
Kau.
Ucap Alex lantang dari lantai atas mansion nya itu.
Pasti hukuman lagi?
Mati aku.
Aldari bergumam sendiri.
Aldari yang mendengar suara lantang Alex dari lantai atas seketika badan nya menjadi dingin panas, setelah ini ntah apa yang akan Alex lakukan pada dirinya. Aku harus cari alasan biar dia tidak menghukum aku lagi Aldari bergumam. Alex yang tidak mendapatkan jawaban dari Aldari, iya langsung menuruni anak tangga menuju lantai bawah.
Aldari yang melihat Alex menuruni anak tangga menuju ke arah nya pun menjadi gelisah alasan apa yang iya harus bilang, seketika terlintas di kepala Aldari alsan yang iya akan bilang kepada Alex tersebut.
Apa kau tidak mendengar aku bicara, ucap Alex dengan suara datar nya. Seketika iya telah sampai di depan Aldari yang sedang was was menatap wajah dingin Alex.
Apa kau tuli pelayan?
Jawab bentak Alex bicara di depan Aldari.
lya i-itu, hmm.
T-tuan.
Tadi ada orang yang menekan bel, bohong Aldari bicara kepada alex, saya hanya ingin membuka kan pintu ucap Aldari dengan suara bergetar. Alex yang mendengar alasan Aldari tersebut hanya tersenyum devil.
Terus.
Kenapa kau tidak membukakan pintu untuk mereka masuk, ucap Alex dengan suara datar nya. Aldari yang mendapatkan pertanyaan dari Alex pun menjadi panik ingin menjawab apa.
Hmm, a-anu, hmm- a-anu.
T-tuan, ucap Aldari gugup.
Hmm anu-anu apa?
ucap Alex di depan wajah Aldari dengan suara datar nya tersebut.
__ADS_1
Alex yang tak kunjung mendapat jawaban dari pertanyaan nya terhadap Aldari, seketika Alex langsung menarik pinggang ramping Aldari dengan sedikit kasar. Karena Aldari berani berbohong terhadap dirinya, apa kau mencoba membohongi diri ku tanya Alex tepat di telinga Aldari tersebut.
Apa perlu saya menghubungi penjaga gerbang mansion ini?
tanya Alex di depan wajah Aldari yang sedang mematung melihat wajah Alex tersebut.
Aldari yang mendengar kata penjaga gerbang mansion ini, wajah Aldari berubah menjadi pucat takut akan ketahuan bila dirinya berbohong. Alex jelas melihat wajah Aldari dengan jelas yang berubah menjadi pucat atas ucapannya itu.
Ada apa dengan wajah mu ini?
ucap Alex sambil menyentuh wajah pucat Aldari tersebut.
Sebisa mungkin Aldari mengontrol dirinya agar tidak sedang panik atas kebohongan nya terhadap Alex. Sekali lagi aku bertanya! apa perlu aku memanggil penjaga gerbang mansion ini.
Mendengar pertanyaan tersebut, Aldari langsung menggelengkan kepalanya, ti-tidak perlu tuan jawab Aldari dengan cepat.
Bagus.
Sekali kau aku lihat mengotak atik pintu itu,kau akan tahu akibatnya nanti, kau paham? apa yang aku bilang?
Sekarang kau cepat lah menyiapkan aku makam, sebelum aku memakan diri mu ini, ucap alex dengan tersenyum devil nya melihat wajah Aldari tersebut. Seketika Aldari langsung melepaskan diri dari Alex yang melingkarkan tangannya di pinggang ramping Aldari, belum sempat Aldari melepaskan diri dari Alex. Alex dengan cepat menarik tangan Aldari tersebut dan langsung mencium bibir merah delima milik Aldari tersebut.
Aldari shok mendapatkan serangan ciuman mendadak dari Alex tersebut. Alex hanya tersenyum tipis melihat wajah Aldari shok mendapatkan ciuman dari dirinya tersebut.
ltu hukuman, untuk diri mu.
Karena diri mu telah berani membohongi diri ku. Ucap Alex kepada Aldari, Aldari hanya bisa pasrah menerima kelakuan Alex terhadap dirinya sendiri.
Kenapa kau masih di sini?
apa kau mau aku memakan dirimu?
seketika Aldari langsung sadar dari lamunannya tersebut, dengan langkah seribu Aldari langsung menuju dapur untuk menyiapkan makanan untuk sang tuan muda tersebut.
Alex yang melihat tingkah laku Aldari hanya tersenyum.
Hm gadis itu membuat diri ku ingin memakan nya saja, Alex pun hanya bisa menggelengkan kepalanya saja.
__ADS_1
Setelah kepergian Aldari, Alex langsung menuju ke ruangan di mana teman teman nya berasa.
Ketika Alex sampai di lantai atas iya langsung masuk ke dalam ruangan tersebut, seketika semua teman teman nya melihat wajah Alex, Alex yang di tatap seperti itu menjadi risih.
Kenapa kalian menatap ku seperti itu?
Ucap Alex dengan suara datar nya, seketika teman teman Alex hanya berdehem untuk membalas ucapan sang tuan muda Alex tersebut.
Tidak.
Kami hanya melihat siapa yang masuk ke dalam ruangan ini ucap Ozi mengalihkan pertanyaan dari Alex tersebut. Alex yang mendengar ucapan dari temannya hanya bisa memutar bola mata malas, akan ucapan tersebut.
Kau dari mana? ucap Wira ketika Alex duduk di sampingnya, Alex hanya melirik sekilas ke arah sang sahabat nya tersebut.
paling dia ngurus gadis itu! bukan Alex yang menjawab melainkan Rey yang menjawab pertanyaan dari Wira tersebut.
**************
Aldari yang akan menyiapkan makanan untuk sang tuan muda Alex.
Sesampainya iya di dapur, Aldari di buat bingung mau menyiapkan makanan apa untuk sang tuan muda tersebut.
Aldari yang di Landa kebingungan, seketika langsung terlintas di benak nya mau menyiapkan makanan apa.
Hmmm.
Lebih baik makanan itu saja kali yah, Aldari bergumam sendiri, iya akan menyiapkan makanan itu saja.
bersambung
Jangan lupa tinggalkan jejak like and comen yah guys
Semoga kalian suka 💞
Selamat membaca 💞
Terima kasih 💞
__ADS_1