Menjadi Pembantu Tuan Muda Arogan

Menjadi Pembantu Tuan Muda Arogan
6. menjadi pembantu tuan muda arogan


__ADS_3

Alex yang melihat sang pelayan Restoran tersenyum ramah ke arah sang sekretaris nya pun menjadi tidak suka.


Dasar pelayan penggoda


Alex bergumam sendiri yang masih bisa di dengar oleh sang pelayan Restoran dan sekretaris tersebut, itu membuat Aldari menjadi emosi.


Dasar sombong


ucap Aldari dengan suara Pelan nya tapi masih bisa di dengar oleh Alex.


Apa kau bilang?


ucap Alex dengan suara datar nya tersebut.


Oops keceplosan.


Sengaja๐Ÿคญ


hehehehe.


Aldari langsung menutup mulutnya, iya baru sadar atas ucapannya ke pada sang tuan muda tersebut. Aldari pelanggan Restoran mekar mawar tersebut, Aldari langsung mengambil langkah seribu untuk meninggalkan ruangan VlP tersebut.


Di luar ruangan VlP, Aldari langsung mengatur nafas nya tersebut, huhu! untung gue cepat pergi dari tempat itu. Kalau tidak bisa buat surat pengunduran diri sendiri gue, jangan sampai amit-amit, Aldari bergumam.


Setelah Aldari menerima pesanan dari costumer ruangan VlP tersebut. Aldari melangkah kan kaki nya menuju ke dapur untuk mengantar pesanan tersebut, sesampainya Aldari di dapur iya langsung memberikan kepada sang chef Restoran tersebut.


Tak berselang lama datang lah Rere sang sahabat yang menghampirinya yang lagi menunggu pesanan costumer ruangan VlP tersebut. loh ada di sini al, iya nih Rere gue lagi nungguin pesanan dari costumer ruangan VlP, ada apa? loh yang layan tamu yang baru datang tadi kan? Iyah emang ada apa?


Apa loh nggak tahu, yang loh layan sekarang orang pebisnis nomor satu di kota ini loh Al loh beruntung deh bisa melihat wajahnya dari dekat. Oh yang loh maksud orang sombong itu hii malas gue lihat mukanya, sombong minta ampun tahu loh. Loh tahu gue bicara sama teman nya, entah apa lah tuh yang bersama dengan nya datang tadi, dia bilang gue pelayan penggoda.


Pengen gue siram tuh muka pakai es. His loh nggak baik loh ngomong kayak gitu al, nanti loh naksir lagi. Hah yang benar aja gue naksir sama tuh orang, belagu nya minta ampun, sombong, sok kegantengan amit-amit gue suka sama tuh orang.


Aldari tidak sadar akan ucapannya, ucapan yang Aldari bilang tidak menyukai tuan muda tersebut. Bahwa ucapan Aldari malah sebaliknya iya akan terikat dengan tuan muda tersebut Alex Anggara Wilson.


Beberapa menit kemudian pesanan customer ruangan VlP tersebut telah selesai, dan siap untuk di sajikan kepada costumer ruangan VlP tersebut.


Rere udah dulu Iyah, nanti kita lanjutkan lagi. Gue capcus dulu antar pesanannya, nanti kalau telat bisa berabe urusannya nanti, loh tahu kan manajer Restoran udah bilang ke gue harus layan tuh orang dengan baik nanti telat tuh orang makan bisa-bisa gue yang kena.


Baiklah al, gue titip yah, titip apa? titip salam orang yang di ruangan VlP itulah. His loh ini Iyah keganjengan jadi orang, ogah gue bicara sama tuh orang kalau bisa ini yah gue malas kali ke ruangan VlP itu. Gue ke ruangan VlP tuh ke paksa.


Yah udah yah Rere gue OTW dulu nanti kelamaan orang itu menunggu nanti bisa mati kelaparan orang itu, hehe, yah udah gue pergi iya, yah deh al.


Kini Aldari melangkah kan kaki nya menuju ke ruangan VlP tersebut. Beberapa menit kemudian Aldari telah sampai di pintu ruangan VlP tersebut. Tak lupa Aldari mengetuk pintu sebelum masuk.

__ADS_1


Tok


Tok


Tok


Tiga kali Aldari mengetuk pintu ruangan VlP tersebut tak kunjung ada sahutan dari dalam ruangan tersebut. Hingga ketukan ke lima baru lah pintu ruangan VlP tersebut di buka oleh sang sekretaris tuan muda tersebut.


Setelah pintu di buka oleh sang sekretaris tuan muda Aldari pun masuk untuk menghidangkan makanan tersebut. Selesai menghidangkan makanan untuk tuan muda tersebut Aldari pun ingin keluar dari ruangan itu, tapi di tahan oleh sang tuan muda tersebut.


Baru Aldari ingin membuka pintu, iya di panggil oleh sang tuan muda tersebut. Aldari yang di panggil pun menoleh ke arah sang tuan muda itu.


"Hey kau pelayan, Ucap Alex dengan suara yang lumayan keras sehingga membuat Aldari terkejut.


"Tuan memanggil saya?" tanya Aldari pada Alex tersebut.


Memangnya ada pelayan selain dirimu di sini! sinis sang tuan muda tersebut bicara terhadap Aldari.


Aldari hanya bisa diam toh memang benar Iyah pelayan di restoran mekar mawar.


Apa tuan butuh sesuatu, apa masih ada yang kurang makanan nya tuan?


begitu beruntun Aldari memberikan pertanyaan untuk sang tuan muda tersebut.


Dasar pelayan banyak bicara.


Kau tetap di sini sampai saya selesai makan, kalau ada makanan yang kurang saya malas sekali untuk menunggu pelayan datang itu meminta sesuatu yang kurang di meja ini.


Sangat membosankan.


Ucap Alex dengan nada datarnya.


Apa lagi hanya untuk menunggu kedatangan seorang pelayan. Sinis nya tuan muda tersebut bicara.


Aldari hanya berdiri mendengar kan ocehan tuan muda itu.


Dasar arogan.


Gumam Aldari dalam hati nya tersebut.


Suka merendahkan orang lain dengan status yang iya miliki Aldari.


Kau tidak usah mengumpat saya apa yang saya katakan memang benar bukan, ucap Alex dengan sinis menatap wajah Aldari.

__ADS_1


Hm Aldari hanya bisa bergumam sendiri di ruangan VlP tersebut.


Hey kau pelayan.


Ambil kan saya makanan yang ada di ujung sana, padahal makanan tersebut sangat lah bisa di gapai oleh sang tuan muda tersebut.


Tapi sang tuan muda tersebut tidak suka melihat Aldari hanya berdiri ria di ruangan itu.


"apa ini tuan muda mau?


hanya berdehem sang tuan muda tersebut menjawab pertanyaan Aldari tersebut.


Aldari yang kurang fokus meletakkan makanan itu di piring sang tuan muda itu, hingga tak sengaja Aldari menumpahkan makanan itu di baju sang tuan muda tersebut.


Hey pelayan.


apa yang kau lakukan hah? teriak alex yang kesal terhadap pelayanan yang dilakukan oleh Aldari.


Maaf tuan saya tidak sengaja..


Apa maaf?


Saya yang sejelas-jelas ini masih juga kau tabrak. Meletakkan makanan saja kau tidak becus. Sinis Alex bicara.


Kau harus ganti baju yang saya pakai ini,kau kira baju ini baju murahan apa.


Gaji kau saja satu bulan belum tentu bisa menganti baju yang saya pakai ini,sinis sang tuan muda tersebut bicara.


Kau harus ganti rugi.


Ganti rugi.


BEO Aldari.


bersambung


Jangan lupa tinggalkan jejak like and comen yah guys dan vote juga


Semoga suka ๐Ÿ’ž


Selamat membaca ๐Ÿ’ž


Terima kasih ๐Ÿ’ž

__ADS_1


__ADS_2