Menikah Karena Tradisi

Menikah Karena Tradisi
Dia Lupa?


__ADS_3

Raja melihat kedatangan Hana bersama Samuel. Dengan wajah kesal dan marah, ia pun segera berlari mendekat.


"Hana, koq kamu bisa sama dia sih?" tanya Raja garang.


"Nggak sengaja ketemu tadi. Terus, dia mau nonton juga. Karena gak ada teman, aku ajak dia sekalian. Siapa tau film yang mau di tonton sama," ujar Hana.


Kali ini, Raja mengontrol emosinya. Ia tidak mau kalo Hana akan curiga padanya.


"Emangnya dia mau nonton film apa? Kalo film yang akan kita tonton, tiketnya udah abis," jawab Raja ketus. Kemudian memilih berdiri diantara Samuel dan Hana.


Samuel dan Hana segera merenggangkan posisinya.


Raja memperhatikan Hana dan Samuel bergantian. "Sialan, gak jadi kencan ini namanya," batin Raja.


"Kalo boleh tau, film apa yang akan kalian tonton?" tanya Samuel melirik Raja.


"Amazing Love!" jawab Raja singkat.


"Pass banget, aku udah beli kemaren ... Nih, tiket aku," Samuel merogoh saku jaketnya dan menunjukan satu tiket.


Raja merasa geram, sedangkan Hana justru merasa senang. Hana segera berpindah ke samping Samuel.

__ADS_1


"Wah, kebetulan banget, Sam! Kamu bareng kita aja, kamu duduk dimana?" tanya Hana.


Setelah memperlihatkan tiketnya kepada Hana, Hana merasa senang kembali karena tempat duduk mereka bertiga ternyata sejajar. Raja bertambah kesal dengan sikap Hana.


"Hana ini gimana sih, dia gak inget apa dulu pernah mau dilecehin sama Samuel. Kenapa sekarang malah baik banget sama dia. Katanya trauma, tapi nyatanya malah biasa aja. Masa iya dia lupain masalahnya gitu aja. Nyebelin banget gak sih nih cewek," tutur Raja dalam hatinya.


"Kalo gitu, aku beliin popcorn sama minuman yah," ucap Samuel seraya tersenyum senang.


Samuel kemudian pergi meninggalkan Raja dan Hana.


"Kamu kenapa ngajakin dia sih? Seneng banget pula," ucap Raja kesal.


"Memangnya kenapa? Dia kan juga teman kamu, Ja! Lagian film yang mau kita tonton juga sama. Gak ada salahnya dong," jelas Hana.


Hana menyipitkan matanya dan memandang Raja dengan tajam.


"Perbuatan apa? Kamu tau sesuatu tentang kejadian aku dulu? Jawab aku, Ja!" ucap Hana.


Raja menelan ludahnya sendiri. Ia baru sadar kalo ia keceplosan.


"Apa? Kamu kan dulu bilang katanya ada masalah sama dia!" jawab Raja salah tingkah.

__ADS_1


"Nggak! Tapi, kayaknya kamu lebih tau dari sekedar itu deh. Apa yang kamu sembunyiin dari aku, Ja?" tanya Hana lagi dengan tajam.


"Sembunyiin apa? Aku gak nyembunyiin apa-apa," jawab Raja.


"Kamu bohong. Dari sikap kamu ke Samuel aja beda. Kalo kamu emang pernah berteman baik dengan Samuel, harusnya saat pertama kali kamu ketemu sama dia, kamu gak langsung marah dan mau mukul, Ja! Kamu harusnya seneng dan meluk dia, bukan sebaliknya!" tutur Hana penuh penekanan.


Raja terdiam sejenak. Ia merasa gugup dan takut kalo sampai Hana, mengetahui dirinya berteman dengan Samuel. Terutama saat kejadian di lapangan yang membuat Hana pingsan. Raja takut kalo Hana marah dan tidak mau kenal dengannya.


"Dasar beg o! Mudah-mudahan, Hana gak curiga," batin Raja.


"Nggak koq, Han, beneran. Aku ngomong gitu karena asal aja. Aku gak terima kalo Samuel nyakitin kamu. Soalnya kamu kan dulu pernah cerita masalah kamu sama Samuel, yang bikin kamu trauma katanya. Jadi aku sebel lah kalo ada dia," ucap Raja.


"Kamu bohong!"


"Aku gak bohong, percaya deh sama aku," ucap Raja sambil memegang kedua pundak Hana.


Di sudut sana, ada seseorang yang berhasil mengabadikan foto Raja dan Hana pada posisi itu. Orang tersebut tersenyum menyeringai.


Samuel datang sambil membawa popcorn dan minuman dengan kesusahan. "Woy, minta tolong bantuin dong, aku gak bisa bawa ini semuanya sendiri,"


Hana dan Raja melihat ke arah Samuel bersamaan. Dengan sigap, Hana membantu membawakan popcorn dan minuman yang memang untuk dirinya. Demikian juga dengan Raja.

__ADS_1


"Ya ampun, kasian banget. Tau gitu aku ikut kamu beli tadi," ucap Hana sambil tersenyum.


Hana memang pernah merasakan trauma dan sedih atas kejadian yang menimpa dirinya waktu itu. Tapi, dia bukan tipe orang pendendam. Dia lebih suka memaafkan. Hana berharap dengan kondisi Samuel yang hilang ingatan sekarang, Samuel bisa berubah menjadi orang baik, dan meninggalkan masa kelamnya.


__ADS_2