Menjadi Pembantu Tuan Muda Arogan

Menjadi Pembantu Tuan Muda Arogan
27. menjadi pembantu tuan muda arogan


__ADS_3

Dan terdengar lah suara manja seseorang memanggil, alex


Tuan.


Kau, ucap Alex begitu tajam melihat ke arah Aldari berdiri di depan ruangan kerja para karyawan perusahaan jaya Tama tersebut.


Alex bukan nya menjawab sapaan perempuan yang memakai pakaian minim itu, iya malah fokus melihat Aldari di depan mata nya, dan para karyawan perusahaan jaya Tama yang berkumpul tadi melihat arah pandangan Alex seketika mereka sudah tahu Alex sedang menatap tajam ke arah Aldari sehingga karyawan perusahaan jaya Tama langsung membubarkan diri mereka karena mendapatkan tatapan tajam dari sang CEO perusahaan mereka. Perempuan yang memakai pakaian minim yang melihat Alex begitu memperhatikan Aldari begitu fokus sehingga dirinya di abaikan oleh sang CEO perusahaan itu dan membuat perempuan itu menjadi kesal setengah mati melihat tatapan Alex yang begitu fokus melihat Aldari. Aldari yang di tatap tajam oleh Alex seketika bulu kuduk nya berdiri karena Alex tanpa berkedip melihat ke arah Aldari yang sedang berdiri di depan ruangan itu. Mati lah aku, gumam Aldari dalam hati nya ketika Alex menatap Aldari seperti ingin menekan diri Aldari hidup hidup.


Aku yang terjatuh malah gadis itu yang dapat perhatian dari Alex, gumam perempuan itu yang sedang memperhatikan Alex dan Aldari. Seketika perempuan itu berdehem yang lumayan keras sehingga membuat Aldari dan Alex langsung menoleh ke arah sumber suara tersebut. Seketika perempuan yang menampar wajah Aldari tadi di buat salah tingkah karena mendapatkan tatapan membunuh dari CEO perusahaan tersebut.


Tuan, ucap perempuan yang mendapatkan tatapan tajam dari Alex tadi. Alex hanya melihat sekilas ke perempuan yang menyapanya dan kembali menatap tajam ke arah Aldari berdiri di depan. kau ucap Alex ke Aldari yang sedang mematung menatap wajah Alex yang sedang menahan kesal terhadap diri Aldari. Aldari yang mendapatkan tatapan tajam dari Alex pun menjadi was was karena dirinya kali ini mengabaikan perintah sang tuan muda Alex tersebut.


Kau, memang harus di hukum. Ucap Alex dengan nada datarnya, Aldari yang mendengar ucapan alex seketika kaki nya menjadi lemas. Hm hukum lagi, gumam Aldari dalam hati nya.


Kau lain yang di tugaskan lain yang kau kerjakan, ucap Alex dengan suara datar nya dan menekankan setiap kata kata nya kepada Aldari. Aldari yang mendengar ucapan Alex Hanya bisa menundukkan kepalanya karena takut. Seketika perempuan yang sedang memperhatikan Alex dengan Aldari langsung memotong ucapan Alex tersebut.


lya tuan, dia di sini mau mencuri dan dia juga telah menabrak saya, sehingga saya tidak bisa mengikuti meeting penting kali ini karena ulah nya baju saya jadi seperti ini tunjuk perempuan itu kepada sang CEO perusahaan jaya Tama tersebut, Alex yang mendengar ocehan tak penting perempuan yang sedang menatap dirinya dan juga Aldari hanya memutar bola mata malas.


Dan kau, Alex langsung menyeret tubuh mungil Aldari pergi dari depan ruangan di mana Aldari tersesat tadi, tuan maaf kan saya tu-tuan ucap Aldari dengan suara lirih nya iya tahu kali ini Alex benar benar sedang marah pada dirinya tersebut. Alex yang mendengar ucapan maaf dari Aldari hanya diam, kali ini iya benar benar ingin menghukum Aldari karena berani melanggar perintah nya. Perempuan yang menampar pipi chubby Aldari tadi seketika menghentikan langkah kaki Alex, tuan. Ucap perempuan itu seketika langkah kaki Alex terhenti karena perempuan itu, apa yang akan anda lakukan pada gadis itu, tuan ucap perempuan itu kepada sang CEO perusahaan jaya Tama tersebut, bukan urusanmu ucap Alex dengan nada datarnya. Alex kembali menyeret tubuh mungil Aldari sampai sampai Aldari tak dapat mengikuti langkah kaki Alex. Alex berhenti seketika dirinya dan Aldari melewati sang sekretaris Jastin dan kau Jastin ketika kaki Alex terhenti, kau urus rapat kali ini apa hasilnya nanti kau beritahu aku hasilnya dan untuk masalah mengenai proyek itu di tunda saja dulu, kau ganti kan diri ku kali ini meeting. aku mau memberikan hukuman gadis yang tidak tahu apa yang iya kerjakan dan aku mau memberikan dia pelajaran kerja yang baik ucap Alex dengan suara datar nya tersebut.


Jastin yang mendengar kan perintah dari bos nya hanya mengangguk kan kepala.


Baik tuan, ucap Jastin yang memperhatikan Aldari dan Alex.


Setelah Alex memberikan perintah kepada sang sekretaris Jastin, iya kembali menyeret tubuh mungil Aldari menuju ke lantai atas di mana ruangan nya berada. Jastin yang melihat sang bos nya menyeret tubuh mungil Aldari hanya menatap iba ke arah Aldari karena kali ini ntah apa yang akan Alex lakukan terhadap Aldari. Jastin pun melanjutkan langkah kaki nya menuju ke ruangan meeting setelah kepergian sang bos nya tersebut.

__ADS_1


Sambil melangkahkan kakinya menuju ke ruangan meeting, Jastin bergumam sendiri dan memikirkan nasib Aldari. Hm kasian sekali gadis itu salah dia juga sih, berani sekali melanggar perintah dari bos sih. Gumam Jastin menuju ke tempat meeting.


Di dalam ruangan kerja Alex, tepatnya di dalam kamar pribadi alex.


Sesampainya Alex dan Aldari di dalam ruangan kerja Alex, Alex langsung menyeret tubuh mungil Aldari menuju ke ruangan pribadi nya yang ada di dalam ruangan kerja Alex tersebut. Alex langsung menghempas tubuh mungil Aldari ke atas sofa yang empuk itu. Aldari yang mendapatkan dirinya di dorong oleh Alex ke sofa langsung meringis sambil melihat ke arah Alex yang sedang menatap dirinya dengan tatapan tajam.


Kau pelayan, kau benar benar tidak tahu kerja yang baik dan benar rupanya, ucap Alex dengan suara datar nya. Seketika Aldari langsung menoleh ke arah Alex tersebut dan Aldari pun langsung bersimpuh di lantai memohon agar dirinya di maafkan oleh Alex. Alex yang melihat Aldari bersimpuh di lantai meminta maaf seketika muncul ide cemerlang di dalam otak nya, kau mau ku maafkan ucap Alex kepada Aldari. Seketika Aldari langsung mendongak menatap wajah Alex dan mengangguk kan kepala nya dengan sangat cepat iya tu-tuan ucap Aldari dengan suara lirih nya.


Tapi ada syaratnya ucap Alex dengan senyum devil nya melihat wajah Aldari. Seketika tubuh mungil Aldari langsung lemas mendengar ucapan Alex tersebut, syarat gumam Aldari dalam hati nya, Alex yang tidak mendapatkan jawaban dari Aldari pun di buat kesal kau terlalu banyak mikir ucap Alex. Ketika Aldari mau menjawab ucapan Alex tersebut, Alex langsung menarik tubuh mungil Aldari menuju ke tempat tidur king size nya. Aldari yang di tarik oleh Alex secara paksa pun langsung terkejut, tu-tuan anda mau apa? Uap Aldari dengan suara lirih nya tersebut.


Kau harus di hukum, karena ulah diri mu aku tidak jadi melaksanakan meeting penting, dan penyebab nya dirimu kau tahu itu pelayan. Aldari yang mendengar ucapan Alex hanya bisa pasrah menerima hukuman dari Alex.


Tuan anda mau apa."?


Ucap Aldari dengan takut, karena melihat Alex mendekati diri nya yang sedang terduduk di kasur king size nya Alex tersebut. Kau pikir aku mau apa? ucap Alex dengan mendekati diri Aldari yang sedang terduduk lemas. Alex langsung membukam bibir merah merona Aldari dengan sangat kasar, Alex yang tak dapat respon dari Aldari, Alex langsung menggigit bibir merah delima milik Aldari seketika Aldari langsung membuka mulutnya karena ulah Alex yang menggigit bibirnya dengan penuh nafsu, dan Alex yang merasa Aldari kehabisan nafas dengan cepat Alex melepaskan ciumannya dengan Aldari sehingga Aldari langsung menghirup oksigen dengan begitu dalam.


T-tidak tuan, ucap Aldari dengan suara lirih.


Seketika Alex langsung tersenyum melihat wajah Aldari yang sedang menatap dirinya yang sedang menikmati tubuh mungil Aldari tersebut. Alex yang ingin membuka kancing baju Aldari, seketika Aldari langsung menarik tangan alex dari kancing baju nya tersebut.


T-tidak tu-tuan, ucap Aldari dengan takut.


Kau berani melawan diri ku?


Ucap Alex dengan suara datar nya tersebut. Seketika Aldari langsung menggelengkan kepalanya dengan cepat. Alex yang melihat ketakutan Aldari, seketika Alex langsung menarik bibir nya ke atas bahkan nyaris tak terlihat. Alex pun melanjutkan aksinya dengan bermain main di gunung kembar milik Aldari tersebut, Aldari hanya bisa pasrah menerima perlakuan dari Alex yang sedang menikmati tubuh mungil nya tersebut. Aldari hanya bisa meringis ketika dengan kasar nya Alex m*r*m*s bukit kembar Aldari tersebut.

__ADS_1


Tuan sakit ucap Aldari dengan suara lirih nya, bahkan Aldari hampir mengeluarkan air mata nya tersebut. Kau memang harus di hukum kalau tidak kau tetap akan melanggar perintah dari ku, ucap Alex dengan suara datar nya.


Setelah puas Alex menikmati tubuh mungil Aldari, Alex langsung meninggalkan Aldari di kamarnya. Dan Alex langsung menuju ke kursi kebesarannya, Alex langsung merogoh saku celana nya mengambil handphone untuk menghubungi resepsionis perusahaan jaya Tama tersebut.


Halo tuan, ucap resepsionis perusahaan jaya Tama tersebut..


Kau pesankan makanan untuk ku dan langsung antar ke ruangan kerja ku.


Belum sempat resepsionis menjawab pertanyaan dari Alex, Alex langsung menutup panggilan telepon tersebut. Resepsionis perusahaan jaya Tama tersebut hanya bisa menghela nafas berat dengan kelakuan sang CEO perusahaan jaya Tama tersebut.


Setelah kepergian Alex dari kamar itu, Aldari langsung memperbaiki letak baju nya yang berantakan karena ulah nya Alex tersebut, yah tuhan kenapa hidup ku seperti ini, gumam Aldari dalam hati nya tersebut, bahkan air mata Aldari langsung menetes mengingat perlakuan Alex terhadap dirinya tersebut.


lbu ayah, kenapa kalian tinggal kan Aldari sendiri di atas dunia ini, kenapa kalian tidak membawa Aldari bersama kalian saja ucap Aldari dengan suara lirih nya dan bahkan air matanya tanpa permisi pun keluar. lbu ayah ucap Aldari mengaduh kepada kedua orang nya yang telah tiada di atas dunia ini, bagaimana mana cara nya Aldari bisa melunasi hutang hutang Aldari terhadap tuan Alex, Aldari tidak punya uang sebanyak itu dengan siapa Aldari mau pinjam uang Aldari tidak punya kenalan, selain ibu panti sama sahabat Aldari Rere. Ucap Aldari mengaduh kepada kedua orang tua yang tidak ada di atas dunia ini.


Seketika lamunan Aldari hilang, karena seseorang masuk ke dalam kamar Alex tersebut.


Nona, ucap resepsionis perusahaan jaya Tama tersebut. Aldari langsung menoleh ke arah sumber suara tersebut. lni makanan untuk nona, tuan Alex menyuruh anda makan. Setelah makan anda di suruh menemui tuan Alex di ruangan kerja nya.


bersambung


Jangan lupa tinggalkan jejak like and comen yah guys dan vote juga 💞


Semoga suka 💞


Selamat membaca 💞

__ADS_1


Terima kasih 💞


__ADS_2