
Alex begitu intens melihat wajah aldari yang begitu dekat dengan dirinya.
Ternyata kau boleh juga.
Gumam Alex dalam hati nya yang sedang menatap wajah aldari yang sedang mengisi piring nya tersebut.
Aldari yang tahu Alex sedang menatap dirinya yang sedang mengisi piring makanan nya ini dengan tanpa mengedipkan mata nya. membuat aldari merasa risih dengan tatapan Alex tersebut.
Tuan, apa masih ada yang kurang dengan makanan nya, ucap aldari kepada diri Alex yang sedang menatap dirinya. Seketika lamunan Alex hilang karena aldari memanggil namanya yang sedang menatap wajah aldari tersebut.
Apa ucap Alex gugup setelah lamunannya buyar ketika mendengar suara aldari memanggil nya. Makanan nya apa ada masih yang kurang tuan, ucap aldari terhadap diri Alex.
ltu sudah cukup, dan kau menjauh lah dari ku selama aku makan. Nanti selera makan ku bisa hilang karena melihat wajah mu. Ucap Alex dengan sinis sambil melirik ke arah aldari berdiri tak jauh dari ruangan itu.
Apa dia bilang? melihat wajah ku nafsu makannya hilang, aldari bergumam dalam hati nya tersebut, ingin aku rasa nya mencekik leher tu orang aldari bergumam sendiri. Kau tidak usah mengumpat ku dalam hati mu itu nggak bakalan terwujud ucap Alex dengan suara sinis nya tersebut.
Aldari begitu terkejut Alex tahu isi hati nya tersebut yang sedang mengumpat dirinya. Aldari yang ketahuan sedang mengumpat Alex seketika wajah nya menjadi pucat karena iya ketauan sedang mengatai si tuan muda tersebut.
Alex langsung menoleh ke arah aldari yang sedang mematung menatapnya yang sedang makan tersebut. apa kau mengumpat ku? tanya Alex ke pada aldari tersebut, ti-tidak tu-tuan ucap aldari dengan suara bergetar karena takut terhadap Alex.
Kau pergi lah ke dapur buat kan diri ku kopi, jangan terlalu manis dan juga jangan terlalu pahit nanti kau antar kan ke ruangan kerja ku. seketika Alex langsung beranjak dari kursinya menuju ke lantai atas mansion di mana ruangan kerjanya berada. Aldari pun langsung menuju ke dapur untuk menyiapkan kopi untuk sang tuan muda Alex tersebut.
__ADS_1
Sesampainya Alex di ruangan kerjanya, Alex langsung mengecek email yang di kirim kan oleh sang sekretaris nya Jastin. Alex begitu serius membaca tentang biodata aldari tersebut.
Nama aldari putri indah ( yatim piatu )
Umur dua puluh tahun ( tahun ini )
Tempat tinggal jalan duri blok w
Tempat kerja restoran mekar mawar.
Ternyata dia yatim piatu, gumam Alex dalam hati nya tersebut.
tok
tok
tok
Ketukan ke tiga baru lah ada sahutan dari dalam ruangan kerja Alex.
Masuk.
__ADS_1
Setelah dapat izin dari sang pemilik ruangan tersebut barulah aldari membuka pintu ruang kerja Alex tersebut. Tampak lah Alex sedang duduk di kursi kebesarannya yang sambil melihat tumpukan kertas di atas mejanya.
Tuan ini minumannya, ucap aldari dengan suara yang begitu pelan. seketika alex langsung menoleh ke arah aldari yang sedang memegang secangkir kopi untuk dirinya tersebut. Kau letakkan di atas meja kerja ku ini ucap Alex dengan suara datar nya.
Aldari langsung meletakkan di meja kerja Alex tersebut. Dan kau pergi lah beres kan kamar ku, ucap Alex kepada aldari,dan satu lagi ucap Alex. Seketika langkah kaki aldari terhenti mendengar suara Alex tersebut. Jangan sampai ada debu yang menempel di dinding kamar ku, aku alergi terhadap debu sampai masih ada debu kau siap siap lah menerima hukuman dari ku karena kerja tidak becus sebagai pelayan di mansion ini. Alex tersenyum devil melihat wajah aldari tersebut.
Aldari yang melihat senyuman Alex tersebut seketika bulu kuduk nya terasa berdiri.
Cuma nya bisa mengancam orang.
Gumam aldari dalam hati nya tersebut.
bersambung
Jangan lupa tinggalkan jejak like and comen vote juga yah guys💞
Semoga kalian suka 💞
Selamat membaca 💞
Terima kasih 💞
__ADS_1