
Alex yang tadi nya beberapa menit meninggalkan Aldari di sofa ruangan kerjanya untuk menerima telepon dari sang Mommy tercinta. Selesai menerima telepon dari sang Mommy dirinya pun langsung melangkah kan kakinya menuju di mana Aldari sedang menikmati makanan yang dirinya pesan melalui sang sekretaris Jastin tersebut.
Alex melangkah kan kakinya satu langkah untuk memastikan apa matanya yang salah! yah jelas matanya tidak salah melihat kini meja yang tadinya penuh dengan makanan. Sekarang hanya tinggal bungkusannya saja dan Alex pun langsung melirik di mana Aldari sedang menundukkan kepalanya karena Aldari malu telah menghabiskan makanan lezat tersebut.
"Tubuh saja yang kecil, tapi makan begitu banyak yang muat di dalam perut kecil itu, cibir Alex yang melihat Aldari hanya menundukkan kepalanya saja karena malu. Aldari yang mendengar ucapan dari Alex hanya bisa diam toh memang benar jika dirinya yang sudah menghabiskan makanan lezat itu.
"Salah dirinya sendiri, kenapa memesan makanan yang begitu lezat, dan lagian pula diriku kan belum makan dari tadi siang, gumam Aldari dalam hati nya sambil melirik di mana Alex sedang menatap dirinya tersebut.
Alex yang sedang fokus menatap Aldari seketika dirinya terkejut ketika seseorang mengetuk pintu ruangan kerja nya tersebut.
Tok.
Tok.
Tok.
__ADS_1
"Masuk, Jawab Alex pada seseorang yang telah mengetuk pintu ruangan kerja nya tersebut. Setelah mendapat izin dari sang pemilik ruangan itu, tampak lah wajah yang telah mengetuk pintu ruangan tersebut.
"Permisi tuan, ujar Jastin setelah mendapat izin masuk ke ruangan CEO nya tersebut, Alex hanya melirik sekilas ke arah dimana sang sekretaris nya berdiri.
"Kau pergilah bersiap-siap karena sebentar lagi kita akan pergi, ujar Alex yang melihat Aldari hanya diam duduk di atas karpet di ruangan kerja nya tersebut setelah selesai makan beberapa menit yang lalu. Aldari yang mendengar ucapan dari Alex barusan pun langsung menatap wajah Alex dengan bingung, pasalnya Alex menyuruh dirinya untuk bersiap-siap.
"Bersiap-siap" tanya Aldari pada dirinya sendiri sambil menatap wajah Alex dengan polosnya. Alex yang tahu Aldari sedang bingung atas ucapannya yang menyuruh dirinya untuk siap-siap pun langsung menoleh ke arah dimana sang sekretaris nya Jastin berdiri.
Jastin yang tahu akan lirikan dari CEO nya pun langsung melangkah kan kakinya menuju di mana Aldari sedang duduk. "Nona, ambil lah paper bag ini dan cepat lah siap-siap karena sebentar lagi kita akan pergi ke Mall untuk membeli yang nona butuhkan, ujar Jastin panjang kali lebar pada Aldari tersebut.
"Kau ini memang sangat-sangatlah lemot, apa kau tidak mengerti apa yang di bilang oleh sekretaris ku tadi!" ujar Alex menatap Aldari dengan tatapan tajam milik nya tersebut.
Aldari yang mendapatkan tatapan tajam dari mata si pria arogan itu pun langsung berdiri dengan cepat. Tanpa menunggu lama Aldari pun langsung melangkah kan kakinya menuju di mana Aldari harus untuk bersiap-siap atas perintah dari pria Arogan tersebut.
Alex yang melihat Aldari begitu tergesa-gesa melangkah kan kakinya entah kemana pun langsung tersenyum. "Dasar gadis bodoh, apa dirinya tahu di mana seharusnya dirinya Menganti pakaiannya, gumam Alex yang melihat Aldari tampak kebingungan tak jauh dari meja kerjanya tersebut.
__ADS_1
Alex yang baru sadar sang sekretaris nya Jastin yang masih berada di dalam ruangan kerja nya tersebut pun langsung menoleh di mana sang sekretaris nya tersebut berdiri.
"Kau kenapa masih berada di dalam ruangan kerja ku ini?" apa kau ingin melihat diriku bersama gadis nakal itu di ruangan ini? tanya Alex sinis pada sang sekretaris nya tersebut.
Jastin yang mendengar ucapan dari sang CEO nya tersebut pun langsung menoleh di mana Alex sedang menatap dirinya dengan tatapan kesal. "Tuan tadi saya hanya, ...." belum sempat sekretaris Jastin melanjutkan ucapannya, Alex langsung memotong ucapan dari sang sekretaris nya tersebut. "Dirimu memang sengaja tidak ke luar setelah mengantarkan paber bag pada gadis nakal itu kan!!" tuduh Alex pada sang sekretaris nya tersebut.
Jastin yang mendengar ucapan dari sang CEO nya pun langsung termangu, "yang benar saja dirinya ingin melihat mereka berdua di dalam ruangan ini!!". Gumam Jastin dalam hati nya tersebut.
Alex yang kesal pada sang sekretaris nya tersebut pun langsung menoleh di mana Aldari sedang berdiri tak jauh dari mereka berdua.
"Kau juga, kenapa masih juga belum bergantian pakaian, ujar Alex menatap kesal pada Aldari yang belum juga mengganti pakaian nya tersebut.
"Dasar" lemot, cibir Alex menatap di mana Aldari sedang berdiri.
Bersambung
__ADS_1