
Setelah Alex menggangu tidur pulas Aldari beberapa menit yang lalu, sekarang Aldari maupun Alex telah berada di ruangan kerja Alex untuk menikmati makanan yang di pesankan oleh sang sekretaris Jastin tersebut.
Sampai di sofa, Alex langsung saja menjatuhkan dirinya di atas sofa yang empuk di ruangan kerja nya tersebut. Alex yang melihat Aldari hanya diam dan berdiri tak jauh dari sofa ruangan kerja nya tersebut pun di buat kesal.
"Hey Kenap kau hanya berdiam di sana?" tanya Alex pada Aldari yang hanya menatap dirinya dengan bingungnya tersebut. "Kau ini memang benar-benar tak tahu apa yang harus kau kerjakan, Apa dirimu tidak bisa melihat yang ada di atas meja itu. tunjuk Alex pada meja yang ada di ruangan kerja nya tersebut.
Aldari pun langsung melihat apa yang di tunjuk oleh Alex tersebut, dengan langkah cepat Aldari langsung menghampiri meja yang di tunjuk oleh Alex pada dirinya tersebut. "Kau ini memang punya otak yang sangat-sangat lah lemot, ujar Alex yang menatap sinis terhadap Aldari yang sedang membuka makanan yang ada di atas meja tersebut.
Aldari langsung menata hidangan tersebut untuk bisa di nikmati oleh sang tuan muda arogan itu. Alex hanya memperhatikan Aldari yang sibuk menata hidangan tersebut, sehingga beberapa detik kemudian hidangan yang Aldari siapa kan pun siap di nikmati.
__ADS_1
"T-tuan makanan nya sudah siap, ujar Aldari dengan gugup pasalnya Alex sedang menatap dirinya dengan intens. Sehingga membuat Aldari tak nyaman akan tatapan dari Alex tersebut, "apa kau tidak lapar?" tanya Alex pada Aldari yang hanya menatap dirinya yang sudah satu suap memasukkan makanan ke dalam mulutnya tersebut.
Aldari yang mendengar ucapan dari Alex tersebut dengan cepat Aldari langsung menatap wajah Alex tersebut. Alex yang melihat Aldari menatap dirinya dengan cepat atas ucapannya barusan pun menyungging senyum milik nya tersebut.
Aldari yang tak mendengar Alex memerintahkan dirinya agar menyantap makanan yang ada di hadapannya pun di buat lesu. Huh"Apa dia tidak menyuruhku makan makanan yang ada di meja itu, aku juga sudah sangat lapar, tadi di Mansion aku cuma makan sedikit dan sekarang aku sangat lapar sekali. Gumam Aldari dalam hati nya tersebut yang tak berani memberitahu pada Alex, jika dirinya juga sangat lapar.
Alex yang melihat wajah Aldari kecewa atas apa yang iya ucapakan pun di buat tersenyum lebar. "Jika dirimu tidak lapar aku tidak akan memaksa untuk menikmati makanan yang ada di atas meja itu, ujar Alex sambil melirik Aldari dengan ekor matanya tersebut. Dan tampak jelas oleh Alex jika Aldari kecewa atas ucapannya tersebut dan itu membuat Alex tersenyum karena telah puas mengerjai Aldair tersebut.
"T-tuan saya juga sangat lapar, ujar Aldari dengan suara lirih nya tersebut dan langsung menundukkan kepalanya karena malu. Alex yang mendengar ucapan dari Aldair tersebut pun langsung menoleh di mana Aldari sedang berdiri tak jauh dari meja yang ada didalam ruangan kerja Alex tersebut.
__ADS_1
"Apa kau bilang?" jawab Alex yang berpura-pura tidak mendengar ucapan dari Aldari tersebut. Aldari yang mendengar suara Alex langsung menoleh di mana Alex sedang duduk manis sambil tersenyum manis dan menikmati minuman nya tersebut.
"Huh, dia pasti lagi ngerjain diriku, gumam Aldari dalam hati nya tersebut. Pasti dia berpura-pura tidak mendengar ucapan dari ku tadi Aldari mendengus kesal melihat ekspresi wajah datar Alex tersebut.
"Sekarang kau makanan lah karena sebentar lagi kita akan segera ke suatu tempat, ujar Alex pada Aldari tersebut.
Aldari yang mendengar ucapan dari Alex tersebut yang menyuruh dirinya makan, seketika Aldari langsung duduk di atas karpet lembut tersebut. Dan dengan cepat Aldari langsung memilih makanan yang lezat menurut dirinya.
Alex yang melihat tingkah Aldari tersebut pun tersenyum tipis bahkan nyaris tak terlihat senyuman nya tersebut.
__ADS_1
"Hah, gadis nakal ini memang benar-benar, ujar Alex sambil tersenyum tipis.