Eden.


"Baiklah kalau begitu. Aku akan fokus ke pembangunan Royal Unity dulu. Dan kalian, perkuat saja militer kalian." kata Rudy.


"Baik Rudy." kata Eden.


"Oke, kami akan undur diri. Masalah chip ini, tolong pelajari sendiri. Letakkan chip itu pada tangan kalian, lalu katakan Open Bar. Sebuah layar akan muncul di depan kalian. Jika kalian masih kerepotan, datanglah ke Mansion, kami siap menyambut kalian." kata Rudy samb berdiri.


"Ah, baiklah. Aku tidak tau apa maksudmu, tapi nanti akan kami coba." kata Eden.


"Baik, kami pergi dulu." kata Rudy.


...

__ADS_1


__ADS_2