Menjadi Pembantu Tuan Muda Arogan

Menjadi Pembantu Tuan Muda Arogan
8. menjadi pembantu tuan muda arogan


__ADS_3

Di Restoran mekar mawar.


Rere begitu sedih sang sahabat kini di bawa paksa oleh tuan Alex, aku jadi sahabat memang tida berguna sahabat sendiri saja dapat masalah aku tidak bisa membantu nya. Hah, muda mudahan kamu baik baik saja Al, Rere bergumam sendiri.


Rere yang merasa dirinya memang tidak bisa membantu sang sahabat nya Aldari hanya bisa pasrah, toh memang benar diri nya tak bisa melawan seorang tuan Alex Anggara Wilson tersebut.


Jangankan dirinya, sang manajer Restoran mekar mawar saja tak bisa berbuat apa-apa untuk membantu pelayan nya sendiri, apalagi diri nya hanya seorang pelayan sama dengan sang sahabat nya sendiri 'aldari'.


Kalau Rere sang sahabat nya Aldari di Landa sedih + merasa bersalah tidak bisa membantu sang sahabat nya Aldari lain hal nya Aldari yang di bawa paksa dari restoran mekar mawar tersebut. Kini diri nya tidak jadi di bawa ke tempat yang di rencanakan oleh sang tuan muda tersebut.


Di dalam mobil.


Aldari maupun tuan muda Alex, hanya ada keheningan yang melanda pikiran mereka masing masing, sehingga mau tak mau sang sekretaris Jastin yang memulai pembicaraan tersebut.


Setelah beberapa menit mereka menempuh perjalanan.


Tuan, kita akan ke mansion mana?


Kau antar saja ke mansion utama, dan satu lagi, kau Jangan bilang sama Deddy maupun mommy. Aku membawa seorang pelayan baru di mansion utama. Nanti yang ada mommy akan banyak tanya asal usul pelayan ini.


Cukup aku dan kau saja yang tahu soal pelayan yang tidak becus dalam kerja ini. Seketika Aldari langsung menoleh ke arah sang tuan muda tersebut. Yang bilang dirinya tidak becus dalam bekerja sehingga Aldari terpaksa membuka mulutnya untuk berbicara soal dirinya yang di bidang tak becus dalam bekerja.

__ADS_1


Tuan muda yang terhormat, dengan hati hati Aldari bicara agar dirinya tak dapat amukan dari tuan muda tersebut. Saya itu cuman tidak senggang hanya tidak senggang menumpahkan makanan itu, bukan saya tidak becus dalam bekerja. Aldari menekankan setiap kata yang iya ucapkan kepada sang tuan muda tersebut.


Apa kau sudah selesai bicara nya pelayan


dengan tatapan tajam nya tuan muda Alex bicara dengan Aldari, sehingga membuat Aldari menjadi menundukkan kepalanya karena takut.


Kau bilang kau becus dalam bekerja Alex.


Kita lihat saja nanti apa benar kau becus dalam bekerja atau tidak Dengan sinis nya Alex bicara dengan Aldari, sehingga membuat Aldari terkejut hanya bisa pasrah.


Setelah puas berdebat antara Aldari dan tuan muda Alex, kini hanya ada keheningan di antara mereka berdua.


Sang sekretaris Jastin yang melihat tuan nya banyak bicara pun menjadi heran, pasal nya sang tuan tak pernah banyak bicara dengan orang asing terkecuali dengan sang Deddy nya dan mommy nya serta sahabat nya.


Aldari tak sadar sampai sang sekretaris Jastin memanggil nya untuk keluar dari dalam mobil tersebut. Sehingga membuat Aldari sadar dari lamunannya tersebut, mendengar suara datar dari seseorang memanggil nya.


Dasar pelayan kampungan.


Desis Alek kepada Aldari yang melihat Aldari yang sampai tidak mengedipkan matanya yang melihat mansion milik keluarga nya tersebut.


Aldari yang mendengar ocehan tak penting itu hanya diam mendengarkan nya.

__ADS_1


Kau jangan mencoba coba untuk mencuri di mansion ku ini.


Sampai kau kedapatan mencuri dan menyentuh barang barang di mansion ini.


Kau tanggung saja akibatnya nanti, sampai kau berani berniat untuk melakukan itu. Desis nya bicara dengan Aldari, sehingga membuat Aldari menjadi emosi nya memuncak.


Ntah dapat keberanian dari mana datangnya membuat Aldari berani melawan sang tuan muda tersebut.


Hey kau tuan kalau bicara mulut mu itu di jaga, aku tidak ada niat untuk ambil apa pun yang ada di dalam rumah itu Aldari.


Apa kau bilang?


Berani kau bicara lantang di hadapan ku?


bersambung


Jangan lupa tinggalkan jejak like and comen yah guys dan vote juga


Semoga suka 💞


Selamat membaca 💞

__ADS_1


Terima kasih 💞


__ADS_2