
Jastin yang mendengar suara datar dari CEO nya pun langsung menoleh ke arah sumber suara tersebut. Tampak begitu jelas oleh Jastin melihat raut wajah Alex yang kesal karena dirinya yang ingin membukakan pintu mobil untuk Aldari tersebut.
"Kenapa kau tidak bilang pada ku, kalau gadis nakal ini ikut bersama dengan diriku pergi ke Office Jastin?" ujar Alex dengan ketus, sambil dirinya membukakan pintu mobil untuk Aldari tersebut. " Kau juga, kenapa kau hanya diam saja didalam mobil ini, apa kau ingin menggoda sekretaris ku juga. Ujar Alex sambil menarik tangan Aldari untuk ikut bersama dengan dirinya tersebut.
"Apa dia bilang?" Apa aku tidak salah dengar, ujar Jastin yang melihat Alex yang sedang menyeret tubuh mungil Aldari agar ikut bersama dengan nya. "hah, beginilah kalau sedang jatuh cinta, jelas-jelas dia yang meninggalkan gadis itu. Malah menyalahkan diriku, ujar Jastin sambil berjalan menuju pintu lift khusus CEO tersebut.
Didalam ruangan kerja Alex.
Sampai di ruangan kerja Alex, Alex langsung menutup pintu ruangan kerja nya dengan sedikit keras sehingga membuat Aldari terkejut. "Kau ini memang harus di hukum karena berani berduaan dengan sekretaris ku di Office ku ini, ujar Alex sambil mendorong tubuh mungil Aldari ke sofa ruangan kerja nya tersebut.
Aldari yang yang belum siap menerima dorongan mendadak dari Alex, seketika tubuh mungil Aldari terhempas lumayan kuat di sofa ruangan kerja Alex tersebut. Aldari meringis ketika Alex menindih tubuh mungil nya dengan kuat sehingga dengan jelas oleh Alex Aldari gemetaran karena dirinya.
__ADS_1
Alex yang merasakan tubuh mungil Aldari gemetaran membuat dirinya tersenyum devil. "Kau harus di hukum, ujar Alex yang langsung mencium bibir mungil milik Aldari. Sehingga membuat Aldari meronta-ronta agar dirinya lepas dari Alex. Alex yang mendapatkan penolakan dari Aldari, membuat dirinya mencium bibir mungil milik Aldari dengan kasar dan itu membuat Aldari menjadi takut karena Alex dengan kasar menciumi bibir nya, Alex yang tak dapat mengabsen di dalam mulut milik Aldari terpaksa dirinya mengigit bibir mungil Aldari sehingga Aldari langsung membuka mulutnya. Alex langsung mengabsen yang ada di dalam mulut milik Aldari tersebut.
Alex yang merasa Aldari mulai kehabisan oksigen, Alex langsung melepaskan ciumannya terhadap Aldari tersebut. Tampak Aldari langsung mengirup oksigen dengan begitu dalam, Alex yang melihat Aldari hampiri kehabisan oksigen pun langsung tersenyum devil ke arah Aldari duduk.
"Apa kau ingin lagi?" ujar Alex sambil mendekati Aldari yang sedang duduk tak jauh darinya. Aldari yang mendengar ucapan Alex barusan langsung menggelengkan kepalanya dengan cepat.
"T-tidak tuan, ujar Aldari dengan suara lirih nya tersebut, karena Aldari tak berani menatap wajah Alex.
"Sampai aku melihat dirimu menggoda sekretaris ku lagi. Kau tanggung akibat nya nanti, ujar Alex sambil melangkahkan kakinya menuju kursi kebesarannya.
Aldari yang mendengar ancaman dari Alex pun dibuat kesal setengah mati. " Huh, apa diriku akan seperti ini?" keluh Aldari terhadap dirinya sendiri. Hidup ku ini memang menyedihkan sekali, sampai kapan aku akan seperti ini. Aldari hanya bisa pasrah menerima perlakuan dari Alex terhadap dirinya tersebut.
__ADS_1
Alex yang tak dapat jawaban dari Aldari pun dibuat kesal melihat Aldari hanya diam saja. " apa kau dengar ucapan ku gadis nakal?" ujar Alex dengan suara melengking tinggi memanggil Aldari. Aldari yang mendengar suara melengking tinggi dari Alex pun langsung terkejut dan menoleh ke arah Alex yang sedang duduk di kursi kebesarannya.
Aldari yang beradu tatap muka dengan Alex, Aldari langsung menundukkan kepalanya karena dirinya takut melihat ekspresi wajah Alex yang ingin memakan dirinya hidup-hidup.
"Apa kau tuli?" tanya Alex dengan suara datar nya tersebut. Dan membuat Aldari langsung menggelengkan kepalanya dengan cepat, " s-saya dengar t-tuan, ujar Aldari dengan suara lirih nya tersebut. Alex yang mendengar jawaban dari bibir mungil Aldari, langsung tersenyum lebar.
"Bagus, ujar Alex dengan tersenyum devil milik nya tersebut.
"Dan sekarang kau pergi lah ke pantry, buat kan diriku minuman dingin agar otak ku ini bisa segar kembali karena ulah mu, ujar Alex dengan suara ketus nya bicara dengan Aldari. "Dan satu lagi, kau jangan kerjakan yang tidak ku perintahkan, ujar Alex terhadap Aldari yang sedang fokus melihat wajahnya tersebut.
"Sampai kau melakukan kesalahan kau akan tahu akibatnya nanti, ujar Alex dengan suara datar nya tersebut.
__ADS_1
Bersambung