
Sampai di lobi bawah, semua karyawan perusahaan Jaya Tama yang melihat Alex yang sedang menggendong tubuh mungil Aldari di buat riuh. Karena melihat CEO perusahaan Jaya Tama mereka sedang menggendong seorang gadis yang tak lain adalah Aldari dan sebelum nya mereka tak pernah melihat seorang Alex bersentuhan namanya wanita dan apa yang mereka lihat saat ini. Pemandangan yang tak biasa di suguhi oleh sang CEO perusahaan tersebut. Wah romantis yah mereka beruntung sekali gadis itu bisa di gendong oleh CEO, begitu bisikan-bisikan para karyawan perusahaan Jaya Tama yang melihat Aldari dan Alex.
Alex yang melihat para karyawan perusahaan Jaya Tama yang melihat dirinya yang sedang menggendong tubuh mungil Aldari yang tanpa berkedip tak peduli terhadap tatapan tersebut, bahkan iya hanya fokus melihat ke depan. Dan tanpa mengalihkan pandangannya ke arah depan.
Samar-samar Aldari yang mendengar ucapan karyawan perusahaan Jaya Tama, apa mereka bilang beruntung? kalian belum tahu saja seperti sifat asli tuan kalian ini gumam Aldari dalam hati nya, dan beruntung apa nya yang ada diriku akan mendapatkan hukuman setelah ini gumam Aldari dalam hati nya. huh, nasibku selalu saja tidak beruntung seperti mereka mereka bagaimana caranya aku harus bisa keluar dari Mansion tuan Alex. Aldari yang sedang di gendong oleh Alex pun masih sempat-sempatnya memikirkan cara untuk melarikan diri dari kediaman Alex.
Sesampainya di parkiran mobil khusus CEO, Jastin langsung membuka pintu mobil untuk CEO nya tersebut, silahkan tuan ucap Jastin kepada Alex yang sedang menggendong tubuh mungil Aldari. Setelah Alex mendudukkan tubuh mungil Aldari di kursi depan Alex pun memutari mobil untuk duduk di kursi kemudi dan tak lupa Alex memasang sabuk pengaman mobil untuk Aldari dan dirinya sendiri.
Setelah kepergian Alex, Jastin pun melangkah kan kaki nya menuju ruangan kerja Alex untuk menemui rekan bisnisnya sekaligus sahabatnya CEO nya tersebut. Rey yang mendengar pintu di buka dari luar langsung menatap ke arah pintu dan tampak lah Jastin masuk ke ruangan kerja Alex. Belum sempat Jastin melangkah kan kaki nya menuju di mana Rey duduk, Rey langsung memberikan Jastin pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan Aldari.
Jastin apa hubungannya Alex dengan gadis itu? ucap Rey yang tak sabar ingin mendengar jawaban dari sang sekretaris sahabat nya itu. Jastin yang baru ingin melangkah kan kaki nya menuju kursi di ruangan itu langsung menoleh ke arah dimana Rey duduk. Saya tidak mengerti maksud anda tuan ucap Jastin dengan suara datar nya tersebut dan melangkah kan kaki nya menuju di mana Rey duduk. Kau jangan berpura-pura tidak tahu Jastin dan kau tahu pasti tentang bos mu itu ucap Rey dengan kesal terhadap sang sekretaris Jastin tersebut.
__ADS_1
Kalau tuan ingin tahu tentang tuan Alex dan Nona Aldari, tuan bisa langsung tanyakan saja pada tuan Alex dan saya tak tahu apapun tentang mereka ucap Jastin dengan suara datar nya tersebut dan itu jelas membuat Rey kesal setengah mati mendengar ucapan dari sang sekretaris Jastin tersebut.
Huh, kau ini sama saja dengan bos mu itu sama-sama seperti beruang kutub, ucap Rey yang melirik di mana Jastin duduk.
Jastin yang mendengar ocehan sahabat bos nya pun hanya diam tak membalas ucapan tersebut. Tuan ini laporan yang tuan butuhkan ucap Jastin yang memberikan laporan yang diinginkan oleh rekan bisnisnya tersebut. Oh iya hampir saja diriku melupakan ini ucap Rey yang melirik ke arah Jastin tersebut. Kalau begitu aku pamit dulu percuma juga diriku di sini dengan dirimu yang seperti macan saja ketika di lihat, ucap Rey kepada Jastin yang sibuk melihat laporan perusahaan Jaya Tama tersebut.
Jastin yang mendengar ocehan tersebut Langsung melihat ke arah Rey duduk, tuan pintu keluar nya masih di tempat biasa ucap Jastin dengan suara datar nya. Seketika Rey langsung berdiri dari duduknya dan melangkahkan kakinya menuju pintu keluar, sebelum Rey membuka pintu ruang kerja Alex iya pun menoleh ke arah Jastin,, tak bos tak sekretaris sama-sama menyebalkan ucap Rey yang melirik ke arah Jastin.
Belum sempat Jastin ingin menjawab ucapan Rey, terdengar suara pintu yang di tutup yang lumayan keras sehingga membuat Jastin terkejut mendengar suara pintu tersebut.
Beberapa menit menempuh perjalanan kini Aldari dan Alex sudah sampai di Mansion, penjaga gerbang Mansion yang melihat mobil sang tuan muda Alex datang langsung membuka kan pintu gerbang Mansion tersebut. Dan sampai di pintu utama mobil Alex langsung terparkir rapi di depan pintu masuk, Kepala pelayan Mansion yang tahu tuan nya pulang langsung menyambut kedatangan tuan muda Alex.
__ADS_1
Kepala pelayan Mansion yang melihat keadaan Aldari pun di buat terkejut, pasalnya Nona nya keluar Mansion dalam keadaan baik-baik dan kenapa pulang telah di gendong oleh sang tuan muda Alex.
Nona, ucap pelayan Mansion yang melihat Aldari yang tengah di gendong oleh Alex.
Kau siapkan kamar untuk gadis nakal ini, ucap Alex dengan suara datar nya tersebut.
Bersambung
Jangan lupa tinggalkan jejak like and comen yah guys dan vote juga
Semoga suka 💞
__ADS_1
Selamat membaca 💞
Terima kasih 💞