Menjadi Pembantu Tuan Muda Arogan

Menjadi Pembantu Tuan Muda Arogan
38. Menjadi pembantu tuan muda arogan


__ADS_3

Sampai detik ini nyatanya Alex masih saja menanyakan kepada Aldari tentang kaki Aldari yang bisa terluka dan sampai mengeluarkan darah segar seperti saat ini Alex lihat. "Apa kau yakin kakimu itu terluka gara-gara terpeleset di Office ku ini, tanya Alex Kepada Aldari yang dari tadi tidak berani menatap wajah Aldari yang duduk di depannya.


Aldari yang mendengar ucapan Alex barusan di buat menjadi merinding mendengar ucapan Alex tersebut, baiklah kalau iya dirimu terpeleset di Office ku ini yang kebersihan nya yang terjaga dua puluh empat jam kebersihan nya. Maka aku akan memecat kebersihan yang kerjanya tak becus sampai-sampai dirimu terpeleset seperti ini di Office ku ini ucap Alex dengan suara datar nya tersebut.


Aldari yang mendengar ucapan Alex yang akan memecat kebersihan yang tak becus bekerja di Office ini, seketika Aldari langsung menatap wajah Alex yang sedang duduk di depan nya tersebut. Mau tak mau Aldari harus bicara jujur kepada Alex dan dirinya tak mau petugas kebersihan itu di pecat karena dirinya telah berbohong kepada Alex.


Alex yang melihat wajah Aldari menjadi panik karena dirinya akan memecat petugas kebersihan yang tak becus bekerja di Office nya itu pun tersenyum miring melihat wajah Aldari yang berubah menjadi kuatir atas ucapannya barusan.


T-tuan tidak perlu m-memecat petugas kebersihan itu ucap Aldari dengan gugup bicara dengan Alex, Alex yang mendengar ucapan Aldari pun langsung tersenyum bahkan nyaris tak terlihat senyuman nya tersebut. Mengapa dirimu yang jadi mengatur ku yang tak boleh memecat petugas kebersihan itu yang jelas-jelas tak becus dalam bekerja, ucap Alex dengan suara datar nya tersebut.


K-karena s-saya tidak terpeleset ucap Aldari dengan bicara gugup dan tertunduk karena dirinya telah berbohong. Kau berani berbohong kepada ku gadis nakal? s-saya minta maaf tuan ucap Aldari dengan suara lirih nya tersebut. Kau harus di hukum karena telah berani membohongi diri ku dan juga telah memfitnah karyawan perusahaan Jaya Tama ini. Ucap Alex dengan suara datar nya tersebut dan jelas itu membuat Aldari menjadi tambah takut mendengar ucapan Alex, aku pasrah menerima hukuman darinya nanti gumam Aldari dalam hati nya.


Rey yang dari tadi hanya diam di ruangan kerja Alex seketika dirinya buka mulut, hey apa kau tidak melihat kaki gadis itu sedang terluka dan dirimu mala membicarakan tentang hukuman. Ucap Rey dengan kesal kepada diri Alex tersebut dan tak habis pikir yenta sifat sang sahabat nya yang satu ini bisa bisa nya dirinya mau menghukum gadis ini, kau diam saja ini bukan urusanmu dan terserah diriku mau ku apakan gadis nakal ini ucap Alex dengan nada yang begitu ketus bicara dengan sang sahabat nya tersebut.


Tok

__ADS_1


Tok


Tok


Rey yang ingin membalas ucapan Alex seketika ucapan nya terhenti karena suara ketukan pintu dari luar ruangan kerja Alex.


Masuk.


Ucap Alex dengan suara datar nya tersebut.


Dokter, Kau obati saja langsung Nona itu, tunjuk Jastin ke arah di mana Aldari duduk. Sang dokter pun langsung melangkahkan kakinya menuju dimana Aldari yang sedang duduk, maaf Nona saya akan mengobati kaki anda ucap sang dokter tersebut kepada Aldari dengan rama. Aldari pun hanya mengangguk kan kepala nya saja ketika sang dokter akan mengobati kaki nya tersebut.


Aldari meringis ketika kakinya di bersihkan oleh sang dokter, Alex yang melihat wajah Aldari yang menahan sakit karena sang dokter yang mengobati kaki nya pun langsung menegur sang dokter. Apa dirimu tak bisa bekerja dengan baik? kenapa gadis itu bisa kesakitan ketika dirimu mengobati kaki nya? ucap Alex dengan suara ketus nya bicara dengan sang dokter tersebut.


Aldari, Rey maupun Jastin. Langkah menoleh ke arah Alex yang bicara ketus terhadap sang dokter. Alex yang di tatap oleh ketiga orang tersebut kecuali sang dokter yang hanya fokus mengobati Luka Aldari iya sudah tahu betul akan sifat sang tuan muda Alex tersebut dan sang dokter hanya diam untuk mencari aman terhadap dirinya. Sempat dirinya menjawab ucapan sang tuan muda Alex maka jangan harap dirinya bisa jadi dokter pribadi keluarga Alex tersebut.

__ADS_1


Kenapa kalian menatap ku seperti itu, ucap Alex dengan suara datar nya ketika dirinya di tatap oleh ketiga orang yang sedang duduk di depannya. Apa dirimu itu tidak bisa diam ucap Rey deng kesal bicara dengan sang sahabat nya tersebut, kau itu mengganggu dokter ini saja yang sedang mengobati gadis ini ucap Rey yang sedang melotot melihat wajah sang sahabat nya tersebut.


Aku bicara apa adanya, kau bisa melihat wajah gadis nakal itu yang sedang menahan kesakitan akibat dokter itu, tunjuk Alex ke arah sang dokter yang sedang fokus mengobati kaki Aldari. Sang dokter hanya bisa mengumpat sang tuan muda Alex dalam hati nya saja karena tak bisa bicara di depan orang nya langsung.


Tuan muda kalau bukan anda yang mengatai saya sudah dari tadi saya meninggalkan ruangan ini yang seperti di kandang singa saja, gumam sang dokter dalam hati nya tersebut. Setelah sang dokter.


Bersambung


Jangan lupa tinggalkan jejak like and comen yah guys dan vote juga


Semoga suka 💞


Selamat membaca 💞


Terima kasih 💞

__ADS_1


__ADS_2