Leveling System Reincarnation

Leveling System Reincarnation
CH 101 - Syntesis.


__ADS_3

Emma sangat terkejut melihat senjata yang di pegang oleh Rudy.


"Kita harus mengetes senjata ini." kata Rudy sambil meloncat ke atas benteng.


"Tidak kusangka, kita berhasil menciptakan senjata seperti itu." saut Emma sambil menyusul Rudy.


Di atas benteng, Rudy melihat sebuah gunung di depannya yang sangat jauh. Lalu, ia mengeluarkan sebuah buku skill yang sudah ia ciptakan sendiri.


"Aku akan memasukkan skill di dalamnya Emma." kata Rudy.


"Tungg Rudy, sebaiknya kau mengetes senjata itu dulu. Aku merasakan kekuatan yang sangat kuat di dalamnya. Tanpa skill pun, pedang itu bisa memotong bangunan istana." kata Emma.


"Tentu saja, pedang ini kan di bentuk dari 200 diamond dan 100 pedang Rank A. Sudah pasti sangat kuat sekali, dan yang menjadi special dari pedang ini adalah, dia tidak mengeluarkan efek apapun. Terlihat seperti pedang biasa." kata Rudy.


TRing, SWOS. Rudy pun pengayunkan pedang itu. Rudy pun memejamkan matanya dan berkonsentrasi. Lalu, terlihat energi alam masuk kedalam pedang itu.


"Rasanya sangat menyenangkan. Aku merasa kekuatan pedang ini sangat luar biasa."


Lalu. WOT. SWOOSH. Rudy pun menghempaskan pedangnya kedepan. Bahkan efeknya sampai membuat benteng di sekitarnya retak. DROMRR. Sebagian gunung pun hancur berkeping-keping.


"He.?" saut Emma dengan terkejut.


"Kuat sekali, bahkan dengan jarak sejauh itu mampu menghancurkan sebagian gunung." kata Rudy.


"Waktu tebasnya pun hanya 2 detik dari sini. Luar biasa." saut Emma.


"Ini saatnya memasukkan satu Skill kedalamnya." kata Rudy.


WUING. Buku skill itu pun terserap kedalam sebuah pedang. "Ini berhasil Emma." kata Rudy dengan senang. "He.?" saut Emma dengan terkejut.


"Baiklah, tinggal di tambahkan pemicunya saja di sini." kata Rudy sambil mengarahkan telapak tangannya pada gangang pedang. WOSTT.


"Ini juga berhasil." saut Rudy dengan tersenyum lebar. "Ekperimen ke 678, succes."


TING, SWOSS. SRAAK. Sebuah gunung di depannya itu pun terbelah menjadi dua. Emma pun hanya menelan ludah saking terkejutnya.


"Luar biasa. Hehehe." saut Rudy dengan tersenyum.


"Kau berhasil Rudy. Bagaimana caramu membuat senjata super detail seperti itu.?" tanya Emma.


"Sangat sulit di jelaskan Emma." jawab Rudy.


"Senjata itu benar-benar sangat luar biasa. Meskipun dengan kemampuanku sekarang, aku tidak bisa menciptakan senjata seperti itu." saut Emma.


"Kitalah yang menciptakannya, bukan aku sendiri kan.?"saut Rudy dengan tersenyum kepada Emma.


"Ah, saayang." saut Emma sambil memeluk Rudy dari belakang.

__ADS_1


"Hehe. Sekarang saatnya kita membuat senjata untuk Marco, tapi sebelumnya. Aku ingin mencoba menciptakan senjata paling berat di dunia ini, apa kau mau mencobanya.?" saut Rudy dengan tersenyum.


"Baik, aku akan membantumu." kata Emma.


"Oke, kita turun dari sini." saut Rudy.


...


Beberapa menit kemudian, Rudy mengeluarkan 67 pedang Rank IMR, dan di tambahkan pedang milik Emma sebanyak 53. Dengan jumlah total 120 pedang Rank IMR.


"Apa kau yakin ingin menyatukan semua pedang ini.?" tanya Emma.


"Aku tidak yakin jika semua di satukan, aku akan membaginya menjadi 2 pedang, satu untukku dan satu untukmu." jawab Rudy.


"Tapi ini akan sangat berat Rudy, senjata Rank IMR ini sangat sulit di bentuk, bahkan aku butuh waktu 1 minggu untuk membuat 1 senjata saja. Apalagi kau menambahkan 600 diamond disini." kata Emma.


"Kita harus mengeluarkan semua kemampuan kita Emma. Aku akan berkonsentrasi melebur pedangnya dan tanduk Red Dragon, kau fokus saja untuk melebuh Diamondnya." kata Rudy.


"Apa kau akan membuat dua pedang sekaligus.?" tanya Emma.


"Sebaiknya begitu, aku merasa mampu membuatnya." jawab Rudy.


"Baiklah, aku akan membagi Diamondnya." saut Emma.


Mereka berdua menggunakan 60 pedang Rank IMR, 300 Diamond, dan 1 tanduk Red Dragon.


"Apa kau sudah siap Emma.?" tanya Rudy. "Aku sudah siap." jawab Emma.


SUING. Lingkaran sihir pertama berwarna putih yang berlapis-lapis. SUING, Lingkarang sihir kedua berwarna hitam yang berlapis-lapis. SUING. Lingkaran sihir ketiga berwarna merah yang berlapis-lapis.


"Uuh, ini benar-benar sangat berat. Meskipun Emma sudan membantuku, ini masih sangat berat."


"Uhuk, Err." Emma pun mengeluarkan darah dari mulutnya sambil menahan lingkaran sihir.


"Satu senjata itu terbuat dari ribuan koin emas, aku harus menambahkan unsur lain untuk melebur emas. Titik leleh untuk meleburnya adalah 1.064°C, tapi dengan api biru, harusnya sudah melebur, apa yang ditambahkan Emma di dalamnya."


"Ergh, Uhuk." Emma pun mengeluarkan darahnya lagi dari mulutnya.


"Tidak perlu memikirkan yang lain, karena di dunia ini tidak ada sodium karbonat. Aku hanya perlu menambahkan api untuk meleburnya."


Lalu. DEG. "Arrgh, uhuk." Rudy pun memuntahkan darah dari mulurnya.


"Huh, huh. Kenapa masih belum melebur, bahkan Diamond yang di leburkan Emma masih terlihat utuh."


"Ha.?" saut Rudy yang mengingat sesuatu.


"Aku sampai lupa titik lebur Diamond. Itu adalah zat terkuat di alam semesta, bisa di katakan, itu seperti Berlian, titik lelehnya adalah 7.280°C. Jika berlian itu ada 600 biji, maka bisa di simpulkan, aku butuh titik lebur sebesar 10.000°C. Panas itu seperti permukaan matahari."

__ADS_1


"Apa sebelumnya Emma tadi bisa menahan panas yang keluar dari senjata sebelumnya.? Ini sangat berat untuk Emma. Baiklah, tidak ada cara lain."


WOSH. Suara Barrier yang menyelimuti tempat Systesis. Lalu, SUING SUING SUING. Suara lingkaran sihir yang keluar sangat banyak.


"Untung saja aku mempunya artefak. Ini sangat di untungkan."


Emma pun hampir kehilangan kesadarannya. Darah sudah memenuhi mulutnya, bahkan ia memaksakan energi jiwanya.


"Aku harus cepat."


BRARSS, WOOSSH. Suara kobaran api yang keluar dari lingkarang sihir. Jumlah celcius pun meningkat sangat cepat.


[*2.000°C]


[5.000°C]


[7.000°C]


[9.900°C]


"Ini dia, item dan diamondnya sudah melebur."


[11.000°C*]


"Eh.? Suhunya semakin naik. Sebaiknya aku lepaskan sebagain lingkaran sihir itu"


[11.500°C]


"Itu sudah cukup, aku harus mempertahankan suhunya agar diamond itu masih memiliki unsur kemurniannya. Lalu, sekarang."


SEP. WOOT. Senjata pun berhasil terbentuk, Tapi terlihat Emma hampir pinsan disana.


"Eh.? Emma." saut Rudy yang terkejut. Buk, Emma pun jatuh pinsan.


[9.000°C]


[8.000°C]


"Ini bahaya, jika suhunya sampai turun sebelum senjatanya mengeras, kemurniannya akan hilang."


SUING. SUING. Rudy pun membentuk lingkaran sihir yang sangat banyak.


"Erggh, uhuk, aah." saut Rudy. "Aku harus tetap stabil." ." HOAAAAA." Teriak Rudy.


[10.700°C]


PEAT. SWOOSH. Syntetis pun berhasil. Trang trang. Dua pedang pun terjatuh ke bawah.

__ADS_1


"Huh, huh, huh." suara Rudy dengan terengah-engah, dengan pandangan yang sudah memburam, lalu ia pun pinsan di tempat.


...


__ADS_2