
Brak
Alex maupun Aldari terkejut mendengar suara pintu ruangan kerja Alex yang di buka paksa dari luar oleh seseorang.
Ketika pintu telah di buka lebar oleh seseorang dari luar dan terlihat lah manusia yang tak kalah tampan dari tuan muda Alex, Alex yang melihat kedatangan teman teman nya di ruangan kerjanya pun berdecak kesal.
" Hey kalian, kalian kalau masuk ruangan kerja ku tidak bisakah kalian mengetuk pintu terlebih dahulu. Ujar Alex berdecak kesal melihat tingkah teman teman nya tersebut.
Kalau Alex kesal melihat tingkah teman teman-teman nya tersebut.
Lain hal nya yang terjadi terhadap Aldari, Aldari yang melihat teman teman tuan muda Alex tersebut sampai tak berkedip mata nya yang melihat lima manusia yang tampan tampan itu dan bahkan Aldari sampai sampai tak sadar bahwa mulutnya terbuka lebar, saking Shok nya Aldari melihat mereka.
Alex yang melihat Aldari sampai tak berkedip melihat ke lima teman teman nya tersebut pun berdehem sangat keras. Sampai sampai Aldari terkejut dari kekaguman nya melihat lima manusia yang ada dihadapannya itu.
" Dasar gadis penggoda, ujar Alex dengan sinis menatap Ke arah di mana Aldari berdiri.
" Melihat yang bening bening saja sampai- sampai mata mau keluar dari tempatnya. Ujar Alex dengan nada datarnya tersebut.
Umpat Alex kepada Aldari, yang melihat teman temannya yang masuk ke ruangan kerja nya tanpa seizin dari nya itu.
Alex melirik ke arah Aldari dengan ekor matanya, sehingga ke lima teman Alex pun menoleh ke arah mata Alex melirik seseorang gadis yang tak jauh dari ruangan itu.
Gumam Alek yang masih bisa di dengar oleh manusia manusia yang ada di dalam ruangan kerjanya tersebut.
Seketika lima teman Alex tersebut melihat ke arah mata Alex melihat seseorang gadis cantik yang berdiri tak jauh dari ruangan itu.
Lima pasang mata tersebut sama hal nya dengan Aldari sampai sampai tak berkedip melihat wajah Aldari tersebut. Teman teman Alex pun melihat ke arah Alex untuk meminta penjelasan tentang Aldari, pasalnya Alex tak pernah membawa seorang gadis ke ruangan kerja nya tersebut. Kecuali rekan kerjanya, itu pun pasti di dampingi oleh sang sekretaris nya.
Cantik.
ltulah gumam mereka berlima ketika melihat Aldari tersebut.
Randi, Wira, Rey, Mart, dan Ozi.
Ke lima pria pria tampan itu langsung menghampiri diri Aldari berdiri tak jauh dari ruangan kerja Alex tersebut.
__ADS_1
Di antara ke lima teman teman Alex, Rey lah yang punya sifat play boy yang di atas rata rata di antara mereka semua.
Rey Langsung memperkenalkan dirinya sendiri ke pada Aldari yang sedang mematung melihat wajah tampan Rey tersebut.
Hey adik cantik.
Rey mengeluarkan rayuan maut nya terhadap Aldari.
Aldari yang jarang orang memujinya cantik, bahkan tak ada sama sekali orang bilang dirinya cantik, kecuali dirinya lah yang memuji dirinya sendiri cantik. ltu pun di hadapan sang sahabat nya Rere Iyah memuji dirinya sendiri.
" Boleh kita kenalan?" ujar Rey memperkenalkan dirinya kepada Aldari yang sedang mematung melihat wajah Rey tersebut.
Rey pun langsung mengulurkan tangannya untuk kenalan sama Aldari tersebut. Aldari pun menerima uluran tangan Rey tersebut. Dan memberi senyuman manis nya kepada Rey tersebut.
" Wah, senyuman mu manis sekali adik manis. Ujar Rey yang sedang memuji senyuman manis dari Aldari tersebut.
Aldari yang mendapatkan pujian dari Rey,
seketika menjadi malu bahkan wajahnya terlihat sangat jelas menjadi merah merona atas ucapan rey yang memuji dirinya 'cantik'.
Ucap Rey yang mendapatkan senyuman manis dari Aldari terhadap dirinya.
" Sa.
" Belum sempat Aldari menjawab pertanyaan dari Rey, ucapannya telah di potong oleh Alex.
" Dia bukan pacar ku, ujar Alex dengan suara datar nya tersebut.
Tekan Alex bicara sinis, sambil melirik Aldari yang sedang berdiri di ruangan itu.
Semua pria pria tampan tersebut pun menoleh ke arah Alex, ketika mereka mendengar pertanyaan Rey terhadap Aldari, bukan Aldari yang menjawab melainkan sang tuan muda Alex.
" Kenapa kalian melihat ku seperti itu?" ujar Alex dengan gugup, menatap wajah teman-teman nya tersebut.
Gugup Alex bicara dengan teman teman nya tersebut.
__ADS_1
Rey yang memang memiliki sifat jail, seketika terlindas di otak nya untuk menjahili sang sahabat nya Alex.
Kalau adik cantik ini bukan pacar nya alex.
Mau kah ikut Abang pulang ke rumah.
Goda Rey yang melirik ke arah Alex tersebut.
Secepat kilat Alex menjawab ucapan rey.
Kau tidak bisa membawanya dari mansion ku ini ucap alex dengan tegas.
Kenapa tidak bisa jawab rey?
Dia har,
Belum sempat Alex menjawab ucapan rey, sudah di potong oleh Ozi.
Apa dia wanita mu?
ucap Ozi ke Alex.
Yang membuat Alex menjadi gugup, dan tidak bisa menjawab pertanyaan Ozi terhadapnya.
Gadis itu?
Ucap Alex gugup.
Yang melirik melihat wajah Aldari yang hanya diam mendengarkan ucapannya terhadap dirinya dan teman teman nya.
bersambung
Jangan lupa tinggalkan jejak like and comen yah guys dan vote juga yah
semoga suka 💞
__ADS_1
Selamat membaca 💞
Terima kasih 💞