Menjadi Pembantu Tuan Muda Arogan

Menjadi Pembantu Tuan Muda Arogan
46. Menjadi pembantu tuan muda arogan


__ADS_3

Setelah Aldari di usir oleh Alex keluar dari kamarnya, Aldari pun melangkahkan kakinya menuju tangga Mansion yang akan mengantarkan dirinya menuju dapur Mansion untuk menyiapkan serapan pagi Alex.


Sampai Aldari di dapur Mansion, Aldari mulai menyiapkan makanan untuk Alex berangkat ke Office nya. Kepala pelayan Mansion yang baru datang di dapur Mansion melihat Aldari tengah sibuk menyiapkan serapan untuk tuan muda Alex hanya diam memperhatikan Aldari.


Tampak wajah Aldari begitu serius menyiapkan makanan untuk sang tuan muda Alex tersebut. Sehingga Aldari tak menyadari kedatangan kepala pelayan Mansion di dapur. Hm selesai juga akhirnya ucap Aldari bernafas lega ketika dirinya sudah menyelesaikan pekerjaan menyiapkan makanan untuk Alex.


Beberapa menit Aldari selesaikan menyiapkan makanan untuk Alex, tampak Alex menuruni anak tangga menuju lantai bawah dan menuju keruang makan. Alex yang melihat Kepala pelayan Mansion yang sedang berdiri tak jauh dari meja makan, seketika dirinya berdehem agar kepala pelayan Mansion itu segera meninggalkan ruangan makan tersebut.


Kepala pelayan Mansion yang mendengar suara Alex yang berdehem yang lumayan keras sehingga dirinya menoleh sumber suara di mana Alex berada, kepala pelayan Mansion itu pun tahu akan kode dari tuan muda nya tersebut yang tak mau di ganggu jika dirinya bersama Aldari.


Kepala pelayan Mansion itu pun langsung melangkahkan kakinya meninggalkan ruang makan tersebut.


Aldari yang mendengar suara Alex seketika dirinya berbalik melihat ke arah Alex yang sudah duduk manis di meja makan tersebut. Aldari yang berada di dalam dapur Mansion itu pun langsung melangkahkan kakinya menuju ke meja makan untuk mengambilkan makanan untuk Alex serapan.


Aldari yang melihat Alex menatap dirinya tanpa berkedip pun dibuat takut akan tatapan tajam Alex tersebut. huh menyebalkan sekali, apa dirinya tidak bisa menatap diriku seperti itu membuat diriku merinding saja gumam Aldari dalam hati nya tersebut.


Sampai Aldari di meja makan, Aldari pun menanyakan pada Alex makanan yang diinginkan oleh sang tuan muda tersebut. Beberapa detik Aldari menunggu jawaban dari Alex yang tak kunjung menjawab pertanyaan dari nya, sehingga Aldari berdehem untuk menyadarkan Alex dari lamunannya tersebut.

__ADS_1


Alex yang mendengar Aldari berdehem yang lumayan keras sehingga membuat dirinya terkejut dan tak menyadari kedatangan Aldari di meja makan tersebut, seketika Alex langsung menoleh ke arah Aldari yang berdiri di samping meja makan tersebut.


Alex langsung menatap tajam ke arah Aldari berdiri, Aldari yang mendapat tatapan tajam dari Alex langsung menundukkan kepalanya karena takut terhadap tatapan tajam tersebut. Apa dirimu mau membuat diriku terkena serangan jantung? berani sekali dirimu berdehem keras di hadapan ku.


Apa dirimu itu mau mendapatkan hukuman dari ku? ucap Alex dengan tersenyum devil melihat wajah Aldari tersebut. T-tidak tuan ucap dengan cepat yang mendengar ucapan Alex tersebut seketika dirinya menggelengkan kepalanya dengan cepat.


Apa dirimu mau berdiri saja di situ? ucap Alex yang tengah menatap Aldari yang hanya mematung melihat dirinya yang sedang duduk di meja makan tersebut. Aldari yang mendengar ucapan Alex tersebut seketika dirinya langsung mengambil serapan pagi untuk Alex.


Tanpa basa-basi Aldari langsung mengambil makanan untuk sang tuan muda Alex. Tanpa bertanya kepada Alex apa yang di inginkan oleh Alex, saking paniknya Aldari sehingga iya lupa menanyakan apa yang Alex mau.


Alex yang melihat wajah Aldari panik pun menjadi tersenyum tipis bahkan nyaris tak terlihat karena melihat tingkah Aldari tersebut. Dan menurut Alex itu sangat lucu dan iya suka sekali mengerjai Aldari tersebut.


"Makanan apa yang kau sajikan untuk diriku makan,,? ucap Alex sambil melihat ke arah Aldari yang tengah berdiri di samping Alex duduk.


Aldari yang mendengar ucapan Alex seketika dirinya melihat ke arah wajah datar Alex yang seperti ingin menerkam dirinya hidup-hidup. "Alex begitu intens melihat wajah Aldari,, dan tak sabar menunggu jawaban dari Aldari tersebut, Aldari yang di tatap seperti itu oleh Alex seketika dirinya merinding karena tatapan Alex tersebut.


"Apa dirimu tak mendengar ucapan ku,"? aku tanya apa yang kau sajikan untuk diriku makan?

__ADS_1


Aldari langsung mengangkat wajahnya dan menatap wajah Alex yang tanpa berkedip melihat ke arah nya tersebut.


l-itu tempa yang s-saya goreng dengan campuran tepung, ucap Aldari dengan suara lirih nya tersebut. Bahkan Aldari sudah pasrah menerima amukan dari tuan muda Alex tersebut.


"Apa,,? ucap Alex dengan terkejut,dan seumur-umur Alex tak menemukan makanan seperti itu di Mansion nya tersebut.


Aldari langsung menundukkan kepalanya karena dirinya mendapatkan teriakan melengking dari Alex tersebut.


T-tuan, ucap Aldari dengan suara lirih nya dan takut mendengar suara melengking tinggi dari sang tuan muda Alex tersebut.


Bersambung


Jangan lupa tinggalkan jejak like and comen yah guys dan vote juga


Semoga suka 💞


Selamat membaca 💞

__ADS_1


Terima kasih 💞


__ADS_2